Alasan Serta Makanan Yang Tidak Baik Untuk Sarapan

sarapan pagi

sarapan pagi

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang pentingnya melakukan sarapan pagi. Berbagai ancaman yang berat seperti tingginya resiko obesitas sampai ancaman serangan jantung yang lebih besar masih tidak cukup untuk menekankan betapa pentingnya memperoleh asupan nutrisi di pagi hari dengan cara melakukan sarapan pagi sebelum melakukan aktivitas lain.

Alasan  yang sering dikatakan oleh masyarakat biasanya karena tidak nafsu makan pada saat sarapan karena kebanyakan harus buru-buru untuk bekerja.

Akibatnya, kebanyakan mereka melewatkan waktu sarapan dan sering dikombinasi atau digabungkan langsung dengan makan siang.Menurut seorang ahli kesehatan, bernama Dr. Neil Stanley, kondisi seperti ini sering terjadi pada sebagian orang. Hal seperti ini lebih disebabkan oleh lambatnya jam biologis pada sebagian orang.

Lambatnya jam biologis akan berakibat pada lambatnya system metabolism tubuh yang nantinya akan berdampak pada lambatnya rasa lapar pada seseorang. Sehingga, meskipun sudah memasuki waktunya sarapan, orang tersebut masih belum merasa lapar.

Normalnya, ketika seseorang bangun pagi, sejumlah proses dalam tubuh sudah dimulai termasuk timbulnya rasa lapar. Namun pada seseorang yang jam biologisnya cenderung lambat, maka kondisi seperti ini tidak dapat terjadi. Jika orang tersebut bangun pada pukul 7 pagi maka rasa lapar baru muncul pada jam 9 atau jam 10.

sarapan pagiOrang-orang yang jam biologisnya cenderung lambat tidak perlu untuk memaksakan diri melakukan sarapan pagi setelah bagun tidur di pagi hari.

Cara untuk menyiasatinya adalah dengan membawa bekal dari rumah, sehingga ketika orang tersebut mulai merasa lapar bisa langsung dikonsumsi.

Jam biologis yang cenderung lambat bisa saja terjadi karena factor keturunan. Namun kondisi seperti ini jumlahnya hanya sedikit sekali. Factor utama yang dapat mempengaruhi lambat tidaknya jam biologis seseorang adalah jam tidur yang tidak teratur.

Jam tidur malam yang tidak teratur mengakibatkan jam biologis dalam tubuh seseorang menjadi kacau. Hal seperti ini hanya bisa dihindari dengan cara memperbaiki jam tidur dan dilakukan secara teratur sehingga bisa sarapan pagi secara teratur setiap pagi sebelum beraktivitas.

Selain itu, sulitnya memancing selera makan pada saat sarapan juga menyebabkan beberapa orang memilih menu sarapan yang sesuai dengan seleranya.

Memilih menu sarapan yang sesuai dengan mood maka selera makan diharapkan dapat timbul sehingga orang tersebut dapat mengasup nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya saat sarapan.

menu untuk sarapan

menu untuk sarapan

Sebaiknya kita perlu untuk lebih waspada dalam memilih menu sarapan pagi. Menu sarapan pagi seperti roti gandum serta beras merah yang memiliki karbohidrat kompleks lebih disarankan daripada makanan karbohidrat sederhana seperti roti putih maupun nasi.

Sebab, pelepasan glukosa yang terdapat dalam karbohidrat kompleks lebih lambat daripada pelepasan glukosa pada makanan karbohidrat sederhana.

Sehingga, makanan jenis karbohidrat kompleks  akan membuat anda merasa kenyang lebih lama serta dapat memenuhi kebutuhan energy harian anda.

Jenis makanan karbohidrat sederhana juga dapat menyebabkan gula darah semakin meningkat secara drastis serta hanya bisa bertahan dalam waktu singkat. Kemudian gula darah yang meningkat drastic tadi akan turun dengan cepat sekali.

Bila hal seperti ini terjadi secara berulang-ulang, maka akan memicu resistensi insulin yang dapat menyebabkan munculnya penyakit diabetes.

Selain itu, kita juga harus waspada dalam memilih menu yang tampak memiliki porsi sedikit, padahal kandungan nutrisinya sudah cukup banyak bagi tubuh kita.

menu sarapan sereal dengan buah

menu sarapan sereal dengan buah

Cereal lebih cepat memenuhi mangkuk jika dibandingkan dengan granola.

Akibatnya, seringkali kita mengganggap granola masih belum mencukupi kebutuhan nutrisi kita. Padahal, semangkuk granola sudah melebihi kebutuhan kalori harian.

Tantangan dalam hidup sehat adalah mendapatkan makanan dengan nutrisi yang masih terjaga. Sayangnya, berbagai nutrisi makanan mulai hilang ketika dipanen. Adanya proses pengolahan bahan makanan juga semakin mengurangi kandungan nutrisi makanan tersebut.

Buah dan sayur merupakan salah satu jenis makanan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Buah dan sayur yang dijus juga baik untuk kesehatan kita karena kandungan vitamin serta mineral di dalamnya. Namun, proses pembuatan jus dapat menghilangkan serta dari buah dan sayur. Sebaiknya olahlah buah dan sayuran dengan slow juicer agar tidak banyak kandungan serat yang hilang.

Selain itu, proses pengolahan makanan dapat menurunkan nilai gizi suatu jenis makanan. Khususnya proses penggorengan yang terlalu matang pada makanan seperti kerupuk, sehingga makanan seperti ini tidak bergizi sama sekali.

Sebagai gantinya, microwave bisa digunakan untuk membuat krupuk. Meskipun hasilnya tidak sama seperti kerupuk yang digoreng, namun mengolah kerupuk dengan menggunakan microwave menghasilkan kerupuk yang renyah tanpa menggunakan minyak.

Indeks glimek suatu jenis makanan dapat naik secara signifikan ketika makanan tersebut diproses dalam waktu yang lama. Indeks glikemik merupakan angka yang menunjukkan seberapa cepat makanan dapat menaikkan kadar gula darah. Semakin tinggi angkanya, maka semakin cepat pula gula darah untuk naik.

buburSetelah gula darah naik dengan cepat, gula darah pun akan turun dengan cepat pula. Maka saat itulah perut akan menjadi terasa lapar kembali.

Maka dari itu, sebaiknya pilihlah makanan dengan indeks glikemiks rendah agar anda merasa kenyang lebih lama.

Salah satu jenis makanan yang memiliki angka indeks glikemik tinggi karena proses pengolahan yang lama adalah bubur.

Anda bisa tetap mengkonsumsi bubur, hanya saja tidak lupa untuk menambahkan kacang-kacangan dan serat seperti sayuran. Dengan cara seperti ini maka anda tidak akan merasa cepat lapar.

Anda juga dapat menambahkan buah-buahan segar maupun yoghurt plain tanpa lemak pada menu sarapan pagi, agar anda tetap merasa kenyang sampai jam makan siang.