Berbagai Penyebab Dari Berkurangnya Konsentrasi

kurang konsentrasi pada anak

kurang konsentrasi pada anak

Kita semua tentunya pernah mengalami berkurangnya konsentrasi. Dengan berkurangnya konsentrasi, maka kita akan semakin sulit untuk focus pada apa yang kita kerjakan.

Ketika konsentrasi mulai berkurang, maka semua hal akan seolah-olah tampak sulit sekali untuk diselesaikan. Banyak orang yang sering mengalami kesulitan atau berkurangnya konsetrasi.

Berkurangnya konsentrasi tidak hanya terjadi orang tua saja, namun bisa juga terjadi pada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Umumnya kurang focus lebih disebabkan oleh berkurangnya konsentrasi.

Mempertahankan konsentrasi sangatlah diperlukan dalam berbagai kondisi. Karena, ketika seseorang mengalami kurang konsentrasi akan menyebabkan berbagai macam hal yang merugikan dan bisa saja berakibat fatal.

Berbagai penyebab dari berkurangnya konsentrasi, meliputi:

  • Pola makan yang tidak sehat

Pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan terjadinya kolesterol tinggi, hipertensi maupun obesitas. Kolesterol tinggi, hipertensi maupun obesitas mampu mempengaruhi fungsi kognitif maupun kesehatan organ otak. Maka dari itu, sebaiknya ubahlah pola makan anda. Perbanyak konsumsi buah, sayur, kacang-kacangan serta biji-bijian yang baik sekali untuk menjaga kesehatan otak.

  • Depresi maupun stress
stres

stres

Depresi yang berkepanjangan akan menyebabkan stress yang nantinya akan mempengaruhi daya konsentrasi. Berbagai macam tekanan dalam pekerjaan maupun keluarga memang sulit sekali untuk dihindari. Namun sebaiknya jangan biarkan hal seperti ini terjadi secara berlarut-larut. Luangkanlah waktu anda untuk bersantai sejenak untuk mengurangi depresi maupun stress yang anda rasakan. Ketika beban pikiran anda mulai berkurang, maka konsentrasi anda akan pulih kembali.

  • Olahraga

Menghabiskan waktu terlalu lama tanpa diimbangi dengan berolahraga juga dapat mengurangi konsentrasi. Maka dari, sebaiknya luangkan waktu sejenak untuk berolahraga maupun melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Anda bisa bersepeda, jalan kaki maupun berlari-lari kecil selama 30 menit. Olahraga dipercaya sejak dulu mampu meningkatkan ketajaman konsentrasi.

  • Terlalu banyak kegiatan yang dilakukan

Melakukan banyak pekerjaan sekaligus akan membuat konsentrasi menjadi berkurang dan bahkan membuat anda mudah lupa. Melakukan banyak pekerjaan sekaligus akan membuat konsentrasi menjadi terpacah-pecah. Maka dari itu sebaiknya dahulukan pekerjaan yang paling penting.

  • Obat-obatan

Mengkonsumsi obat-obatan tertentu mampu mempengaruhi mood serta konsentrasi kita. Beberapa obat-obatan jenis obat tidur, obat anti depresan maupun obat penenang, mampu menurunkan konsetrasi secara perlahan. Sebaiknya konsultasikan pada dokter anda tentang pengaruh dari obat yang anda gunakan dengan tingkat konsentrasi anda.

  • Ketidakstabilan hormone

Ketidakstabilan hormone sering kali dialami oleh para wanita yang telah memasuki masa menopause. Ketika seorang wanita memasuki masa menopause, ia akan mengalami kondisi “hot flushes” yang merupakan pertanda dari adanya perubahan level hormone, serta adanya peningkatan hormone gonadotropin.  

  • Tubuh yang telalu lelah
kelelahan

kelelahan

Melakukan banyak aktivitas yang menguras tenaga tanpa beristirahat, mampu mengurangi kemampuan otak untuk berkonsentrasi. Hal seperti disebabkan karena tubuh serta otak mengalami kelelahan, sehingga organ otak tidak mampu bekerja secara optimal.

  • Kurang vitamin

Kurang vitamin juga mampu menyebabkan turunnya fungsi organ otak. Penurunan fungsi otak akan menyebabkan konsentrasi kita menjadi ikut menurun. Vitamin B12 merupakan salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan untuk mencegah penurunan fungsi otak.

  • Kurang tidur

Tidur memiliki efek yang sangat baik untuk kesehatan serta mampu memperbaiki berkurangnya konsentrasi. Kurang tidur akan membuat tubuh cepat lelah dan terasa lemah. Anak-anak yang sulit tidur umumnya akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugasnya di sekolah. Tidur malam yang cukup juga mampu membuat anda lebih berkonsentrasi dalam menjalankan pekerjaan anda.

  • Kebiasaan buruk

Berbagai kebiasaan buruk, seperti merokok maupun minum minuman beralkohol, mampu mempengaruhi kesehatan serta konsentrasi. Selain itu, minuman beralkohol juga dapat mengurangi kesadaran seseorang secara signifikan. Kebiasaan buruk, seperti merokok maupun minum minuman beralkohol mampu meningkatkan resiko terjadinya degenerasi fungsi organ otak.

  • Anemia

Anemia merupakan suatu penyakit yang disebabkan kurangnya hemoglobin atau sel darah merah. Berkurangnya hemoglobin akan membuat penyaluran oksigen ke organ otak menjadi kurnag maksimal. Kurangnya oksigen dalam organ otak membuat konsentrasi ikut menurun.

  • Kurang cairan

Seperti tubuh kita, otak juga membutuhkan cairan yang cukup agar bisa bekerja secara optimal. Minum air putih yang cukup akan mencegah terjadinya dehidrasi serta ikut membantu kerja organ otak dalam berkonsentrasi.