Bahaya Kesehatan Botol Plastik Minuman

Di era modern sekarang banyak aktivitas pekerjaan yang terkadang mengharuskan kita menghabiskan waktu di luar ruangan.minum air minum botol plastik

Hal ini kadang membuat kita harus mempersiapkan bekal makanan atau minuman dari rumah.

Kemasan makanan bekal bermacam-macam, mulai dari rantang, kotak plastik, hingga menggunakan kertas pembungkus khusus makanan.

Sedangkan bekal air minuman biasanya menggunakan air isi ulang yang dikemas ke dalam botol plastik minuman kemasan bekas air mineral.

Sebenarnya menggunakan botol plastik minuman untuk menyimpan air minum adalah hal yang biasa dilakukan oleh banyak orang.

Menyimpan air minum didalam botol plastik merupakan hal yang biasa dilakukan oleh banyak orang karena cara ini dianggap paling ekonomis atau bisa menghemat pengeluaran.

Sayangnya masih banyak orang yang belum mengerti mengenai jenis botol plastik yang memenuhi standar kesehatan.

Botol plastik minuman yang tidak memenuhi standar kesehatan bisa memberikan efek negatif bagi kesehatan kita.

Perlu kita ketahui bahwa botol plastik terbuat dari materi sintetis yang dibuat dengan menggunakan berbagai macam zat.

Walaupun plastik PET aman dan layak untuk digunakan akan tetapi jenis plastik ini sebenarnya hanya aman jika hanya digunakan sekali pakai.

Sedangkan jika digunakan berkali-kali dalam jangka waktu yang lama atau terlalu sering maka bisa menimbulkan dampak yang negatif bagi kesehatan.

Penggunaan botol plastik PET yang terlalu sering akan membuat plastik pada botol akan mengeluarkan zat BPA pada air yang berada di dalam botol kemasan.

Berikut ini adalah Bahaya Kesehatan Botol Plastik Minuman diantaranya :

  • Bisa menurunkan tingkat metabolisme tubuh
  • Bisa memicu masalah perilaku anak
  • Pada anak wanita bisa memicu masa puber lebih cepat
  • Memberikan dampak yang negatif pada kesuburan
  • Memberikan dampak yang tidak baik terhadap diabetes
  • Menurunkan jumlah produksi sperma
  • Bisa memicu kegemukan atau obesitas
  • Bisa memicu prostat dan kanker payudara

Dalam setiap kemasan botol plastik terdapat phthalates yaitu zat kimia yang bisa membuat plastik menjadi fleksibel atau lentur.

Namun phthalates juga bisa menimbulkan dampak yang negatif bagi kesehatan seperti menurunkan jumlah sperma, memicu resiko kanker lever dan berbagai gangguan reproduksi yang lain.

Selain bisa merugikan kesehatan, zat yang ada di dalam botol plastik juga bisa merusak lingkungan.

dampak negatif kesehatan Botol Plastik Minuman

Botol plastik membutuhkan waktu yang relatif lama untuk terurai tergantung dari jenis plastiknya.

Waktu yang dibutuhkan oleh plastik untuk bisa terurai oleh tanah adalah 450-1000 tahun.

Sedangkan jumlah penggunaan botol plastik termasuk dengan sampah plastik yang menumpuk di dunia ada setidaknya 50 juta botol plastik.

Bila hal ini tidak segera diantisipasi maka untuk ke depannya nanti bumi akan dipenuhi oleh sampah plastik botol yang tidak bisa terurai.

Dalam setiap pembuatan botol plastik yang memiliki daya kapasitas 1 liter membutuhkan 3 liter air sehingga hal ini juga berpengaruh terhadap penggunaan air di dunia.

Tubuh manusia memang membutuhkan asupan air untuk menunjang kesehatan tubuhnya namun bukan berarti kita harus sering minum air dari botol plastik minuman  yang digunakan secara terus menerus.

Para ilmuwan menyatakan bahwa retakan kecil dan lekukan-lekukan pada botol plastik biasanya menjadi tempat yang aman dan menjadi tempat bersembunyi serta berkembang biaknya bakteri dan kuman yang berbahaya seperti norovirus.

Hampir setiap orang yang menggunakan kembali botol plastik tidak akan mencuci terlebih dahulu dan hanya dibilas seadanya saja, sedangkan hal ini bisa membuat kuman dan bakteri bisa berkembang biak.

Menurut laman The Sun, Journal Public Health Kanada merilis hasil penelitian yang sebelumnya mengambil sampel dari 76 orang pelajar yang menggunakan 76 botol plastik minuman.

Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa ada sekitar 50 dari 76 botol plastik yang mempunyai jumlah bakteri yang melebihi panduan air minum.

Kemungkinan hal ini akibat dari bakteri yang tadinya mati namun tumbuh lagi setelah disimpan dalam suhu ruangan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sedangkan penelitian serupa yang dilakukan oleh media KLTV dimana dalam penelitian ini menggunakan sampel botol plastik yang digunakan kembali selama 7 hari lalu mengambil sampel dari bagian lehernya.

Richard Wallace, M.D., dari University of Texas Health Center memberi pernyataan seperti berikut :

“Anda bisa menderita sakit yang parah seperti keracunan makanan yang disebabkan oleh botol plastik yang digunakan secara berulang-ulang karena di dalamnya banyak sekali terdapat jenis bakteri yang tumbuh. Kondisi ini bisa membuat anda merasa mual, muntah dan diare. Kemungkinan akan menjadi penyakit muntah yang paling parah dalam hidup anda”.

Bahaya Kesehatan Botol Plastik Minuman

Menggunakan sabun untuk mencuci botol plastik memang bisa membasmi bakteri di dalamnya namun sifatnya hanya sementara dan tidak bisa bersih dengan sempurna karena pasti masih ada kuman yang tersisa kemudian berkembang biak.

Di sisi lain terlalu sering menggunakan botol plastik minuman lalu dicuci terus menerus akan membuat plastik menjadi rusak apalagi jika menggunakan air panas pada saat mencucinya.

“Suhu panas dari air panas akan membuat meningkatnya peluang dimana bahan kimia bisa berpindah dari media plastik”, kata Scott Belcher, Ph.D, profesor farmakologi di University of Cincinnati.

Ada baiknya jika anda mempertimbangkan beberapa kondisi di atas sebelum anda memutuskan untuk menggunakan botol plastik minuman secara terus menerus.

Tidak ada salahnya untuk mengurangi penggunaan botol plastik minuman  anda bisa menggunakan gelas di mana hal ini secara tidak langsung juga bisa mengurangi limbah plastik di dunia dan mencegah dampak negatif kesehatan dari penggunaan botol plastik minuman.