Deteksi Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes merupakan suatu jenis penyakit yang sangat berbahaya karena penyakit ini bisa menimbulkan efek berantai dengan menjadi penyebab penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya.

Bila anda sering lapar, mudah haus, sering buang air kecil, susah tidur, sering mengalami kesemutan dan berat badan mengalami penurunan maka kemungkinan besar anda mempunyai gejala penyakit diabetes.

Bila anda ingin memastikan apakah anda terkena diabetes atau tidak anda bisa melakukan pemeriksaan dengan melakukan tes darah atau tes urine di klinik dan rumah sakit.

Pada umumnya ada 3 metode untuk melakukan pengecekan penyakit diabetes, yaitu dengan melakukan tes darah, tes urine dan tes melalui glukometer.

Langkah-langkah harus dilakukan untuk menentukan penyakit diabetes pada seseorang bisa dilakukan dengan cara seperti di bawah ini, yaitu :

 

• Tes darah

Pada umumnya seseorang melakukan tes darah di laboratorium atau klinik yang dilakukan dengan dua sesi yaitu saat postprandial dan ketika puasa.

Kadar gula seseorang yang normal ketika melakukan puasa tidak sampai 100 mg/dl. Disebut pradiabetes apabila hasil tes menunjukkan kadar gula darah ada di kisaran 100-125 mg/dl. Dan disebut diabetes apabila  hasil tes kadar gula darah melebihi 126 mg/dl.

Dokter yang melakukan pemeriksaan akan melakukan dua tes darah yaitu FPG (Fasting Plasma Glucose ) atau glukosa plasma puasa dan OGTT (Oral Glucose Tolerance Test) atau toleransi glukosa oral. Pada pemeriksaan ini anda diwajibkan untuk berpuasa selama 8 jam sebelum melakukan FPG. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh mampu memproses metabolisme glukosa dengan baik.

Setelah melakukan FPG dokter akan melakukan OGTT dimana setelah anda melakukan puasa anda akan diminta untuk minum minuman yang mengandung kadar gula yang tinggi lalu diukur kembali dalam 2 jam kemudian. Jika kadar gula darah anda tidak normal maka anda mengalami “toleransi glukosa terganggu” atau pradiabetes.

 

• Tes Urine

Hampir sama dengan tes darah, tes urine pada umumnya seseorang melakukan tes urine di laboratorium atau klinik. Tes ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel urine yang akan disimpan ke dalam sebuah tabung kecil sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk mengetahui apakah seseorang mempunyai penyakit diabetes atau tidak dokter akan melakukan pemeriksaan kadar gula, albumin dan mikroalbuminurea.

 

• Glukometer

Tes ini bisa dilakukan di rumah dimana jari pasien akan ditusukkan sebuah jarum lalu darahnya diambil untuk sampel darah. Lalu sampel darah yang diambil akan diletakkan ke mesin glukometer melalui sebuah celah kecil pada mesin.

Hasil tes glukometer tidak memiliki akurasi yang sempurna, namun hasil tes ini bisa dijadikan sebagai patokan bagi pasien untuk melakukan tes yang lebih lanjut di laboratorium atau rumah sakit apabila hasil tes menunjukkan bahwa ada indikasi gula yang tinggi.

Tidak sulit untuk menggunakan alat glukometer, selain itu alat ini  tidak menimbulkan rasa sakit saat pengambilan sampel darah.

 

Sebaiknya anda mengubah gaya hidup anda bila tidak ingin terkena diabetes atau ingin mengurangi dampak dari diabetes. Anda bisa melakukan diet ketat dan makan makanan sehat yang terdiri dari sayur-sayuran, buah-buahan. Selain itu hindari asap rokok, minuman yang mengandung alkohol.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik anda bisa minum Nectura Juice secara rutin untuk mengobati ataupun mencegah penyakit diabetes.