Cara Aman Mengonsumsi Kentang Goreng

Dalam hal cita rasa kentang goreng atau biasa disebut sebagai “French Fries” memiliki penggemar tersendiri yang jumlahnya tidak sedikit, namun di balik rasanya yang nikmat ternyata ada resiko kesehatan yang berbahaya jika kita mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.

Kentang goreng yang biasanya disajikan masih dalam wujud yang panas atau baru diangkat dari penggorengan biasanya disajikan di restoran atau stan kuliner di pusat perbelanjaan dan biasanya disajikan dengan menu tambahan seperti bumbu tabur, keju, saus, garam, sambal serta kecap.

Mengonsumsi kentang goreng bisa saja menimbulkan efek ketagihan karena rasanya yang sangat nikmat dimana bagian luar kentang goreng terasa renyah sedangkan bagian dalam kentang goreng terasa lembut dan menggoda.

Akan tetapi dengan alasan kesehatan maka aturan konsumsi kentang goreng memang tidak diperbolehkan dilakukan dalam jumlah yang berlebihan.

Biasanya di dalam 1 porsi menu kentang goreng yang disajikan di restoran mengandung sekitar 350 kalori dan jumlah ini termasuk tinggi sehingga anda harus berhati-hati jika mengonsumsi kentang goreng walaupun mungkin anda merasa ingin dan ingin untuk melahapnya karena rasanya yang enak dan nikmat.

cara-aman-mengonsumsi-kentang-goreng

Berdasarkan hasil dari sebuah penelitian disebutkan bahwa seseorang yang terlalu sering mengonsumsi kentang goreng bisa mengalami peningkatan berat badan sekitar 500 gr dalam setahun.

Jumlah tersebut ternyata lebih tinggi jika dibandingkan dengan peningkatan berat badan yang disebabkan oleh minuman yang manis.

Restoran fast food atau cepat saji biasanya menyediakan menu kentang goreng yang tinggi akan kalori namun di sisi lain juga mengandung 500 mg sodium.

Maka dari itu tidak mengherankan jika perut anda biasanya akan terasa kembung setelah mengonsumsi kentang goreng yang telah dibumbui dengan garam apalagi jika mengonsumsinya dalam jumlah porsi yang banyak.

Tingginya kadar garam dalam menu kentang goreng diyakini sebagai penyebab utama perut kembung bagi mereka yang mengalami perut kembung setelah mengonsumsi kentang goreng. kentang-goreng

Sebenarnya kandungan kalori kentang goreng bisa dibedakan menjadi dua kategori diantaranya lemak dan karbohidrat yang berasal dari proses penggorengan kentang yang menggunakan teknik perendaman dalam minyak (deep fry).

Menggoreng kentang goreng bisa menambahkan lemak jenuh walaupun digoreng dengan menggunakan lemak nabati ataupun lemak hewani walau berbeda jenis lemak.

Di sisi lain menggoreng kentang goreng dengan menggunakan minyak hidrogenasi (yaitu minyak hidrogen yang dicampur dengan minyak sayur) akan menghasilkan kandungan minyak lemak trans.

Sebagian restoran cepat saji biasanya sengaja menggunakan minyak lemak trans dengan alasan akan membuat kentang goreng bisa terasa renyah dalam waktu yang lebih lama.

Selain itu penggunaan minyak hidrogenasi bisa digunakan dalam waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan minyak sayur biasa sehingga hal ini akan menghemat pengeluaran kebutuhan belanja restoran.

Namun sayangnya keberadaan lemak trans bisa membahayakan kesehatan bagi mereka yang mengonsumsinya.

Seseorang yang mengonsumsi kentang goreng yang diproses dengan lemak trans bisa meningkatkan LDL (low density lipoprotein) yaitu kadar kolesterol jahat dan di sisi lain juga menurunkan HDL (high density lipoprotein) yaitu kadar kolesterol baik.

Jika anda memiliki kebiasaan mengonsumsi kentang goreng yang diproses dengan lemak trans dalam jangka waktu yang lama bisa meningkatkan resiko penyakit jantung.

Di samping itu kentang goreng juga mengandung senyawa kimia akrilamida dalam jumlah yang tinggi dimana hal ini berhubungan dengan meningkatnya resiko penyakit kanker.

 

Ubah Cara Memasak Kentang

Jika selama ini anda terbiasa untuk mengolah kentang dengan cara digoreng maka ubahlah cara memasak kentang dengan cara memanggang karena cara ini bisa lebih membakar lemak dan kalori, disarankan bagi seseorang yang memiliki penyakit jantung atau sedang menjalani program diet.

Mengolah kentang dengan cara dipanggang juga bisa membantu menurunkan resiko perut yang terasa tidak nyaman dan asam lambung yang disebabkan oleh makanan yang berlemak dan berminyak

Untuk menentukan atau mengkalkulasi kalori kentang yang akan dimasak faktor yang utama adalah anda harus mengetahui berapa kebutuhan harian kalori anda.

Demi alasan kesehatan disarankan untuk mengolah kentang dengan cara dipanggang daripada dengan cara digoreng.

Kalau anda ingin menikmati kentang goreng maka disarankan untuk mengolahnya dengan menggunakan minyak zaitun yang dikenal sangat baik untuk kesehatan organ jantung.

Caranya cukup mudah yaitu oleskan 2 sendok makan minyak zaitun pada kentang yang telah dipotong sebelum dipanggang.

manfaat minyak zaitun

manfaat minyak zaitun

Jika anda ingin menikmati kentang panggang dengan jumlah kalori yang sangat minim maka anda bisa memanggang kentang dengan tidak menggunakan minyak sama sekali.

Sebagai pengganti minyak anda bisa menggunakan putih telur yang dikocok atau kaldu dari sayuran kemudian oleskan pada kentang yang akan dipanggang.

Panggang kentang selama beberapa menit hingga kentang terlihat berwarna kecoklatan dan mengeluarkan aroma yang lezat.

Sebagai pengganti garam anda bisa menggunakan berbagai bumbu rempah dapur sebagai penambah rasa seperti paprika, bawang putih, jinten, dan sebagainya.

Anda bisa mengganti penggunaan garam dengan menggunakan berbagai bumbu rempah dapur sehingga anda bisa terhindar dari resiko perut kembung setelah mengonsumsi kentang goreng.

Sebenarnya tidak ada salahnya untuk mengonsumsi kentang goreng hanya saja dikonsumsi dalam porsi yang wajar atau secukupnya dan tidak berlebihan.

Ada banyak pilihan cara aman menikmati kentang walaupun tidak dilakukan dengan cara menggoreng dimana cita rasanya tetap terasa enak dan anda bisa terhindar dari resiko kesehatan akibat mengonsumsi kentang goreng.

Sesuaikan selera makan anda dengan kondisi kesehatan anda, dan ada baiknya jika anda rutin berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan pengawasan yang tepat.