Berbagai Macam Penyebab Dari Tekanan Darah Rendah

mengukur tekanan darah

mengukur tekanan darah

Meskipun kita bisa mendapatkan hasil pembacaan tekanan darah yang paling akurat sekalipun, tekanan darah dalam tubuh tidak selalu sama seperti pada hasil dari pengukuran darah.

Tekanan darah sebenarnya bisa bervariasi hanya dalam waktu yang singkat. Munculnya variasi pada tekanan darah berasal dari detak jantung, posisi tubuh, ritme pernapasan, tingkat stress, kondisi fisik, waktu dari pengukuran tekanan darah, obat-obatan serta makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Umumnya tekanan darah dalam tubuh kita cenderung menurun pada saat malam hari dan meningkat secara bertahap di pagi hari, kemudian akan semakin meningkat pada siang hari.

Apa yang dianggap sebagai tekanan darah rendah, kemungkinan menjadi sesuatu yang normal bagi orang lain. Umumnya para dokter dan ahli kesehatan akan menganggap tekanan darah rendah menjadi hal yang sangat berbahaya bila sudah menyebabkan berbagai macam gejala atau gangguan pada kesehatan.

Menurut para ahli kesehatan, tekanan darah rendah adalah bila tekanan darah anda lebih rendah dari 90mm Hg pada sistolik, atau lebih rendah dari 60 mm Hg pada diastolic. Jadi, bila tekanan darah pada sistolik anda mencapai 115 mm Hg, sedangkan diastolic anda hanya 50 mm Hg, maka anda dianggap memiliki tekanan darah lebih rendah dari pada tekanan darah normal.

alat mengukur tekanan darah

alat mengukur tekanan darah

Turunnya tekanan darah yang muncul secara tiba-tiba justru akan menyebabkan berbagai macam bahaya bagi kesehatan anda. Misalnya, bila sistolik anda biasanya 110 mm Hg lalu turun menjadi 90 mm Hg, maka akan langsung menyebabkan pusing bahkan pingsan secara tiba-tiba. Hal seperti ini umumnya terjadi karena organ otak tidak menerima pasokan darah yang cukup. 

Untuk masalah yang paling berbahaya, khususnya turunnya tekanan darah karena perdarahan yang tidak terkendali, infeksi berat maupun reaksi alergi yang langsung mempengaruhi tekanan darah, juga dapat memberikan dampak yang fatal bagi jiwa seseorang.

Orang-orang yang suka berolahraga atau atlet olahraga cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah karena denyut jantungnya lebih lamban dari pada orang-orang biasa. Sementara orang-orang yang mengidap obesitas cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi karena denyut jantungnya lebih cepat. Denyut jantung lebih cepat karena darah yang disalurkan didalam tubuh cenderung lebih banyak.

Sebenarnya tekanan darah rendah bisa dikatakan sebagai suatu hal yang wajar. Sayangnya, tekanan darah rendah juga bisa dikatakan sebagai pertanda atau gejala dari gangguan maupun penyakit serius yang sangat berbahaya bagi diri seseorang.

Ada banyak sekali factor yang dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah rendah. Berbagai macam penyebab dari tekanan darah rendah, meliputi:

 

  • Kehamilan

Kebanyakan wanita yang sedang hamil cenderung mengalami tekanan darah rendah. Sebenarnya hal seperti ini adalah suatu hal yang wajar. Tekanan darah anda akan kembali normal setelah anda melahirkan. Hal ini terjadi karena adanya perubahan pada sistem kardiovaskular selama masa kehamilan. Sistem kardiovaskular mengalami banyak perubahan pada masa kehamilan, detak jantung juga semakin meningkat serta peningkatan jumlah darah dalam tubuh, sehingga muncullah perbedaan tingkat tekanan darah. Tekanan darah rendah pada masa kehamilan bisa menjadi masalah yang serius, namun yang lebih serius lagi adalah ketika terjadi tekanan darah tinggi pada masa kehamilan.

  • Gangguan pada jantung
gambaran organ jantung

gambaran organ jantung

Beberapa gangguan pada jantung juga dapat menyebabkan perubahan pada tekanan darah. Berbagai gangguan pada organ jantung seperti, serangan jantung, gagal jantung, denyut jantung yang lebih lambat atau bradikardia, maupun masalah pada katup jantung, juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah.

