Cara Pencegahan Serta Penyebab Dari Insomnia

InsomniaJika anda ingin terhindar dari insomnia, maka cobalah untuk berolahraga secara teratur. Ada sebuah survei yang mengungkapkan bahwa orang yang berolahraga ringan secara teratur, umumnya memiliki kualitas tidur yang lebih baik daripada orang yang tidak berolahraga.

Di antara orang-orang yang mengatakan bahwa olahraga bisa memperbaiki kondisi insomnia umumnya melakukan olahraga ringan, moderat sampai berat selama 1 minggu. Sekitar 67% dari orang-orang tersebut melaporkan bahwa tidurnya terasa lebih nyenyak hampir setiap malam selama 1 minggu. Sedangkan mereka yang tidak berolahraga, hanya 39% saja yang melaporkan bahwa  mereka bisa tidur dengan nyenyak.

Survei tersebut melibatkan sekitar 1000 orang dewasa yang berumur 23 sampai 60 tashun. Lebih dari 50% nya merupakan orang-orang yang melakukan olahraga ringan secara rutin, 25% nya melakukan olahraga moderat, 18% pesertanya melakukan olahraga berat sedangkan 9% lagi pesertanya tidak berolahraga.

Olahraga ringan seperti berjalan, olahraga moderat seperti angkat beban serta yoga dan olahraga berat seperti lari jarak jauh, berenang serta bersepeda dalam jarak jauh. Para peserta dikelompokkan berdasarkan aktivitas fisik yang mereka lakukan paling sedikit 10 menit setiap harinya.

Seorang psikolog tidur yang bernama Liza Meltzer dari National Jewish Health di Denver yang tidak ikut terlibat dalam survei tersebut mengatakan, survei yang dilakukan oleh tim peneliti dari Natiuonal Sleep Foundation ini mendukung aturan klasik dari tidur yaitu orang yang selalu aktif akan dapat tidur lebih nyenyak dan terhindar dair insomnia.

Namun, penting juga artinya untuk menyadari bahwa survei ini hanya akan menemukan satu hubungan yang tidak bisa dibuktikan bahwa olahraga memang benar-benar bisa membantu masalah tidur yang dialami oleh seseorang. Ada kemungkin orang yang tidak bisa tidur nyenyak karena terlalu lelah untuk melakukan olahraga.

Meltzzer menyatakan bajwa ada beberapa keuntungan lain yang bisa didapatkan dari berolahraga untuk bisa mendapatkan tidur yang lebih baik, meliputi:

  • Olahraga secara teratur akan membuat waktu tidur dan bangun menjadi ikut teratur sehingga akan memperbaiki kualitas tidur dari seseorang
  • Olahraga secara teratur dapat menurunkan berat badan, sehingga memperbaiki serta mencegah munculnya sleep apnea atau napas yang terhenti saat tidur yang biasanya sering dialami oleh orang-orang yang mengalami obesitas.

Selain itu, kita sebaiknya jangan terlalu sering menyalahkan stres sebagai satu-satunya penyebab insomnia. Berbagai jenis makanan dan minuman sebenarnya juga bisa ikut mempengaruhi keadaan kita seperti menyebabkan insomnia yang sekarang ini sering dialami oleh orang-orang.

Sebaiknya mari kita mengenalu berbagai jenis asupan makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya kita hindari yang bisa menyebabkan munculnya insomnia.

  • Kafein
tes kadar kafein

tes kadar kafein

Kafein sering dijadikan teman baik untuk memulai hari sebelum beraktivitas. Sebab, kafein dapat menstimulasi atau merangsang pergerakan saraf sehingga menimbulkan peningkatan energi yang lebih banyak. Jika anda merasa perlu untuk mengkonsumsi kafein, sebaiknya konsumsi kafein sekitar 4 jam sebelum anda mulai tidur agar tidak terjadi insomnia.

  • Alkohol

Alkohol juga bisa mengganggu tidur serta dapat menyebabkan kita terbangun diantara jam tidur. Hal seperti ini pastinya akan menyebabkan kita tidak bisa mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.

  • Cokelat hitam

Cokelat hitam memang baik untuk kesehatan bila dikonsumsi secara wajar. Dalam cokelat hitam terkandung  berbagai senyawa, seperti feniletilamin, teobromin serta anadamin yang nantinya akan memaju denyut jantung akan lebih kuat sehingga dapat menyebabkan tidur kita terganggu.

  • Makanan yang tinggi lemak
makanan cepat saji

makanan cepat saji

Makanan yang tinggi lemak akan membuat pencernaan bekerja lebih berat sebelum tidur. Bila kita memaksakan diri untuk tidur setelah mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak, maka nantinya akan menyebabkan munculnya heartburn yaitru naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga nantinya bisa menyebabkan insomnia.

  • Daging merah

Daging merah juga dapat menyebabkan pencernaan bekerja lebih berat. Bila anda membutuhkan asupan protein, maka sebaiknya perbanyak konsumsi protein nabati atau makanan lein yang lebih mudah dicerna, seperti yoghurt.

  • Makanan manis

Makanan manis seperti kue, cake dan lain sebagainya termasuk permen, akan meningkatkan kadar gula darah sehingga energi dalam tubuh jadi semakin bertambah. Hal seperti nantinya pasti akan menyebabkan kita tidak bisa tidur sehingga muncullah yang dinamakan insomnia.

  • Makanan pedas

Makanan pedas sering dianggap memiliki manfaat yang baik yaitu dapat menyembuhkan dan menghangatkan tubuh,. Namun, makanan pedas juga dapat membuat perut menjadi panas sehingga kita jadi lebih sering terjaga saat kita sedang tidur.

  • Es krim

Sama dengan makanan manis, es krim jugta dapat meningkatkan kadar gula darah yang nantinya akan merangsang otak kita untuk tetap terjaga. Selain itu, bila simpanan gula dalam darah tidaks egera kita gunakan nantinya akan disimpan kembali oleh tubuh kita dan dirubah menjadi lemak.

  • Sayuran

Sayuran hijau baik untuk tubuh. Selain itu sayuran hijau klebanyakan memiliki efek diuretik atau peluruh aior seni. Hal seperti ini akan merangsang tubuh kita untuk lebih sering buang air kecil. Kita pasti tidak akan bisa tidur dengan nyenyak bila kita harus mondar-mandir ke kamar kecil.

  • Oat

Oat mengandung senyawa melatonin yang memang baik sekali untuk tidur. Namun sayangnya, oat juga mengandung serat larut yang tinggi yang efeknya berlawanan. Terlalu banyak mengkonsumsi oat sebelum tidur akan menyebabkan kita mengalami insomnia.