Cara Alami Untuk Mencegah Asma

gejala asma

gejala asma

Penyakit asma bisa terjadi pada siapa saja serta dapat timbul kapan saja dan dimana saja. Seperti yang kita ketahui bersama, penyakit asma adalah suatu keadaan dimana seseorang akan mengalami sesak disertai dengan bunyi saat bernafas. Asma juga sering disertai dengan gejala seperti batuk.

Asma sering kali ditandai dengan adanya episode berulang dari mengi, sesak napas, dada terasa berat dan ketat serta batuk. Dahak bisa saja terbentuk di organ paru-paru, sehingga sulit sekali untuk dikeluarkan.

Selama masa penyembuhan setelah terjadinya serangkaian serangan, kemungkinan akan terbentuk lendir berwarna putih yang mirip dengan nanah karena tingginya kandungan sel darah putih yang dalam ilmu kedokteran disebut eosinophil.

Gejala dari asma umumnya akan semakin buruk ketika malam maupun pagi hari sebagai respon dari kegiatan seperti olahraga maupun karena udara yang dingin. Ada beberapa pengidap asma yang jarang menunjukkan gejala yang signifikan, namun ada juga pengidap asma yang menunjukkan gejala secara nyata.

Asma, umumnya muncul karena adanya interaksi berlebihan terhadap lingkungan maupun karena genetika. Kedua factor tersebut sangan mempengaruhi tingkat keparahan serta respon dari tubuh saat melakukan terapi.

Peningkatan kasus penyakit asma belakangan ini lebih disebabkan oleh adanya perubahan struktur dari factor epigenetic yang diwarikan oleh orang tua serta lingkungan hidup yang berubah-ubah.

Ada beberapa cara alami untuk mencegah asma, meliputi:

  • Menjaga kesehatan tubuh
olahraga lari

olahraga lari

Menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari pencegahan asma. Bila seseorang mengalami kurang gizi, bukan saja lebih mudah untuk terserang penyakit namun juga mudah sekali untuk terserang penyakit asma beserta komplikasi dari asma.

Cara untuk menjaga kesehatan tubuh, adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, memperbanyak minum air putih, istirahat yang cukup, rekreasi serta berolahraga secara teratur. Pengidap asma dianjurkan untuk banyak minum air putih, kecuali bila memang dilarang oleh dokter. Biasanya dokter akan melarang untuk memeprbanyak minum air putih, bila di pengidap asma mengidap penyakit lain, seperti penyakit jantung maupun penyakit ginjal yang berat.

Banyak minum akan mengencerkan dahak berlebihan yang berada dalam saluran pernapasan, sehingga dahak lebih mudah untuk dikeluarkan. Banyak pengidap penyakit asma yang mengalami dehidrasi. Hal ini disebabkan karena pengeluaran keringat yang terjadi secara berlebihan, kurang minum serta penguapan cairan yang berlebihan karena napas yang terlalu cepat dan berat.

  • Menjaga lingkungan tetap bersih

Lingkungan tempat pengidap asma akan sangat mempengaruhi timbulnya serangan penyakit asma.  Keadaan dalam rumah juga harus diperhatikan. Keadaan dalam rumah sebaiknya jangan terlalu lembab, dan perbanyak ventilasi agar bisa mendapatkan cukup sinar matahari.

Jaga saluran pembuangan air agar tetap lancar dan menjaga keadaan kamar tidur. Sebaiknya selalu bersihkan kamar tidur agar terhindar dari debu yang dapat menyebabkan serangan asma.

Bulu dari hewan peliharaan, asap rokok, semprotan anti nyamuk, semprotan rambut dan lain sebagainya, juga bisa menyebabkan asma. Lingkungan pekerjaan juga perlu diperhatikan dari debu dan factor pemicu asma lainnya.

  • Hindari factor pemicu

Factor pemicu dari asma biasanya adalah debu serta tunggau. Hewan peliharaan, seperti anjing, burung, maupun kucing perlu mendapat perhatian khusus. Selain itu binatang lain seperti kecoak maupun tikus juga dapat memicu terjadinya asma.

