Cara Alami Mencegah Kanker Prostat

tomat

tomat

Tomat merupakan jenis makanan yang baik bagi kita, khususnya bagi para pria.  Tomat mengandung banyak sekali nutrisi yang baik bagi kita. Berbagai nutrisi yang terkandung dalam tomat, meliputi protein, karbohidrat, lemak, vitamin B1, B2, B3, vitamin C, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, serat serta air.

Selain itu, tomat juga mengandung karoten yang berfungsi sebagai pembentuk provitamin A serta lycopen yang memiliki kemampuan mencegah kita dari serangan penyakit kanker. Lycopen tidak hanya ditemukan dalam tomat saja, namun juga dapat ditemukan pada buah atau sayur yang berwarna merah kekuningan.

Tomat sendiri sudah lama dianggap sebagai jenis makanan yang efektif untuk mencegah kanker, khususnya kanker prostat bagi para pria. Dalam 100 gram tomat terdapat 45902 mg lycopen.

Tomat segar merupakan jenis makanan yang kaya akan air, nutrisi serta akan membentuk sifat basa dalam tubuh kita, kecuali tomat yang dimasak. Maka dari itu, sebaiknya tomat yang sudah dimasak dapat dikonsumsi setelah makan atau ketika perut tidak dalam keadaan kosong. Mengkonsumsi tomat yang telah dimasak ketika perut masih kosong akan menyebabkan munculnya asam dalam lambung dalam jumlah banyak yang nantinya akan menyebabkan munculnya sakit maag.

kanker prostat

kanker prostat

Lycopen yang terkandung dalam tomat merupakan antioksidan yang baik untuk melawan penyakit kanker. Dalam tubuh kita, lycopen akan disimpan di dalam paru-paru, hati, usus besar sert kulit.

Lycopen yang terkandung dalam tomat terbukti mampu mencegah terjdinya kanker prostat pada para pria. Hal ini telah terbukti dalam sebuah penelitin yang dimuat dalam Asia PacificJournal of Clinical Nutrition. Penelitian tersebut melibatkn 130 orang pengidap kanker prostat yang diberi asupan makanan yang kaya akan lycopen.

Hasilnya, para peserta penelitian tersebut mengalami penurunan resiko perkembangan sel-sel kanker prostat sampai 82%. Selain banyak ditemukan dalam tomat, lycopen juga dapat ditemukan dalam buah pepaya, semangka maupun ikan salmon.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk mencegah munculnya kanker prostat, sebaiknya tomat direndam terlebih dahulu dalam air mendidih dalam waktu yang singkat sebelum dikonsumsi. Dengan cara pemanasan seperti ini akan membuat kandungan lycopen dalam tomat terlepas, sehingga nantinya akan lebih mudah untuk masuk kedalam tubuh.

Akan lebih baik lagi juga mengkonsumsi tomat yang sudah diolah terlebih dahulu seperti dibuat sup maupun pasta tomat.

Selain itu, sebaiknya kita menghindari berbagai makanan yang mengandung pengawet serta pewarna. Kandungan bahan pengawet maupun pewarna seperti formalin, rhodamin B maupun methanil yellow merupakan pemicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.

Dengan cara menghindari makanan maupun minuman yang mengndung bahan pengawet serta pewarna yang merupakan bahan kimia yang beracun, maka kita akan terhindar dari penyakit kanker. Berbagai bahan kimia cenderung bersifat karsinogenik atau memicu pertumbuhan sel-sel kanker.

Selain itu, lakukanlah pola hidup sehat. Jauhi kebiasaan merokok, tetap berolahraga rutin serta biasakan menjemur diri agar terkena sinar matahari pagi. Di dalam rokok, mengandung ratusan bahan yang berbahaya bagi tubuh kita. Sedangkan berolahraga secara rutin serta sinar matahari akan meningkatkan daya ahan tubuh kita.

Masalah prostat merupakan penyakit yang berbahaya bagi para pria terutama para pria yang sudah menginjak usia lanjut. Maka dari itu, tidak ada salahnya bila kita selalu berupaya untuk mencegh terjadinya kanker prostat sejak kita masih berusia muda.

Salah satu cara yang paling menyenangkan untuk mencegah munculnya kanker prostat adalah dengan memperbanyak konsumsi tomat serta kedelai.

produk kedelai

produk kedelai

Menurut sebuah penelitian, konsumsi tomat yang dikombinasikan dengan konsumsi kedelai akan memiliki efek yang lebih baik dalam hal pencegahan kanker prostat. Konsumsi tomat serta kedelai secara bersamaan akan memberi dampak yang lebih baik daripada dikonsumsi satu per satu.

Konsumsi tomat serta kedelai secara bersamaan seperti ini sesui dengan penelitian yang hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Cancer Prevention Research.  Penelitian yang diakukan di University of Illinois di Urbna-Campaign serta di Ohio State Univesity dengan cara melakukan percobaan pada tikus untuk menguji kemampuan dari kombinasi antara tomat serta kedelai. Para peneliti sebelumnya telah merekayasa gen dari tikus-tikus tersebut agar mengembangkan seuatu bentuk kaner prostat yang agresif.

Para peneliti memberi makan tikus-tikus tersebut dengan bubuk tomat yang dicampur dengan 2% kedelai, sedangkan tikus yang lain hanya diberi makan tomat maupun kedelai saja.

Hasilnya, tikus yang diberi makan bubuk tomat yang dicampur dengan kedelai mengalami 45% kanker prostat. Sedangkan tikus yang hanya diberi makan berupa tomat mengalami 61% kanker prostat, dan yang hanya diberi kedelai mengalami 66% kanker prostat.

Bila diaplikasikan pad amausa, hasil tersebut sama seperti mengkonsumsi 3 sampai 4 sajian tomat per minggu sert 1 sampai 2 sajian kedelai setiap hari. Sajian alami seperti menkonsumsi sup tomat dan diselingi dengan konsumsi susu kedelai akan semakin memberikan manfaat yang lebih baik. Alasannya, tomat serta kedelai memiliki efek yang sama baiknya untuk melawan kanker.