Cara Untuk Mencegah Aterosklerosis Secara Alami

Terjadinya aterosklerosis

Terjadinya aterosklerosis

Aterosklerosis adalah suatu kondisi dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyumbatan. Ketika sel-sel tubuh yang telah mati, kolesterol maupun trigliserida menumpuk dalam arteri maka mereka membentuk gumpalan dalam pembuluh darah.

Sel-sel darah putih dalam tubuh kita berusaha untuk memperbaiki kondisi ini, namun justru memperparah penyumbatan, sehingga pembuluh darah menjadi menyempit. Ketika pembuluh darah menyempit, maka organ jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah yang menyempit.

Hal ini nantinya akan menyebabkan tekanan darah semakin meningkat. Tekanan darah yang semakin meningkat akan menyebabkan stress pada system kardiovaskular. Bila gumpalan darah yang terbentuk dari sel-sel yang telah mati, kolesterol maupun trigliserida tadi menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, maka akan menyebabkan terjadinya serangan jantung maupun stroke.

Serangan jantung terjadi di dalam jantung, sementara stroke terjadi di otak. Gumpalan darah yang ada di bagian lain dalam tubuh dapat menimbulkan bahaya. Namun jantung dan otak merupakan daerah yang paling fatal dalam tubuh kita.

Untungnya, ada cara yang alami untuk menurunkan kadar trigliserida, mengurangi peradangan pada system kardiovaskular serta mengurangi penyebab mengerasnya pembuluh darah. Maka dari itu, aterosklerosis juga disebut dengan nama pengerasan arteri.

Mengubah kebiasaan serta pola makan juga ikut membantu dalam mencegah terjadinya aterosklerosis. Kita tidak perlu melakukan operasi karena akan membutuhkan biayanya yang sangat mahal.

Beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah aterosklerosis secara alami, adalah:

  • Minyak ikan

Minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang merupakan bentuk dari kolesterol baik atau HDL. Semakin banyak mengkomsumsi minyak ikan, akan menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh. Minyak ikan mampu mengatur keseimbangan kolesterol dalam system kardiovaskular serta mencegah terjadinya penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah.

  • Salmon
ikan salmon

ikan salmon

Salmon juga kaya akan asam lemak omega 3 yang mampu mencegah terjadinya aterosklerosis. Selain itu, salmon juga mengandung mineral yang baik, seperti selenium, kalium, fosfor, asam pantotenat serta kolin. Kalium merupakan vasodilator yang mampu mengurangi ketegangan pada system kardiovaskular dengan cara membuat pembuluh darah menjadi lebih tenang. Hal ini nantinya akan mampu menurunkan tekanan darah serta mencegah penyakit jantung coroner.

  • Kurangi daging merah

Mengurangi konsumsi daging merah merupakan hal yang penting dalam mencegah aterosklerosis. Berbagai vitamin, mineral, protein maupun serat yang ada dalam sayur dan buah lebih mudah untuk diserap oleh tubuh kita jika dibandingkan dengan yang ada di dalam daging merah. Selain itu, daging merah mengandung lemak yang nantinya mampu meningkatkan kadar trigliserida yang sangat buruk terhadap kesehatan kita.

  • Kurangi konsumsi makanan olahan

Mengurangi konsumsi makanan olahan juga diperlukan untuk mencegah terjadinya aterosklerosis. Makanan olahan kebanyakan mengandung lemak terhidrogenasi yang nantinya justru akan memperbanyak kadar lemak jenuh dalam tubuh. Maka dari itu, sebaiknya perbanyak konsumsi makan alami seperti buah dan sayuran.

  • Bawang

Keluarga bawang, seperti bawang putih, bawang merah maupun bawang bombai, mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita secara signifikan. Mengunyah bawang maupun menambahkan bawang dalam makanan yang kita konsumsi mampu mengurangi kadar kolesterol jahat. Bawang mengandung senyawa alicin yang memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

  • Bayam

Bayam merupakan jenis sayuran yang paling baik untuk mencegah terjadinya aterosklerosis. Bayam mampu menurunkan tekanan darah dengan cara menghambat enzim angiotensin yang nantinya akan membuat tubuh menjadi lebih tenang. Selain itu, bayam juga kaya akan selednium, mangan serta beta-karoten yang nantinya akan ikut membantu mengurangi penyumbatan pada pembuluh darah. Bayam juga mengandung senyawa anti-inflamasi yang mampu mengurangi peradangan pada pembuluh darah.

  • Kacang-kacangan
kacang-kacangan

kacang-kacangan

Sebagian besar kacang-kacangan kaya akan mineral kalium. Banyak orang berpikir bahwa pisang adalah makanan yang kaya akan kalium. Namun, kandungan kalium dalam kacang buncis justru lebih banyak daripada kandungan kalium dalam pisang. Dalam tubuh, kalium akan membantu menurunkan tekanan darah dnegan cara melebarkan pembuluh darah serta mengurnagi stress pada system kardiovaskular. Mengkonsumsi buncis akan baik sekali untuk mencegah aterosklerosis.

  • Olahraga secara rutin

Olahraga secara rutin akan ikut menjaga kesehatan jantung. Selain itu olehraga secara rutin juga mampu mengurangi penumpukan lemak dan trigliserida dalam tubuh. Olahraga secara rutin juga mampu memperlancar peredaran darah.Olahraga juga mampu memperbaiki system metabolism tubuh, sehingga lemak yang menumpuk dalam tubuh akan terbakar dan berkurang.  Hal tersebut akan membuat anda terhindar dari obesitas dan akan membuat tubuh anda selalu dalam kondisi sehat.

  • Berhenti merokok

Kebiasaan buruk seperti merokok, mampu mempercepat terjadinya penyempitan serta pengerasan pada pembuluh darah. Sehingga anda akan lebih berpotensi untuk mengembangkan aterosklerosis. Selain itu, kebiasaan merokok juga mampu mengganggu kerja dan kapasitas paru-paru, sehingga kadar oksigen dalam paru-paru menjadi berkurang.

  • Menjauhi minuman beralkohol dan minuman bersoda

Minum minuman beralkohol maupun minuman bersoda mampu mengembangkan aterosklerosis serta penyakit jantung. Menjauhi minuman beralkohol maupun minuman bersoda akan memperbaiki kesehatan jantung. Gantilah dengan minuman yang lebih sehat, seperti minum air putih. Memperbanyak minum air putih juga mampu memperbaiki profil kadar kolesterol jahat dalam tubuh.