  • Gangguan pada endokrin

Gangguan pada endokrin dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tidak menentu. Beberapa kondisi, seperti mengidap penyakit paratiroid, gangguan adrenal atau penyakit Addison, serta rendahnya kadar gula darah atau hipoglikemia juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Penyakit diabetes juga mampu menyebabkan tekanan darah rendah.

  • Dehidrasi

Tubuh kita mengandung lebih banyak cairan. Ketika kita mengalami dehidrasi, maka tubuh kita mengalami kekurangan cairan. Dehidrasi ringan saja sudah dapat menyebabkan turunnya tekanan darah, sehingga terjadi lelah, pusing serta lemah. Dehidrasi bisa terjadi karena berbagai macam factor, seperti muntah, diare berat, terlalu sering mengkonsumsi obat maupun makanan dan minuman yang bersifat diuretic, serta olahraga yang terlalu berat. Dehidrasi bisa menyebabkan kondisi syok hipovolemik. Syok hipovolemik terjadi ketika volume darah yang terlalu rendah, sehingga menyebabkan turunnya tekanan darah secara tiba-tiba. Hal seperti ini tentu saja menyebabkan kadar oksigen dalam jaringan tubuh semakin berkurang. Bila tidak segera ditangani, syok hipovolemik mampu menyebabkan kematian hanya dalam waktu beberapa jam saja.

  • Kehilangan banyak darah

Kehilangan banyak darah karena cedera yang parah maupun adanya perdarahan internal dalam tubuh juga mampu menyebabkan darah rendah. Cedera yang parah maupun perdarahan internal akan mengurangi jumlah darah dalam tubuh kita, sehingga akan menyebabkan tekanan darah menjadi semakin rendah.

  • Infeksi berat

Infeksi yang terjadi dalam tubuh kita juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Bila infeksi dalam tubuh sudah menjalar sampai ke aliran darah, maka tekanan darah kita cenderung turun. Masuknya infeksi ke dalam alirna darah disebut septicemia. Kondisi septicemia dapat menyebabkan tekanan darah cenderung turun secara drastic dan tiba-tiba, yang dinamakan syok septik.

  • Reaksi alergi parah atau anafilaksis
reaksi alergi

reaksi alergi

Anafilaksis adalah suaru reaksi alergi yang parah dan dapat menyebabkan kematian bagi seseorang. Umumnya anafilaksis dipicu oleh makanan, obat tertentu, racun atau bisa dari serangga maupun lateks. Anafilaksis dapat menyebabkan gatal-gatal, gangguan pernapasan berat, pembengkakan pada tenggorokan serta tekanan darah rendah.

  • Kurang nutrisi

Kurangnya nutrisi, khususnya vitamin B12 serta asam folat juga mampu menyebabkan turunnya tekanan darah. Vitamin B12 dan asam folat sebenarnya sangat dibutuhkan untuk proses produksi sel darah merah. Kurangnya sel darah merah juga akan menyebabkan tekanan darah lebih rendah daripada ukuran normal.

  • Syok kardiogenik

Syok kardiogenik terjadi ketika jantung anda tidak mampu mencukupi kebutuhan darah dalam tubuh anda. Hal ini nantinya akan menyebabkan penurunan tekanan darah. umumnya syok kardiogenik terjadi ketika kita mengalami serangan jantung.

  • Hipotensi dimediasi

Hipotensi dimediasi mampu menyebabkan tekanan darah lebih rendah daripada ukuran normal. Umumnya hipotensi dimediasi terjadi karena adanya miskomunikasi antara jantung dengan otak. Sehingga saraf otak mengalami kelumpuhan secara tiba-tiba dan bersifat sementara. Mungkin anda pernah merasa pusing, mual dan bahkan pingsan setelah berdiri terlalu lama. Itulah yang disebut hipotensi dimediasi. Kondisi seperti ini umumnya sering terjadi pada orang-orang yang masih muda.

  • Anemia

Anemia merupakan penyakit yang menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah. Karena sel darah merah dalam tubuh cenderung dibawah ukuran normal, maka secara otomatis tekanan darah menjadi lebih rendah.