Bahaya Kesehatan Makanan Ringan (Snack)

Secara tidak langsung apapun makanan yang anda konsumsi memiliki kaitan yang erat dengan kesehatan anda.

Memang ada kalanya tidak mudah untuk menjalani gaya hidup yang sehat, termasuk dengan pola makan yang sehat dan bergizi karena hal ini membutuhkan konsistensi dan kemungkinan harus menambah anggaran pengeluaran meskipun tidak mutlak.

Namun yang jelas dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi maka akan memberikan dampak yang sangat baik bagi kesehatan tubuh anda.

Hal ini bisa menjadi berbeda jika anda terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji (fast food), snack (makanan ringan), serta makanan yang tidak sehat lainnya karena bisa memberikan dampak kesehatan yang buruk baik dalam jangka waktu yang pendek ataupun lama.

Ada kalanya kita memilih mengonsumsi snack karena faktor kesibukan, atau mungkin mengonsumsi snack sambil menikmati tayangan film di TV.

Tentu saja jika kebiasaan tersebut sering anda lakukan maka tanpa terasa dan tanpa anda sadari anda telah memiliki bagian dari gaya hidup atau kebiasaan yang buruk.

Bahaya Kesehatan Makanan Ringan (Snack)

Mengapa Makanan Ringan Berbahaya ??

Makanan fast food atau makanan cepat saji serta snack biasanya memiliki kandungan kalori yang sangat berlebihan.

Bukan hanya itu karena berbagai makanan tersebut biasanya menggunakan bahan kimia tambahan seperti pewarna buatan, bahan pengawet, minyak trans, pemanis buatan, sodium dan garam.

Tentunya dari berbagai jenis bahan kimia yang telah disebutkan di atas, anda bisa memahami akibatnya bilamana anda sering mengonsumsi makanan fast food atau makanan ringan.

Yang harus anda pahami adalah kebutuhan nutrisi pada tubuh anda tidak akan bisa terpenuhi jika anda hanya mengonsumsi jenis makanan tersebut.

Bukannya malah sehat, yang ada malah berbagai jenis penyakit yang menanti anda jika anda sering mengonsumsi makanan ringan.

Berikut ini adalah Bahaya Kesehatan Makanan Ringan (Snack), diantaranya :

  • Diabetes Tipe 2

Snack yang merupakan makanan ringan biasanya mengandung karbohidrat dalam jumlah yang sangat banyak melebihi dari kebutuhan tubuh, sedangkan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi gula.

Maka dari itu maka wajar saja jika orang yang sering mengonsumsi makanan ringan dalam jumlah yang sangat banyak memiliki level gula dalam darah yang tinggi.

Dengan demikian jangan terlalu sering mengonsumsi makanan ringan karena kebiasaan ini bisa menimbulkan resiko kesehatan diabetes tipe 2 dan resistensi insulin.

 

  • Obesitas 

    obesitas pada remaja

    obesitas pada remaja

Pemanis atau gula buatan yang ada di dalam makanan ringan biasanya tidak mengandung nutrisi sama sekali.

Zat pemanis buatan yang ada di dalam snack hanya mengandung kalori tetapi tidak mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Tentunya jika anda sering mengonsumsi snack dalam jumlah yang berlebihan maka hal ini hanya akan menambah berat badan tubuh anda saja atau anda beresiko untuk mengalami obesitas.

 

  • Meningkatkan Kadar Kolesterol Jahat

Kandungan minyak trans yang ada di dalam snack beresiko tinggi untuk meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh.

Di sisi lain minyak trans yang ada di makanan ringan justru bisa menurunkan kadar kolesterol baik atau HDL yang sebenarnya justru dibutuhkan oleh tubuh.

Bukan hanya itu karena minyak trans yang merupakan salah satu bahan baku snack jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama bisa menimbulkan resiko penyakit diabetes tipe 2.

 

  • Menyebabkan Kembung

Dampak kesehatan yang sering dirasakan dalam waktu yang seketika pada saat mengonsumsi makanan ringan adalah perut kembung atau begah.

Hal ini bisa terjadi karena kandungan sodium dalam snack bersifat menahan air sehingga perut anda terasa kembung dan penuh.

 

  • Tekanan Darah Tinggi

Banyak orang yang mungkin tidak akan menyangka bahwa jika sering mengonsumsi snack bisa mengakibatkan meningkatnya tekanan darah tinggi.

 

  • Stroke

Mengonsumsi snack bisa meningkatkan kolesterol jahat yang bisa menyumbat aliran darah dan hal ini bisa menimbulkan resiko penyakit stroke.

Hal ini bisa terjadi karena bahan dalam snack mengandung bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

 

  • Penyakit Jantung

Mengonsumsi snack dalam jumlah yang terlalu banyak dan sering bisa memicu meningkatnya kolesterol jahat yang juga bisa menimbulkan resiko penyakit jantung.

 

  • Gangguan Sistem Pernafasan serangan asma

Sebelumnya sudah dibahas bahwa sering mengonsumsi snack bisa menimbulkan resiko obesitas atau kelebihan berat badan.

Sedangkan penyakit obesitas memiliki hubungan yang erat dengan gangguan sistem pernafasan misalnya seperti penyakit asma, sesak nafas dan rhinitis.

 

  • Sakit Kepala

Snack biasanya menggunakan bahan komposisi yang terbuat dari garam, nitrat dan MSG (bahan penyedap rasa) dimana perpaduan bahan ini bisa menimbulkan efek samping sakit kepala jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Meski sebenarnya penyakit sakit kepala ini bisa saja disebabkan karena seseorang memiliki gejala mata minus atau memiliki darah rendah.

 

  • Depresi

Di Amerika Serikat ada sebuah penelitian yang kemudian hasilnya dipublikasikan di dalam jurnal tentang Nutrisi Kesehatan Masyarakat, di mana hasilnya menunjukkan bahwa sering mengonsumsi snack dan fast food bisa menimbulkan resiko penyakit depresi.

Hal ini diperkuat oleh para responden yang mengikuti tes, dimana 51% yang sering mengonsumsi snack dan fast food lebih mudah mengalami depresi jika dibandingkan dengan para responden yang jarang mengonsumsi jenis makanan tersebut.

 

  • Jerawat jerawat

Jika selama ini terdapat jerawat yang susah dihilangkan pada wajah anda maka cobalah untuk mengingat-ingat, apa saja makanan yang anda konsumsi belakangan ini.

Mungkin anda akan merasa heran jika wajah anda terdapat jerawat padahal selama ini anda tidak pernah mengonsumsi coklat atau jenis makanan yang berminyak.

Kenyataannya masih ada penyebab lain dari munculnya jerawat, yaitu karbohidrat yang tinggi yang bisa saja disebabkan oleh seringnya mengonsumsi snack.

Tingginya karbohidrat dalam tubuh bisa memicu kadar gula yang tinggi di dalam darah dimana hal ini bisa memicu munculnya jerawat.

 

  • Gigi Menjadi Rusak

Makanan ringan diketahui memiliki kandungan gula yang tinggi, dimana bilamana anda terlalu sering mengonsumsinya maka akan beresiko untuk mengalami kerusakan gigi.

Seringkali setelah mengonsumsi snack, maka ada sebagian sisa snack yang terselip di dalam sela-sela gigi, dimana hal ini bisa membuat gigi anda beresiko untuk menjadi sarang bakteri.

Bakteri-bakteri yang menempel pada gigi tersebut selanjutnya akan memproduksi asam yang bisa berakibat merusak gigi dan mengikis enamel gigi.