Berbagai Cara Untuk Mengurangi Bau Badan

bau badan

bau badan

Hyperhidrosis adalah suatu kondisi, di mana seseorang memiliki kecenderungan untuk mengeluarkan keringat secara berlebihan.  Keringat yang keluar secara berlebihan tentunya akan sangat mengganggu.

Sebenarnya, ada tiga kelenjar yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan bau badan, yaitu kelenjar apokrin, kelenjar ekrin dan kelenjar sebaceous. Kelenjar apokrin terletak dibagian ketiak, alat kelamin dan disekitar putting. Kelenjar ekrin ditemukan di ketiak, tangan serta kaki. Sedangkan kelenjar sebaceous terletak di kulit kepala, wajah dan dada.

Sekresi dari kelenjar apokrin dan kelenjar ekrin mampu menghasilkan bau yang menyengat saat berinteraksi dengan bakteri yang ada pada bagian kulit. Sementara sekresi yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous cenderung memiliki bau yang ringan dengan maupun tanpa adanya bakteri.

Pada wanita, stress serta menstruasi juga mampu meningkatkan bau badan. Adanya bakteri maupun jamur, seperti candida, juga mampu mengubah gula menjadi alcohol dalam tubuh. Sehingga meningkatkan bau badan dari dalam tubuh. Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki bau badan umumnya mengalami ketidakseimbangan bakteri baik dalam tubuhnya.

Makanan yang banyak mengandung karnitin, seperti daging merah, juga mampu meninggalkan residu dalam usus. Bila residu dari karnitin ini menumpuk dalam usus, maka akan menyebabkan munculnya bau badan yang khas. Begitu juga dengan enzim flavin monooxygenases yang menumpuk dalam usus juga dapat menyebabkan badan kita berbau amis.

Ada banyak cara untuk mengurangi bau badan kita, yaitu:

  • Menjaga pola makan

Menjaga pola makan mampu mengurangi masalah seperti bau badan. Sebaiknya jauhi atau kurangi konsumsi makanan yang dapat menyebabkan bau badan. Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran juga dapat mengurangi bau badan anda. Menjaga pola makan juga nantinya akan membuat berat badan anda berkurang, sehingga ikut mengurangi produksi keringat dan bau badan.

  • Perbanyak minum air
minum air putih

minum air putih

Selain dapat mencegah terjadinya dehidrasi, minum air yang banyak juga mampu mengurangi bau badan. Memperbanyak minum air akan membersihkan berbagai macam racun yang mengendap di dalam tubuh. Sehingga bau badan akan menjadi berkurang secara alami.

  • Mencukur ketiak

Rambut yang tumbuh diketiak mampu memperlambat penguapan keringat, sehingga bakteri tumbuh subur di ketiak anda dan muncullah bau badan. Bila anda suka melakukan olahraga atau mengeluarkan banyak keringat, sebaiknya anda lebih sering mencuci bagian ketiak anda dan lebih sering berganti pakaian.

  • Menggunakan pakaian yang sesuai

Jangan gunakan pakaian yang terlalu ketat. Sebaiknya gunakan pakaian yang berbahan dasar katun agar kulit anda dapat bernapas. Hal ini nantinya akan ikut mengurangi bau badan anda. Pakaian yang terlalu ketat dan tebal akan membuat kulit menjadi panas dan mengeluarkan keringat yang berlebihan.

  • Menjaga kebersihan tubuh

Mandi mampu membersihkan keringat serta mengurangi jumlah bakteri yang menempel pada kulit kita. Dengan mandi maka keringat yang muncul tidak menimbulkan bau. Ketika bakteri yang menempel di tubuh terkena keringat, maka bakteri tersebut akan berkembang biak dengan cepat, sehingga muncul bau badan.

  • Gunakan jeruk nipis

Jeruk nipis mampu mengurangi keringat yang keluar secara berlebihan. Hal ini nantinya akan ikut mencegah munculnya bau badan. Cobalah untuk menggosok ketiak anda dengan menggunakan jeruk nipis secara perlahan. Apabila ketiak anda mengalami iritasi, sebaiknya hentikan penggunaan jeruk nipis.

  • Menggunakan sabun antibakteri

Sebaiknya gunakan sabun antibakteri saat anda mandi. Mandi dengan menggunakan sabun antibakteri akan mengurangi jumlah bakteri yang menempel pada kulit. Berkurangnya jumlah bakteri di kulit akan ikut mengurangi bau badan. Sebaiknya gantilah sabun anda dengan sabun yang mengandung zat antibakteri.

  • Menggunakan deodorant
mengurangi bau badan

mengurangi bau badan

Menggunakan deodorant juga dapat dilakukan untuk mengurangi bau badan. Deodorant bekerja dengan cara menyumbat pori-pori yang nantinya akan mengurangi keringat. Namun sebaiknya jangan asal menggunakan deodorant. Karena ada beberapa deodorant yang terlalu keras dan mampu menyebabkan iritasi pada kulit. Bila anda mengalami iritasi pada kulit akibat deodorant, sebaiknya hentikan pemakaian.

  • Gunakan cuka apel

Cuka apel sebenarnya memiliki sifat antiseptic, sehingga mampu mengurangi bakteri dan jamur berlebihan yang penempel pada kulit kita. Anda bisa mencampur sedikit cuka apel dengan air dan gunakan untuk mandi. Selain itu anda juga bisa mencuci ketiak dengan air yang dicampur dengan cuka apel. Lakukan hal ini secara rutin untuk mengurangi bau badan anda.

  • Detoksifikasi alami

Bila bau badan anda lebih cenderung berasal dari dalam tubuh, maka detoksifikasi tubuh adalah solusi yang sangat tepat. Selain dengan melakukan beberapa cara seperti diatas, anda bisa menggabungkannya dengan mengkonsumsi makanan yang dapat mendetoksifikasi tubuh dari dalam. Mandi sauna juga dipercaya mampu mengurangi kotoran serta racun yang menempel di kulit.