Cara Alami Mengurangi Keparahan Gangguan Bipolar

gambaran gangguan bipolar

gambaran gangguan bipolar

Salah satu gangguan mental yang sangat kompleks dan sering membuat salah paham adalah gangguan bipolar. Gangguan bipolar telah mempengaruhi 1 sampai 3% manusia di seluruh dunia. angka tertinggi pengidap penyakit gangguan bipolar ada di negara-negara barat.

Gangguan bipolar juga dianggap sebagai salah satu bagian dari depresi. Karena sering ditandai dengan keadaan atau suasana hati yang tak terkendali dan juga sering kali merasa depresi.  Selain depresi berkepanjangan, gangguan bipolar juga sering mengalami suasana hati yang berlebihan.

Ada pengidap gangguan bipolar yang merasa sangat gembira, dan tiba-tiba langsung berubah murung. Ada yang merasa dirinya kurang dihargai, tidak mampu terlibat dalam kegiatan-kegiatan social. Bahkan ada juga yang sangat depresi, sehingga ingin bunuh diri.

Seseorang yang telah didiagnosa secara jelas mengidap bipolar juga perlu melakukan rawat inap. Hal ini bertujuan untuk melindungi si pasien agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain yang ada disekitarnya.

Sampai saat ini penyakit gangguan bipolar masih menjadi teka-teki bagi masyarakat dan juga para peneliti. Ada banyak penelitian tentang gangguan bipolar dengan cara mempelajari lingkungan, fisiologis, neurologis serta ada tidaknya penyebab genetic pada pengidap gangguan bipolar.

Riwayat kesehatan keluarga, trauma sejak kecil, perawatan diri, pola makan yang salah, atau kelainan pada struktur otak bisa saja memicu munculnya penyakit gangguan bipolar.

Ada klasifikasi yang berbeda dari penyakit gangguan bipolar yang didefinisikan menurut jenis dan volume dari episode bipolar. Metode pengobatannya juga bervariasi tergantung dari diagnosis. Perawatan pengidap gangguan bipolar, meliputi psikoterapi yang dikombinasikan dengan anti-psikotik, antikonvulsan serta obat untuk menstabilkan suasana hati, contohnya benzodiazepine.

Berbagai macam obat-obatan kimia berpotensi menyebabkan munculnya ketergantungan pada si pengidap gangguan bipolar. Selain itu harganya juga relative mahal dan lumayan sulit didapat. Maka dari itu, banyak pengidap gangguan bipolar yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengobatan alternative.

Beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk mengurangi gangguan bipolar, meliputi:

  • Ginseng
suplemen ekstrak ginseng

suplemen ekstrak ginseng

Depresi seringkali berkaitan dengan lesu, kelelahan serta kelemahan yang membuat seseirang merasa sulit untuk mempertahankan kualitas hidup yang normal, mempertahankan pekerjaan maupun dalam berinteraksi secara social. Ginseng sejak zaman dahulu digunakan sebagai bahan baku untuk meningkatkan energy. Peningkatan energy dalam tubuh akan membuat anda merasa lebih mampu dalam melakukan berbagai hal dan menjalani hidup yang normal.

  • Ginkgo biloba

Ginkgo biloba dipercaya memiliki efek yang baik sekali untuk menjaga kesehatan system neurologis. Ginkgo biloba nantinya akan meningkatkan aliran darah yang menuju ke otak serta mampu mencegah penurunan fungsi kognitif yang juga sering muncul pada penyakit Alzheimer. Mengkonsumsi ginkgo biloba nantinya akan ikut menyeimbangkan suasana hati serta mengatur jalur kimia dalam organ otak.

  • Minyak ikan

Minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik sekali untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Banyak pengidap gangguan bipolar yang dianjurkan untuk mengkonsumsi minyak ikan. Mekanismenya masih belum bisa diketahui secara pasti, namun menurut penelitian gangguan bipolar juga berkaitan dengan omega 3. Gangguan bipolar sering terjadi pada orang-orang yang konsentrasi omega 3 dalam darahnya tergolong rendah. Orang-orang di Jepang yang sering mengkonsumsi ikan, sehingga jarang sekali ditemukan ada orang di Jepang yang mengidap gangguan bipolar.

  • Magnesium
makanan kaya magnesium

makanan kaya magnesium

Magnesium merupakan salah satu mineral yang penting menjaga kesehatan tubuh kita. tanpa kita sadari, magnesium mampu membuat kita tidur lebih nyenyak, mengurangi stress dan ikut mengurangi tingkat kecemasan. Semakin banyak aktivitas yang kita kerjakan mampu menguras persediaan magnesium dalam tubuh. Maka dari itu, perbanyak asupan makanan yang kaya akan magnesium, seperti alpukat, bayam, ikan, kacang kedelai, dan pisang.

  • Relaksasi

Ada banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dari relaksasi. Relaksasi mampu mengurangi racun yang menyebabkan stress, depresi maupun sulit tidur. Terapi relaksasi juga telah terbukti mampu mempengaruhi fungsi dari neurotransmitter dan meningkatkan produksi hormone dalam rubuh. Hal seperti ini tentunya akan ikut memperbaiki kondisi dari pengidap gangguan bipolar.

  • Tidur yang nyenyak

Kecemasan dan kelelahan merupakan dua gejala yang paling sering dialami oleh pengidap gangguan bipolar. Untuk itu, anda perlu memastikan bahwa anda dapat tidur dengan cukup selama 7 sampai 8 jam. Tidur yang cukup dan nyenyak akan membuat organ otak anda beristirahat dengan baik dan mampu memperbaiki dirinya sendiri secara lebih maksimal. Tidur nyenyak juga akan ikut mengurangi pengaruh negative yang dapat menyebabkan anda menjadi depresi.