Bahaya Serta Penyebab Terjadinya Luka Bakar

bekas luka bakar di wajah

bekas luka bakar di wajah

Luka bakar bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Penanganan yang tepat akan sangat berpengaruh pada kesembuhan serta bekas luka yang muncul setelahnya. Sayangnya, banyak sekali mitos yang keliru dalam hal penanganan luka bakar.

Masyarakat masih percaya dengan mitos, seperti mengoleskan odol, mentega, minyak, kecap maupun es batu pada luka bakar. Cara seperti itu bukanlah cara yang benar, karena dapat memperparah luka bahkan dapat menimbulkan infeksi yang serius.

Es batu akan membuat pembuluh darah menjadi berkerut karena adanya perubahan suhu dari panas ke dingin secara tiba-tiba. Sedangkan mengoleskan mentega maupun minyak pada luka bakar justru akan membuat kulit terasa panas serta membuat luka semakin melebar.

Penanganan yang tepat adalah mendinginkan luka bakar dengan menggunakan air mengalir selama paling tidak 20 menit dan lakukanlah secara langsung. Jangan tunggu hingga lebih dari 1 sampai 3 jam, karena dapat membuat luka semakin parah.

Menurut para ahli, luka bakar yang sering terjadi akibat dari panas serta sengatan listrik. Bila tubuh terbakar karena api, maka pertolongan pertama adalah dengan berguling-guling ditanah agar apinya padam.

penanganan luka bakar yang benar

penanganan luka bakar yang benar

Luka bakar yang tidak dirawat dengan benar akan menimbulkan bekas serta membentuk jaringan parut pada kulit.

Jaringan parut yang menumpuk pada bagian kulit maupun bagian tubuh tertentu mampu menghambat pertumbuhan tulang. Kondisi seperti ini akan sangat berbahaya pada anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Jaringan parut akan cenderung menahan tulang untuk tumbuh. Jaringan parut juga mampu menahan sendi-sendi sehingga tulang yang tumbuh akan tertahan. Ada banyak kasus pertumbuhan yang tidak normal karena adanya jaringan parut yang disebabkan oleh luka bakar.

Cara untuk menghilangkan jaringan parut adalah dengan melakukan bedah plastic. Dokter dapat menghilangkan  jaringan parut dengan cara operasi plastic. Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan jaringan parut kemudian diganti dengan kulit yang diambil dari bagian tubuh lain orang itu sendiri.

Operasi plastic untuk mengangkat jaringan parut harus menggunakan kulit sendiri, karena ada anti gen yang dapat menolak adanya jaringan atau kulit dari orang lain.

Kulit yang baru dioperasi akan mengering dalam waktu 3 minggu. Sedangkan penyembuhan dari luka bakar itu sendiri bisa saja memerlukan waktu berbulan-bulan tergantung dari luas serta dalamnya luka itu sendiri.

Luka bakar tidak hanya disebabkan karena adanya percikan api atau benda panas. Ada beberapa jenis luka bakar yang termasuk dalam golongan penyebab terjadinya luka bakar. Ada baiknya bagi kita untuk mengetahui apa saja penyebab terjadinya luka bakar.

Berbagai penyebab dari terjadinya luka bakar, meliputi:

  • Luka bakar karena api

Luka bakar karena api disebabkan oleh adanya kontak antara bagian tubuh dengan api secara langsung. Luka bakar karena api juga bisa diartikan adanya kontak dengan benda padat yang panas, misalnya setrika maupun penggorengan.

Tingkat keparahan dari luka bakar karena api sangat tergantung pada seberapa lamanya kontak antara bagian tubuh dengan penyebabnya.

  • Luka bakar karena cairan panas

Luka bakar karena air panas disebabkan oleh adanya kontak antara bagian tubuh dengan cairan yang panas, contohnya air panas, minyak panas dan lain sebagainya.

Tingkat keparahan dari luka bakar karena air panas tergantung dari berapa lama kontak tubuh dengan penyebabnya, suhu dari cairan tersebut serta tingkat kekentalan dari cairan panasnya. Semakin panas suhu dan semakin kental cairan akan semakin memperparah luka bakar.

  • Luka bakar karena bahan kimia
luka bakar karena bahan kimia

luka bakar karena bahan kimia

Luka bakar karena bahan kimia terjadi ketika adanya kontak antara bagian tubuh dengan bahan-bahan kimia yang bersifat keras, seperti asam keras maupun basa keras.

Berbagai jenis bahan kimia akan memberikan sensasi panas pada bagian tubuh yang terkena serta akan menyebabkan munculnya tanda-tanda kerusakan pada jaringan yang terkena bahan kimia.

  • Luka bakar karena sengatan listrik

Luka bakar karena sengatan listrik disebabkan oleh adanya kontak antara bagian tubuh dengan aliran listrik.

Terkadang ketika seseorang terkena aliran listrik bertegangan tinggi, misalnya petir, akan langsung menyebabkan kematian mendadak. Bila masih bisa ditangani, gejala yang terlihat adalah munculnya kerusakan jaringan pada bagian tubuh yang melakukan kontak dengan aliran listrik.

  • Luka bakar karena radiasi

Luka bakar karena radiasi disebabkan oleh adanya paparan radiasi, baik berupa gelombang maupun sinar yang bersifat panas.

Sunburn atau terbakar matahari merupakan salah satu contoh dari luka bakar karena radiasi. Selain itu, berbagai alat yang memiliki radiasi tinggi juga berpotensi menyebabkan terjadinya luka bakar karena radiasi, seperti alat terapi kanker.