Beberapa Penyakit Yang Disebabkan Oleh Keturunan

keluarga

keluarga

Kita telah mengenal penyakit yang disebabkan oleh keturunan dengan istilah penyakit warisan. Artinya adalah penyakit yang diwariskan secara turun temurun. Riwayat kesehatan keluarga berperan penting dalam kelanjutan suatu penyakit dari generasi ke generasi berikutnya.

Misalnya, bila dalam keluarga ada yang pengidap penyakit kanker maka kemungkinan besar akan ada anggota keluarga yang lainnya pada generasi berikutnya yang juga menderita penyakit yang sama yaitu kanker.

Seseorang yang anggota keluarganya memiliki riwayat penyakit tertentu memang lebih beresiko untuk mengidap penyakit tertentu jika dibandingkan dengan individu lain yang keluarganya tidak memiliki riwayat penyakit apapun.

Banyak para ilmuwan yang telah mempu mengidentifikasi gen-gen yang dapat meningkatkan berbagai macam penyakit. Jenis penyakit yang terbanyak , adalah parkinson serta fibrotis kistik  yang merupakan suatu kondisi yang fatal yang lebih disebabkan oleh adanya mutasi genetika.

Selain ada juga beberapa penyakit yang tidak saja disebabkan oleh gen tunggal, namun terjadi karena banyak faktor yang mempengaruhi seperti salah satunya adalah faktor gaya hidup.

Dibawah ini adalah berbagai macam jenis penyakit yang kemungkinan dapat diturunkan atau diwariskan berhubungan dengan riwayat kesehatan yang dimiliki oleh anggota keluarganya, meliputi:

  • Diabetes tipe 2
diabetes tipe 2

diabetes tipe 2

Resiko diturunkannya penyakti diabetes tipe 2 sebesar 15%. Namun, jika kedua orang tua memiliki penyakit diabetes tipe 2, maka resiko mewariskan penyakit diabetes tipe 2 pada keturunannya akan meningkat sebesar 75%.

Selain itu, kondisi diabetes tipe 2 juga dapat disebabkan berbagai faktor yang lain, seperti obesitas, malas untuk beraktivitas maupun karena pola makan yang salah.

  • Kolesterol tinggi

Dalam satu keluarga, terkadang ditemukan bahwa salah satu atau beberapa anggotanya memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Keadaan seperti ini disebut FH atau Familial Hypercholesterolemia. Keadaan FH ini merupakan contoh yang paling dominan dari sifat genetik dan mengandung pengertian bahwa seseorang hanya memerlukan satu gen yang tidak normal untuk mengalami kondisi seperti ini. Jika salag satu dari orang tua anda mengalami  FH, maka anda akan memiliki resiko terserang FH sebesar 50%.

  • Hipotiroid

Gejala yang sering kali tampak dari penyakit hipotiroid adalah sering merasa lelah serta adanya penurunan pada berat badan. Penyakit hipotiroid memiliki kemungkinan lebih sering menyerang wanita sebesar tujuh kali lipat jika dibandingkan dengan pria.

Seseorang yang memiliki anggota keluarga mengalami penyakit hipertiroid akan memiliki peluang ikut mengalami penyakit yang sama sebesar 20%, jika dibandingkan dengan seseorang yang tidak memiliki anggota keluarga yang mengalami penyakit hipotiroid.

  • Asma
asma

asma

Asma juga merupakan salah satu penyakit genetik yang diketahui bahwa faktor dari ibu merupakan faktor yang paling kuat untuk menurunkan penyakit asma pada anak-anaknya bila dibandingkan dari faktor bapak. sma dapat timbul oleh adanya sutu alergen disekitar seseorang. Sekitar 30% dari kasus penyakit asma disebabkan oleh keturunan atau warisan dari orangtuanya. Namun pada beberapa orang yang kondisi asmanya terkontrol dengan baik, dapat hilang dengan sendirinya ketika menjelang dewasa.

  • Parkinson

Parkinson sering kali cenderung diwariskan, walaupun dalam beberapa kasus penyakit parkinson tidak ada yang terjadi bukan karena keturunan. Resiko mengalami parkinson akan meningkan dua kali lipat jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang mengalami parkinson.

  • Hemofilia

Hemofilia merupakan salah satu penyakit keturunan yang disebabkan oleh karena kurangnya faktor pembeku darah 8 atau 9. Perintah untuk pembekuan darah dalam tubuh terdapat pada kromosom X, sehingga mayoritas penyakit seperti ini sering terjadi pada pria. Mayorits wanita hanya sebagai carrier atau pembawa saja. Penyakit hemofilia ini sulit sekali untuk dicegah setiap anak membawa satu kromosom dari ibu serta satu kromosom dari ayah. Penyakit hemofilia ini sering dimulai sejak seseorang masih anak-anak.

