Beberapa Hal Yang Dapat Menurunkan Kecerdasan Otak

intelligence quotient

intelligence quotient

Setiap manusia memiliki kecerdasan intelektual atau yang biasa disebut dengan IQ atau intelligence quotient yang berbeda-beda.

IQ adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup berbagai kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.

Kecerdasan sangat erat hubungannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh setiap individu. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang sering disebut tes IQ. IQ dapat diukur untuk menentukan tingkat kecerdasan intelektual seseorang, walaupun memang tidak ada ukuran yang pasti.

Mengapa ukurannya bisa tidak pasti? Karena kecerdasan seseorang dapat menurun. Menurut hasil dari berbagai macam penelitian serta pendapat para pakar, ada begitu banyak hal yang dapat membuat kecerdasan otak menurun.

Beberapa hal yang dapat menurunkan kecerdasan otak, meliputi:

  • Obesitas
anak obesitas

anak obesitas

Berdasarkan dari berbagai penelitian, obesitas atau kelebihan berat badan mampu menurunkan fungsi kognitif atau menurunkan kecerdasan otak seseorang. Kondisi obesitas juga mampu meningkatkan resiko terjadinya demensia dikemudian hari. Obesitas dangat berkaitan dengan rendahnya kemampuan intelektual seseorang dan telah dibuktikan dalam sebuah studi yang telah diterbitkan dalam jurnal kesehatan, American Journal of Epidemiology.

  • Terlalu banyak menonton televisi

Televisi dapat menurunkan tingkat kecerdasan seseorang. Ada sebuah studi di Austria yang diikuti oleh orang-orang yang suka menonton televisi. Mereka diminta untuk menonton acara televisi yang tidak mendidik, seperti reality show dan setelah itu mereka diminta untuk mengisi tes pengetahuan. Para peserta yang suka menonton acara reality show di televisi cenderung memiliki hasil yang buruk saat melakukan tes dibandingkan dengan orang yang tidak suka menonton reality show.

  • Paparan asap rokok

Perokok aktif maupun perokok pasif juga dapat mengalami penurunan kecerdasan otak. Paparan asap rokok mampu merusak sel-sel otak. Berbagai racun dalam asap rokok mampu menurunkan kemampuan sel otak untuk menyimpan informasi yang telah diterima serta menurunkan kemampuan dalam berkomunikasi. Terlalu lama terkena paparan asap rokok akan meningkatkan kadar karbon monoksida dalam tubuh, yang nantinya akan menggantikan oksigen yang snagat diperlukan oleh organ otak.

  • Stress

Stress mampu memicuterjadinya penurunan kecerdasan otak seseorang. Ada begitu banyak hal yang memicu kondisi stress, seperti masalah keluarga, masalah keuangan, masalah pekerjaan, pertengkaran dan lain sebagainya.

Tingginya tingkat stress seseorang tidak hanya mampu menurunkan kecerdasan otak seseorang. Bila kondisi stress terjadi terus menerus maka akan menimbulkan penyakit yang berbahaya, yaitu Alzheimer.

  • Permen karet
permen karet

permen karet

Cardiff University di Wales melakukan tiga kali percobaan tentang permen karet dengan kecerdasan. Mengkonsumsi permen karet beberapa saat, memang dapat meningkatkan kemampuan kognitif seseorang. Namun, terlalu lama mengunyah permen karet, justru mampu mengganggu memori jangka pendek seseorang.

  • Terlalu banyak konsumsi gula

Gula memiliki banyak efek yang sangat merugikan bagi tubuh kita, termasuk mampu menurunkan kecerdasan otak. Menurut para ahli saraf, mengkonsumsi makanan maupun minuman yang mengandung gula dalam jumlah banyak mampu mempengaruhi kerja sel-sel otak.

Selain itu, gula juga mampu menyebabkan peradangan pada bagian otak. Terlalu banyak mengkonsumsi gula juga mampu menyebabkan anda menjadi gemuk dan meningkatkan resiko terserang diabetes tipe 2 serta meningkatkan resiko terjadinya demensia.

  • Flouride

Ada sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Environmental Health Perspective. Studi tersebut menyimpulkan bahwa paparan flouride yang tinggi mampu menurunkan kecerdasan otak seseorang. Anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan paparan flouride yang tinggi cenderung memiliki IQ lebih rendah daripada mereka yang tinggal di lingkungan rendah flouride. Flouride kebanyakan ditemukan di dalam air minum di Amerika.

  • Jet lag

Sering bepergian dengan menaiki pesawat terbang serta melewati zona waktu yang berbeda-beda pastinya akan membuat seseorang mengalami jet lag. Dalam penelitian di University of California, Berkeley, jet lag mampu menurunkan kecerdasan otak seseorang karena menganggu ritme sirkadian tubuh.

  • Kekerasan pada anak-anak
kekerasan pada anak

kekerasan pada anak

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Manitoba telah menemukan bahwa lebih dari 5% gangguan mental pada anak-anak maupun orang dewasa lebih disebabkan oleh adanya pemukulan atau kekerasan fisik pada masa anak-anak. Jenis hukuman berkaitan dengan hasil mental yang buruk serta beberapa gangguan mental hampir merata di seluruh masyarakat.

  • Kekurangan yodium

Kita tidak memerlukan yodium dalam jumlah yang terlalu banyak dalam system tubuh kita. Yodium justru sangat diperlukan saat manusia masih dalam bentuk janin. Ketika seorang ibu sedang dalam masa kehamilan, maka memerlukan asupan yang mengandung yodium. Bayi yang lahir dalam kondisi kekurangan yodium akan cenderung lebih mudah mengalami gangguan secara fisik maupun mental yang sangat serius. Pada orang dewasa, kekurangan yodium akan menyebabkan terjadi penurunan kecerdasan sebesar 13 poin.

  • Melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan

Terkadang kita sering melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan dengan alasan untuk mempercepat waktu. Ternyata cara seperti justru dapat menghambat kerja otak. Seperti halnya anggota tubuh yang lainnya, organ otak juga memiliki kemampuan yang terbatas. Sama seperti computer yang akan menjadi lambat ketika kita membuka banyak program di dalamnya.