Infeksi oleh bakteri maupun virus pada saluran pernapasan juga dapat memicu terjadinya asma. Sebaiknya seseorang yang mengidap penyakit asma menjauhi orang-orang yang mengalami penyakit flu. Selain itu hindari tempat yang terlalu ramai atau terlalu sesak.

Hindari kelelahan yang berlebihan, kehujanan, penggantian suhu udara yang ekstrim, berlari-lari mengejar kendaraan umum atau olahraga yang melelahkan. Jika akan berolahraga, lakukan latihan pemanasan terlebih dahulu dan dianjurkan memakai obat pencegah serangan penyakit asma.

Berbagai zat yang merangsang, seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor, uap bensin, cat, polusi udara maupun zat-zat kimia yang beraroma keras juga harus dihindari. Obat-obatan seperti beta-bloker maupun aspirin juga harus dihindari. Zat pewarna serta zat pengawet juga mampu menimbulkan asma.

  • Konsumsi obat anti asma
perawatan asma

perawatan asma

Bila terjadi serangan asma tahap ringan, anda diperbolehkan untuk menggunakan obat bronkodilator dalam bentuk kapsul, kaplet maupun sirup. Namun bila gejalanya datang dan cepat hilang, menggunakan aerosol saja sudah cukup.

Pada serangan asma tahap berat, anda bisa menambah dosis obat, namun sebaiknya konsultasikan dahulu pada dokter ahli. Biasanya kombinasi dari 2 atau tiga macam obat akan membuat anda merasa lebih baik. Contohnya, anda menggunakan aerosol kemudian dikombinasikan dengan teofilin. Bila gejala tidak hilang anda bisa tambahkan dengan menggunakan kortikosteroid.

  • Menjaga pola makan

Makanan juga dapat mempengaruhi terjadinya asma. Untuk para pengidap asma, sebaiknya hindari makanan yang dapat meningkatkan produksi lendir, seperti tepung, permen, susu, serta nasi putih. Produksi lendir yang berlebihan akan membuat paru-paru anda menjadi terganggu saat anda bernapas.

  • Menjaga emosi

Penyakit asma dapat terjadi ketika anda tidak bisa mengontrol emosi anda dengan baik. Ketika anda sedang emosi, maka system pernapasan akan ikut terganggu serta napas anda menjadi cenderung tidak beraturan. Kondisi seperti ini akan menyebabkan system pernapasan menjadi lebih berat serta menjadi sulit untuk menghirup napas dengan baik.

Maka dari itu, sebaiknya anda mulai mengendalikan emosi anda. Menjaga lingkungan tetap asri dan hijau juga dapat menjaga tingkat emosi anda. Produksi oksigen yang dihasilkan oleh tumbuh-tumbuhan dalam lingkungan anda akan menyehatkan system pernapasan serta paru-paru anda.

  • Mengkonsumsi madu
madu hitam

madu hitam

Mengkonsumsi madu, khususnya madu hitam sangat baik untuk mencegah terjadinya asma. Konsumsi 1 sendok madu hitam sebelum tidur serta setelah bangun tidur akan baik sekali untuk menjaga kesehatan. Anda bisa melakukan cara seperti ini secara rutin untuk memperbaiki kondisi penyakit asma yang anda alami.

Mengkonsumsi madu secara rutin ditambah dengan olahraga paling tidak selama 30 menit setiap hari akan membantu memperlancar pernapasan anda.

  • Menjaga postur tubuh

Menjaga postur tubuh juga dapat mencegah terjadinya asma, khususnya bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Lakukan pergerakan atau melangkah secara perlahan untuk mengendalikan penyakit asma yang anda alami. Saat tidur usahakan untuk menggunakan bantal yang lebih tinggi untuk mengatur napas anda. Ibu-ibu yang sedang hamil sebaiknya jangan mengkonsumsi sembarang obat yang bisa berbahaya bagi janin. Sebaik konsultasikan ke dokter ahli untuk mengobati asma yang anda alami.