Berbagai Manfaat Dari Zat Besi Untuk Kesehatan

mineral besi

mineral besi

Zat besi sangat berhubungan dengan pertumbuhan tubuh manusia serta memelihara kesehatan manusia secara menyeluruh.

Zat besi merupakan komponen protein yang sangat dibutuhkan untuk metabolism tubuh serta dibutuhkan untum proses produksi sel darah merah. Tubuh kita mampu menjaga penggunaan zat besi yang nantinya digunakan untuk mengurangi dampak dari anemia, apabila asupan zat besi kita berkurang.

Di dalam tubuh kita, sekitar 70% zat besi dapat ditemukan dalam hemoglobin maupun myoglobin. Hemoglobin merupakan pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh, sementara myoglobin bertugas mengangkut, menerima, menyimpan, serta melepas oksigen dalam sel tubuh.

Sekitar 5% dari zat besi nantinya diubah menjadi komponen dari berbagai protein serta dalam reaksi enzimatik tertentu dalam tubuh. Dan sekitar 25% dari zat besi disimpan dalam ferritin yang ada dalam sel dan beredar dalam aliran darah.

Ferritin akan menyimpan zat besi sebagai cadangan saat dibutuhkan. Ferritin mampu menyimpan zat besi selama 3 tahun lamanya pada pria, sedangkan pada wanita ferritin akan menyimpan zat besi selama 1 tahun.  Maka dari itu, wanita lebih rentan mengalami anemia dari pada pria.

Kekurangan zat besi mampu menyebabkan kelelahan yang parah, kelemahan serta penyakit tertentu. Seseorang yang kekurangan zat besi tidak mampu melakukan fungsi tubuhnya secara optimal. Wanita dan anak-anak sangat membutuhkan zat besi untuk mendukung kesehatan tubuhnya.

makanan yang mengandung zat besi

makanan yang mengandung zat besi

Kekurangan zat besi yang parah mampu menyebabkan penyakit kulit yang parah, kerapuhan pada kuku serta mengganggu kesehatan daerah mulut dan lidah. Proses enzimatik yang membutuhkan besi dan protein tidak dapat terjadi, sehingga metabolism tubuh cenderung lambat dan mampu menyebabkan kematian. Anemia juga dianggap sebagai tanda dari kurang gizi yang sangat umum terjadi.

Berbagai macam kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, sereal, roti gandum, daging merah, telur, lobak, bayam, brokoli, kentang, kubis, artichoke, semangka serta buah-buahan kering, umumnya kaya akan zat besi. selain itu anda juga bisa mendapatkan zat besi dari mengkonsumsi suplemen.

Kebanyakan pengidap anemia dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi dan mengkonsumsi suplemen zat besi. Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin C juga dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh.

Berbagai manfaat dari zat besi untuk kesehatan tubuh kita, meliputi:

  • Pembentukan hemoglobin

Fungsi utama dari zat besi adalah membentuk hemoglobin. Zat besi ikut memberikan warna gelap pada darah serta membantu mengangkut oksigen ke sel-sel tubuh. Hemoglobin tambahan sangat diperlukan karena manusia cenderung kehilangan darah seperti luka pada bagian luar maupun dalam tubuh. Wanita setiap bulan akan mengalami siklus menstruasi yang menyebabkan ia mengidap anemia daripada pria.

  • Menjaga fungsi otot

Zat besi merupakan komponen penting untuk menjaga kesehatan otot. Zat besi ada di dalam jaringan otot serta ikut menyuplai oksigen yang diperlukan saat kontraksi otot. Tanpa zat besi, maka otot cenderung kaku dan lemah. Maka dari itu, orang-orang yang mengidap anemia cenderung mengalami kelemahan otot.

  • Menjaga fungsi otak
organ otak

organ otak

Zat besi ikut menyuplai oksigen yang dibutuhkan oleh organ otak. Aliran oksigen dalam organ otak akan merangsang aktivitas kognitif serta membantu menciptakan alur saraf yang baru untuk mencegah terjadinya gangguan kognitif, seperti demensia maupun penyakit Alzheimer.

  • Mencegah sindrom kaki gelisah

Kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab dari terjadinya sindrom kaki gelisah. Banyak penelitian yang menemukan bahwa sindrom kaki gelisha sangat berkaitan dengan kekurangan zat besi. mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan penggunaan suplemen zat besi mampu menyembuhkan sindrom kaki gelisah. Sindrom kaki gelisah sangat erat kaitannya dengan kejang otot, yang merupakan salah satu gejala dari kekurangan zat besi.

  • Mengatur suhu tubuh

Zat besi juga digunakan untuk mengatur suhu tubuh. Menjaga kestabilan suhu tubuh akan membuat berbagai enzim dan fungsi metabolism tubuh menjadi lebih efisien.

  • Pengangkut oksigen

Zat besi berfungsi sebagai pengangkut oksigen keseluruh jaringan dan sel tubuh. Oksigen sangat diperlukan oleh semua system organ dalam melakukan semua tugasnya secara optimal.

  • Mencegah anemia defisiensi besi

Zat besi sangat membantu dalam pengobatan penyakit anemia defisiensi besi. penyakit anemia defisiensi besi merupakan hasil dari kekurangan zat besi. Penyakit anemia defisiensi besi merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya yang telah mempengaruhi jutaan orang diseluruh dunia.

  • Mempercepat penyembuhan penyakit kronis

Zat besi juga mempercepat penyembuhan berbagai gangguan kronis, seperti anemia gagal ginjal, penyakit pada usus maupun masalah eksresi.

  • Sintesis neurotransmitter

Zat besi ikut berperan dalam sintesis berbagai neurotransmitter yang penting, seperti dopamine, neropinefrin serta serotonin. Zat besi memainkan peranan yang penting dalam semua kegiatan yang melibatkan neuron dan organ otak.

  • Mencegah kelelahan kronis
kelelahan

kelelahan

Kelelahan kronis umumnya disebabkan karena kurangnya zat besi. Kekurangan zat besi mampu menyebabkan kelelahan karena merupakan komponen yang penting dalam pembentukan hemoglobin. Jadi, untuk mencegah kelelahan kronis, sebaiknya konsumsilah makanan yang banyak mengandung zat besi.

  • Menjaga system kekebalan tubuh

Zat besi juga berperan dalam menjaga system kekebalan tubuh manusia. Kebutuhan akan zat besi yang selalu tercukupi mampu melawan berbagai jenis penyakit maupun infeksi. Tanpa zat besi, maka tidak ada hemoglobin, tanpa hemoglobin maka tidak aka nada oksigen.  Oksigen juga diperlukan untuk memperbaiki jaringan, organ maupun sel tubuh yang rusak.

  • Mencegah insomnia

Zat besi juga dapat mencegah terjadinya insomnia, dengan cara meningkatkan kualitas tidur.zat besi dibutuhkan dalam proses pembuatan sel darah merah. Dengan jumlah sel darah merah yang tepat, nantinya akan mencegah terjadinya fluktuasi tekanan darah. Fluktuasi tekanan darah sering membuat orang terjaga dari tidur di malam hari.