Berbagai Macam Jenis Beras

macam-macam jenis beras

macam-macam jenis beras

Makanan yang menyehatkan berawal dari kecermatan dalam memilih bahan-bahan yang baik, segar serta berkualitas. Makanan yang baik seharusnya terdiri dari sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan juga serat.

Sebagai sumber karbohidrat, umumnya masyarakat di Indonesia mengkonsumsi nasi yang berasal dari beras. Beras sendiri memiliki berbagai jenis, yang dapat dibedakan dari warnanya serta bentuknya.

Berdasarkan dari bentuknya, beras ada yang memiliki bulir pendek, sedang maupun panjang. Beras bulir pendek umumnya memiliki kandungan amilopektin sangat tinggi, sehingga membuat beras ini lebih lengket saat dimasak menjadi nasi.

Beras dengan bulir panjang umumnya tidak lengket dan akan terpisah-pisah atau pera ketika dimasak menjadi nasi. Sedangkan beras dengan bulir sedang kebanyakan memiliki kedua sifat tersebut.

Ada begitu banyak jenis beras yang bisa kita temukan di pasaran, seperti beras putih, beras merah, beras hitam, beras cokelat maupun beras campuran. Kita bisa menggunakan berbagai macam jenis beras tersebut untuk memperoleh manfaat yang beragam yang baik untuk kesehatan.

Setiap jenis beras memiliki sifat, kandungan serta manfaat yang berbeda bagi kesehatan kita, meliputi:

  • Beras Putih
beras

beras

Beras putih adalah padi yang sudah digiling dan bersih dari bekatul serta kulit arinya sehingga beras yang dihasilkan berwarna putih. Beras putih memiliki sifat pulen namun dari segi nutrisi zat gizinya lebih rendah daripada jenis beras yang lain.

Beras putih yang baik ditandai dengan butiran-butiran yang utuh, berwarna putih bersih, bebas kutu serta tidak mengandung banyak kotoran. Cucilah beras sampai bersih sebelum dimasak menjadi nasi. Dalam 100 gram beras putih, terkandung energy sebesar 349 kal, karbohidrat 78.9 g, lemak 0.7 g, protein 6.8 g, kalsium 10 mg, serta fosfor 140 mg.

Beras putih merupakan beras yang paling sering digunakan di Indonesia. Sebenarnya beras putih memiliki banyak manfaat yang baik, khususnya untuk system pencernaan, seperti mengurangi radang usus besar, diare bahkan sampai mencegah terjadinya morning sickness pada ibu-ibu hamil.

  • Beras Cokelat
beras cokelat

beras cokelat

Beras cokelat sebenarnya merupakan beras putih yang masih memiliki bekatul serta kulit ari. Bekatul dan kulit ari memiliki banyak sekali nutrisi, vitamin, mineral dan juga serat. Beras cokelat terkadang sering dianggap sebagai beras merah karena bentuk dan warnanya hampir sama.

Beras cokelat rendah pati dan kalori, namun kaya akan serat larut. Selain itu, beras cokelat juga mengandung lemak essensial yang mampu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Beras cokelat bertekstur kasar dan memiliki warna yang kusam. Jangan cuci beras cokelat terlalu bersih karena justru akan merusak lapisan bekatul dan kulit arinya yang mengandung banyak nutrisi. Sama seperti beras merah, beras cokelat memerlukan waktu lebih lama saat dimasak.

Dalam 100 gram beras cokelat, terkandung karbohidrat 77.2 g, protein 7.9 g, lemak 2.8 g,serat 3.5 g,  kalsium 23 mg, zat besi 1.4 mg, serta vitamin B3 5 mg.

  • Beras Merah

Beras merah mudah sekali dikenali dengan warnanya yang kemerahan. Warna merah tersebut berasal dari lapisan bekatul atau aleuron yang mengandung senyawa antosianin, yaitu suatu zat yang membuat beras ini berwarna merah.

Tidak banyak yang menyukai beras merah, karena memiliki struktur yang kasar bila dibandingkan dengan beras putih. Struktur yang kasar pada beras merah disebabkan oleh adanya kandungan serat yang lebih tinggi daripada beras putih. Perlu waktu yang lebih lama untuk memasak beras merah menjadi nasi.

Namun, beras merah memiliki nutrisi yang baik, yaitu mengandung zat besi, mengatur gula darah dan mengatur insulin. Selain itu, beras merah menagndung vitamin B6 untuk keseimbangan produksi hormone serotonin serta produksi sel darah merah.

Dalam 100 gram beras merah, terkandung energy sebesar 352 kal, karbohidrat 76.2 g, protein 7.3 g, lemak 0.9 g, kalsium 15 mg, serta fosfor 275 mg.

  • Beras Hitam
beras hitam

beras hitam

Beras hitam merupakan beras yang langka. Beras hitam sering disebut forbidden rice. Beras hitam bukanlah beras ketan hitam, karena keduanya berbeda. Beras ini mengandung senyawa antosianin yang sangat tinggi, sehingga beras yang dihasilkan berwarna hitam atau keunguan.  Beras hitam memiliki tekstur agak pera serta kurang cocok untuk dijadikan nasi. Beras hitam yang baik memiliki warna yang hitam mengkilat serta tidak banyak kutu.