  • Buta warna

Penyakit buta warna merupakan salah satu masalah pada organ penglihatan karena tidak mampunya melihat perbedaan dari beberapa warna. Penyakit ini diwariskan dari adanya mutasi genetik dari kromosom X. Penyakit buta warna kbanyakan terjadi karena faktor keturunan, namun adanya yang disebabkan oleh kerusakan organ mata, otak maupun sarf karena paparan bahan kimia tertentu. Bermutasinya gen yang menyebabkan seseorang mengalami buta warna bila minimal ad 19 kromosom yang berbeda serta 56 gen yang berbeda. Kondisi buta warn bisa terjdi sejak masih anak-anak maupun setelah dewasa.

  • Gangguan bipolar

Gangguan bipolar sering lebih dikenal dengan nama depresi merupakan suatu kondisi yang menyebabkan seseorang selalu merasa tertekan. Gangguan bipolar diduga disebabkan oleh adanya ketidakstabilan kadar kimia dalam organ otak serta dapat juga dipengaruhi oleh genetik. Resiko mewariskan penyakit gangguan bipolar sebesar 10 sampai 15%.

  • Thalasemia

Thalasemia merupakan kelainan darah karena Hb atau hemoglobin mudah untuk pecah. Penyakit thalasemia ini merupakan penyakit keturunan bila kedua orang tuanya merupakan carrier atau pembawa penyakit. Akibat dari penyakit thalasemia ini akan membuat anak tampak puct serta harus melakukan tranfusi darah secara rutin dan teratur agar hemoglobinnya tetap nomal. Menurut hukum Mendel, bila seorang ibu merupakan carrier, maka anak-anaknya nanti akan berpelung 25% sehat, 50% carrier serta 25% lagi akan terserang thalasemia.

  • Kebotakan

Kebotkan memang bukanlah suatu penyakit, namun bisa saj disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu fakornya adalah akibat dari gen orang tua. Bila seseorang memiliki ayah yang mengalami kebotakan, maka paling tidak salah satu dri anak-anaknya nanti akan mengalami kebotakan sebagai akibat dari gen yang diwariskan.

Seorang pakar dermatologi dan genetika dari Columbia University Medical Center yng bernama Dr Angela Christino, telah berhsil menemukan gen penyebab menipisnya rambut dan dapat muncul efeknya sejak seseorang masih anak-anak. Gen APCDD1 telah diketahui dapat menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga rambut lama kelamaan akan menipis dan terjadilah kebotakan.

  • Hipertensi

tekanan darahHipertensi merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami adanya peningkatan tekanan darah jauh melebihi batas normal. Hipertensi sering tidak disadari karena kebanyakan tidak menimbulkan gejala yang signifikan.

Maka dari itu, anda harus berhati-hati serta memeriksakan kesehatan diri secara berkala ke dokter. Penyakit hipertensi dapat diwariskan dari orang tua ke keturunannya sebesar 15%.

  • Alergi

Mayoritas penyakit alergi disebabkan oleh faktor genetika. Bila kedua orangtua memiliki penyakit alergi, maka kemungkinan 70% anaknya nanti juga akan memiliki alergi. Tapi, bila salah satu dari orangtuaa saja yang memiliki penyakit alergi, maka faktor resiko dari anak-anaknya untuk memiliki penyakit alergi sekitar 30% saja.

  • Albino

Albino merupkan salah satu penyakit genetika yang disebabkan oleh adanya gen albino yang didapat dari kedua orangtuanya. Mayoritas orang yang mengidap penyakit albino lahir dari orangtua yang memiliki gangguan dalam memproduksi melanin, namun pda orang-orang yang membawa bibit atau carrier dari penyakit albino tidak menunjukkan gejala-gejala bila dirinya memiliki gen albino. Bila seseorang merupakan carrier atau memiliki satu gen albino, maka sebaiknya jangan menikah dengan  orang yang memiliki albino.

Salah satu cara sebagai upaya pencegahan dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh keturunan adalah dengan melakukan pemeriksaan secara lengkap sebelum menikah. Sebab, dari hasil pemeriksaan tersebut akan dapat diketahui apakah keduanya memiliki gen pembawa penyakit yang dapat diturunkan ke anak-anaknya atau tidak sehingga bisa lebih siap untuk menghadapinya.

Dengan cara mengetahui berbagai penyakit yang beresiko untuk diturunkan secara genetika, maka and dapat lebih berhati-hati dan dapat melakukan tindakan antisipasi terutama bagi mereka yang memiliki anggota keluarg yang mengidap salah satu penyakit seperti diatas.

Meskipun anda beresiko untuk mengalami salah satu penyakit seperti diatas, namun bila anda sudah mengetahuinya sejak awal, maka anda bisa langsung berkonsultasi ke dokter ahli sehubungan dengan cara pencegahan sert pengobatan penyakit tersebut sejak dini.

2 comments for “Beberapa Penyakit Yang Disebabkan Oleh Keturunan

  1. Pingback: edwin
  2. Pingback: steven

Comments are closed.