Bahaya Dari Mengkonsumsi Diet Soda

bahaya soda diet

bahaya soda diet

Menurut penelitian yang diperoleh oleh para ilmuwan di University of Illinois menyatakan bahwa diet soda dapat menyebabkan bahaya yang hampir sama buruknya dengan efek dari minuman bersoda.

Untuk mengurangi kelebihan kalori saat mengkonsumsi makanan, kebanyakan orang-orang memilih diet soda sebagai pengganti minuman manis lainnya. Hal sebenarnya sangat berbahaya karena dapat memicu seseorang untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang lebih banyak.

Selain dapat memicu kita untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang lebih banyak, diet soda juga memicu seseorang untuk cenderung mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Hal seperti ini nantinya justru akan menyebabkan kalori dalam tubuh kita menjadi semakin meningkat.

Ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang kaya akan gula, garam, serta kolesterol, maka seseorang akan cenderung memilih minuman diet soda. Dalam penelitian tersebut para responden diminta untuk memilih minuman, seperti minuman manis, teh, kopi, diet soda serta alcohol. Hasilnya lebih dari 90% responden memilih untuk minum diet soda.

Anehnya, para responden yang suka mengkonsumsi diet soda mengakui bahwa dirinya ingin mengurangi kalori dari makanan yang dikonsumsinya. Mereka berpikiran dengan minum diet soda maka kalori yang masuk dalam tubuh lebih sedikit. Padahal yang terjadi justru sebaliknya.

Kebanyakan orang-orang yang minum diet soda mereka bahwa mereka boleh mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dalam porsi yang lebih banyak. Kemungkinan yang lain, diet soda kebanyakan memiliki rasa yang tidak terlalu manis, sehingga mereka mencari rasa manis dari makanan, yang kemudian memicu mereka untuk makan lebih banyak.

soda diet

soda diet

Banyak para peneliti serta ahli kesehatan yang tidak merekomendasikan seseorang untuk memiliki minuman diet soda untuk mengurangi berat badan. Sebab, cara seperti benar-benar hal yang salah. Penelitian tersebut masih mencari alasan yang pasti mengapa orang-orang yang mengkonsumsi minuman diet soda cenderung memilih makanan yang tidak sehat.

Memang, minum bersoda telah lama dianggap sebagai minuman yang buruk bagi kesehatan maupun berat badan. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan gula yang terlalu tinggi. Sehingga dengan mengkonsumsi minuman bersoda justru berpotensi menyebabkan penumpukan kalori dalam tubuh.

Karena minuman bersoda dianggap minuman yang buruk bagi kesehatan maupun berat badan, maka kebanyakan orang mulai beralih ke diet soda. dengan adanya label diet, mereka beranggapan bahwa minuman tersebut mengandung kalori yang rendah atau bahkan tidak mengandung kalori.

Diet soda memiliki rasa yang kurang manis daripada minuman bersoda biasanya. Namun tanpa kita sadari, diet soda mengandung pemanis buatan yang sebenarnya lebih manis dari gula. Hanya saja lidah kita tidak mampu merasakan manisnya karena bahan pemanisnya berbeda dengan gula biasa.

Meskipun labelnya bertulisan tidak mengandung kalori, diet soda tetap memiliki rasa manis karena masih mengandung pemanis. Walaupun pemanis yang digunakan tersebut tidak mengandung kalori. Umumnya diet soda menggunakan pemanis buatan, seperti laktitol, sorbitol, aspartame, poliol, xylitol, maupun manitol.

sodaPenggunaan pemanis buatan dalam jumlah yang masih wajar maupun dibawah batas maksimal sesuai dengan yang direkomendasikan memang aman untuk dikonsumsi.

Namun dengan adanya penelitian tentang diet soda, maka bukan berarti bahwa minuman bersoda merupakan satu-satunya penyebab dari munculnya obesitas. Munculnya suatu penyakit bukan hanya karena adanya factor tunggal, namun merupakan akumulasi dari berbagai macam factor.

Obesitas terjadi bukan karena minuman manis saja, namun karena adanya factor konsumsi makanan secara berlebihan serta factor kurangnya melakukan aktivitas fisik. Minum minuman lainnya, seperti minum teh manis,  juga dapat menambah kalori dalam tubuh. Jadi adanya kalori dalam tubuh kita bukan hanya karena minuman bersoda saja.