Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan Kita

bahaya mi instan bagi kesehatan

bahaya mi instan bagi kesehatan

Mie instan merupakan salah satu makanan siap saji yang paling digemari oleh semua orang. Memang, membuat mie istan tergolong praktis. Namun, sebaiknya anda membatasi konsumsi mie instan. Terlalu sering mengkonsumsi mie instan, sebanyak 3 kali bahkan lebih dalam seminggu, akan meningkatkan resiko terjadinya gangguan system metabolism tubuh.

Gangguan pada system metabolism tubuh akan beresiko menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, seperti diabetes, penyakit jantung serta stroke. Penelitian terhadap bahaya mie instan telah dilakukan di Amerika serta telah dimuat dalam Journal of Nutrition. Menurut para ahli kesehatan yang mengikuti penelitian tersebut, dampak buruk dari mie instan akan lebih berbahaya pada wanita.

Mie instan maupun mie lainnya seperti ramen, merupakan makanan favorit orang-orang Asia. Beberapa tahun belakangan ini, telah terjadi peningkatan jumlah kasus masalah kesehatan di Asia, khususnya peningkatan kasus penyakit jantung serta semakin tingginya kasus orang dewasa yang mengalami obesitas.

Atas dasar inilah, para ahli kesehatan meneliti kaitan antara konsumsi mie dengan kesehatan. Mie instan, merupakan salah satu makanan olahan. Seperti kebanyakan produk makanan olahan lainnya, mie instan mengandung garam yang tinggi. Seperti yang kita ketahui bersama, pola makan yang tinggi garam dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung serta stroke.

Dalam proses pembuatan mie instan, bahan baku mie instan digoreng dan dikeringkan dengan menggunakan oven panas. Dalam proses penggorengan, bahan baku mie instan ini mengandung lemak. Bahan baku mie instan adalah tepung, namun dalam proses pembuatan nantinya akan dicampur dengan garam, minyak sayur, natrium polifosfat yang berfungsi sebagai pengemulsi, pengental dan penstabil, natrium karbonat dengan kalium karbonat yang bertugas sebagai pengatur keasaman, serta tartrazine sebagai pewarna kuning.

proses pembuatan mie instan

proses pembuatan mie instan

Selain itu nantinya bahan baku mie instan tersebut juga ditambah dengan caramel, ribotide, asam malat, zat besi serta hidrolisat protein nabati. Setelah itu ditambah lagi dengan food additive yang merupakan bahan kimia dalam proses pengolahan makanan yang berfungsi agar bahan mie instan tersebut memiliki sifat tertentu.

Dalam bumbu mie instan terkandung bahan alami, seperti gula, garam, cabai merah, bawah putih, saus tomat serta kecap. Selain itu juga ada tambahan MSG serta bahan tambahan untuk penguat cita rasa yang juga mengandung zat-zat additive. Belum lagi bahan campuran yang ada di dalam stirofoam pada mie bentuk cup, yang disinyalir dapat menyebabkan kanker.

MSG atau monosidium glutamate merupakan garam natrium atau sodium dari asam glutamate yang merupakan salah satu adam amino non esensial yang bertugas untuk menyusun protein.

Resiko kesehatan di balik mie instan mungkin tidak terlihat secara signifikan. Namun sebaiknya ibu hamil menghindari makanan yang mengandung zat additive seperti mie instan. Pada anak-anak, zat additive dalam mie instan dapat memperlambat kerja organ pencernaan.

Mie instan mengandung tiga kandungan utama, seperti karbohidrat, gluten serta lemak, baik lemak yang ada di dalam mie itu sendiri maupun pada minyak sayur untuk bumbu tambahan mie instan. Dilihat dari segi komposisi gizi, mie instan kaya kalori namun rendah vitamin, mineral dan juga serat.

Glutamate, merupakan asam amino yang secara alami ada pada semua jenis makanan yang mengandung protein. Makanan yang mengandung protein, seperti telur, susu, ikan, daging serta sayuran.

Glutamate juga diproduksi oleh tubuh kita serta diperlukan untuk porses metabolism tubuh serta menjaga fungsi otak. Kebutuhan glutamate pada manusia tidak lebih dari 11 gram perhari yang bisa kita dapatkan dari sumber protein alami.

Ketika MSG ditambahkan pada makanan, maka MSG memiliki fungsi yang sama seperti glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan tersebut. MSG sendiri terdiri dari air, sodium serta glutamate. MSG sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu MSG alami serta MSG buatan. MSG yang alami lebih sehat untuk dikonsumsi. Sedangkan MSG buatan yang sayangnya sudah banyak beredar dipasaran, sangat berpotensi memicu terjadinya gangguan kesehatan.

Meskipun mie instan bukan termasuk makanan yang sehat, sebagian orang masih merasa kesulitan untuk melepaskan kebiasaan mengkonsumsi mie instan. Kita masih bisa tetap sehat, asalkan kita tidak terlalu sering mengkonsumsi mie instan.

mie instan dengan tambahan sayur

mie instan dengan tambahan sayur

Kita masih bisa menambahkan bahan makanan lainnya untuk melengkapi gizi dari mie instan. Secara umum, gizi yang seimbang merupakan inti dari membuat makanan menjadi lebih menyehatkan. Mie instan banyak mengandung karbohidrat sehingga perlu untuk dilengkapi dengan bahan makanan yang lainnya.

Kita bisa menambahkan potongan daging pada mie instan untuk kebutuhan protein hewani, serta potongan tahu atau tempe untuk tambahan protein nabati. Selain kita kita juga bisa menambahkan potongan sawi maupun selada untuk tambahan asupan vitamin dan mineral.

Sebagian mie instan kemungkinan tidak hanya terdiri dari karbohidrat, namun juga mengandung bahan lain yang digunakan untuk menambah nilai gizinya. Namun itu saja tidak akan mampu memenuhi kebutuhan gizi kita. Maka dari itu, kita perlu menambahkan bahan makanan yang lain yang lebih menyehatkan.

Meskipun begitu, yang tidak kalah pentingnya lagi adalah membatasi konsumsi mie instan. Bila kita mengkonsumsi mie instan secara terus menerus maka tidak akan dapat membuat kita sehat. Berbagai bahan pengawet maupun garam dalam mie instan bisa memberikan dampak yang buruk pada kesehatan kita.

2 comments for “Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan Kita

  1. Pingback: Danny
  2. Pingback: anthony

Comments are closed.