Beras hitam mengandung vitamin E dengan kadar yang tinggi. Sehingga dengan mengkonsumsinya secara rutin akan meningkatkan system imunitas tubuh serta melindungi sel tubuh dari serangan radikal bebas, memperbaiki kerusakan sel hati, mencegah gangguan fungsi ginjal, memperlambat proses penuaan, membersihkan kolesterol, serta dapat mencegah anemia.

Dalam 100 gram beras hitam, terkandung karbohidrat 76.9 g, serat 20.1 g, protein 7.0 g, zat besi 1.8, lemak 1.3 g, dan kalsium 6 mg,

  • Beras Ketan Putih

beras ketan putihBeras ketan putih banyak digunakan sebagai bahan baku kue, cake, brownies, dan makanan kecil lainnya. Beras ketan putih berwarna putih, karena mengandung amilopektin yang snagat tinggi. Ketan hitam merupakan versi dari ketan putih yang berwarna hitam.

Beras ketan putih jarang dimasak sebagai nasi. Umumnya beras ketan putih digunakan sebagai bahan dalam pembuatan kue tradisional. Beras ketan putih mengandung mineral tembaga yang dapat memperkuat jaringan ikat, menunjang system kekebalan tubuh serta meningkatkan fungsi otak.

Dalam 100 gram beras ketan hitam, mengandung karbohidrat 78.4 g, protein 7.4 g, lemak 0.8 g, zat besi 3.4 mg, serta kalsium 13 mg.

  • Beras Ketan Hitam

Beras ketan hitam tidak memiliki sifat pulen seperti beras ketan putih. Beras ketan hitam umumnya memiliki tekstur agar pera. Sehingga beras ketan hitam sering dijadikan bahan campuran untuk tapai ketan, bubur ketan hitam maupun bahan baku kue tradisional.

Dalam setiap 100 gram beras ketan hitam, terkandung energy 360 kkal, karbohidrat 74.5 g, protein 8 g, lemak 2.3 g, kalsium 10 mg, serta zat besi 6.2 mg.

  • Beras parboiled

Beras parboiled merupakan beras yang sudah direndam dalam air, kemudian diuapi dan dikeringkan. Dengan peroses seperti ini, maka zat gizi yang ada di permukaan beras akan meresap ke dalam beras, sehingga ketika diselip yang terbuang hanya gabah yang sudah hilang nutrisinya.

Beras parboiled berwarna kekuningan, namun ketika dimasak warnanya akan berubah menjadi putih. Beras parboiled memiliki kandungan nutrisi yang baik nomor dua setelah beras merah.

Beras parboiled sangat baik untuk orang yang mengidap diabetes. Dalam satu cangkir beras parboiled yang sudah di masak dapat memberikan 2 sampai 3% kalsium, zat besi, kalium serta magnesium yang sangat penting bagi kesehatan.

  • Beras Campuran

Di pasaran sering ditemukan beberapa jenis beras yang dicampur menjadi satu dalam bentuk kemasan. Umumnya berisi campuran beras putih dengan beras merah atau beras putih dengan beras hitam. Mengkonsumsi beras campuran akan sangat baik karena kita bisa mendapatkan berbagai macam nutrisi yang berbeda, sehingga kandungan nutrisi yang kita dapatkan lebih lengkap.

  • Beras Basmati
beras basmati

beras basmati

Beras basmati merupakan beras dengan bulir panjang yang memiliki aroma seperti pandan. Beras basmati tumbuh di India serta Pakistan. Karena sulit dikembangkan, maka beras basmati sering dijual dalam bentuk campuran, namun tertulis “beras basmati” dalam setiap kemasannya.

Ketika sudah menjadi nasi, tekstur nasinya berpisah dan bentuk nasinya besar-besar karena mengembang. Hal seperti ini disebabkan karena kadar amilosa dalam beras basmati sangat tinggi.  

Satu cangkir beras basmati mengandung serat 20% lebih banyak dibandingkan dengan beras yang lainnya. Selain itu, beras basmati juga memiliki glikemik indeks yang rendah sehingga baik untuk pengidap diabetes.

  • Beras instan

Beras instan sebenarnya adalah beras yang sudah dimasak terlebih dahulu dan kemudian dikeringkan. Tujuannya adalah untuk mempersingkat waktu dalam memasak. Beras instan kurang bergizi jika dibandingkan dengan beras biasa, selain itu harganya juga lebih mahal.

  • Beras Jepang

Beras Jepang merupakan makanan pokok orang-orang di Jepang. Memiliki warna putih transparan dan sangat lengket ketika dimasak menjadi nasi. Hakumai merupakan beras putih yang sudah dibuang lapisan bekatul dan kulit arinya. Sedangkan Genmai merupakan beras yang masih belum dibuang bekatul dan lapisan kulit arinya, sehingga berwarna kecokelatan.

Mochigome merupakan beras ketan yang khusus digunakan dalam pembuatan kue mochi di Jepang. Semua jenis beras Jepang memiliki tekstur yang pulen. Karena teksturnya yang lengket, hakumai sering digunakan dalam pembuatan sushi.

2 comments for “Berbagai Macam Jenis Beras

  1. Pingback: Austin
  2. Pingback: charles

Comments are closed.