Faktor Penyebab Lupa

Setiap orang memiliki kemampuan daya ingat yang berbeda dimana ada seseorang yang memiliki kemampuan mengingat yang baik, namun ada pula yang memiliki kesulitan dalam mengingat sesuatu.

Mudah lupa bisa dialami oleh siapa saja dan segala usia, walaupun seseorang yang berusia lanjut memiliki resiko yang lebih besar.

faktor penyebab lupa

Berikut ini adalah faktor penyebab lupa yang biasa dialami oleh setiap orang, diantaranya :

  1. Pengaruh obat tertentu

Seseorang yang tadinya memiliki kemampuan memori otak yang normal bisa saja sewaktu-waktu memiliki kebiasaan susah mengingat dan mudah lupa akibat dirinya mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu.

Berikut ini adalah daftar obat yang diketahui bisa menurunkan kemampuan daya ingat, diantaranya :

  • Jenis obat antidepresan seperti Paxil (Paroxetine), Prozac (Fluoxetine ), Cymbalta (Duloxetine), Zoloff (Sertraline), Effexor atau Venlafaxine.
  • Jenis obat sakit perut seperti Cimetidine (Tagamet), Prevacid (Lansoprazole), Nexium (Esomeprazole) dan Prilosec (Omeprazole).
  • Jenis obat kandung kemih seperti Detrol, Detrusitol, Oxybutynin dan Trospium Darifenacin.
  • Jenis obat alergi yang mengandung Difenhidramin, Chlorpheniramine dan Brompheniramine.

 

  1. Stres dan Depresi 

    stress

    stress

Pada kenyataannya seseorang yang mengalami stres dan depresi mempunyai resiko yang besar untuk memiliki masalah terhadap kemampuan daya ingat dan yang terparah adalah memiliki resiko untuk terkena penyakit jantung atau stroke.

Ketika anda mengalami stres, otak akan mengalami kesulitan untuk mengirim data sehingga anda akan mengalami hilang ingatan jangka pendek dimana jika hal ini terjadi dalam waktu yang lama maka anda akan beresiko untuk terkena penyakit alzheimer dan dimensia.

Sedangkan korban kekerasan yang mengalami trauma memiliki resiko yang besar untuk mengalami stres dimana bagian otak yang disebut dengan hippocampus akan menyusut dan kondisi ini bisa membuat dirinya sulit berkonsentrasi dan mengingat sesuatu.

 

  1. Otak Kurang Mendapatkan Pasokan Oksigen

Supaya bisa berfungsi dengan normal maka otak membutuhkan asupan nutrisi yang bisa diperoleh dari makanan, selain itu juga membutuhkan asupan oksigen yang bisa diperoleh dari saluran pernafasan yang kemudian disuplai ke seluruh tubuh melalui darah.

Lancar atau tidaknya pasokan oksigen menuju otak dipengaruhi oleh kelancaran dari peredaran air dan darah dalam tubuh.

Cara bernafas yang baik adalah menghirup nafas yang dalam, ditahan sebentar kemudian dihembuskan dan dilakukan secara teratur.

 

  1. Kurang Tidur

Kurang tidur bisa membuat otak tidak bisa berfungsi dengan optimal dimana seseorang yang kurang tidur biasanya mudah lupa dan bingung.

Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik disarankan untuk tidur setidaknya 8 jam per hari dan tidak ada suara berisik yang bisa mengganggu kenyamanan pada saat tidur.

 

  1. Kebiasaan Minum Alkohol

Memiliki kebiasaan minum alkohol bisa memberikan dampak yang buruk terhadap daya ingat seseorang karena alkohol bisa merusak sel-sel otak dan menekan sistem saraf pusat.

Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan mengalir melalui darah menuju otak kemudian merusak fungsi sel-sel otak dan sel-sel lain yang ada di dalam tubuh.

Mengonsumsi minuman beralkohol walau hanya sedikit sudah bisa menyebabkan menurunnya kemampuan daya ingat, sedangkan bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak bisa menyebabkan pingsan dan hilang ingatan.

 

  1. Kebiasaan Merokok perokok pasif

Sepertinya hampir semua orang telah mengetahui bahwa kebiasaan merokok bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti sakit paru-paru, sesak napas, impoten, menurunkan daya ingat dan konsentrasi.

Maka dari itu tidak mengherankan bahwa perokok aktif walaupun masih berusia muda biasanya memiliki kecenderungan mudah lupa dan sulit berkonsentrasi.

 

  1. Stroke

Penyakit stroke bisa membuat pembuluh darah menuju otak tersumbat dimana hal ini bisa mengakibatkan kemampuan berpikir dan bergerak mengalami kemunduran.

Namun ada juga kondisi dimana seseorang yang mengalami penyumbatan aliran darah akan tetapi masih belum menunjukkan tanda-tanda bahwa dirinya mengalami stroke.

 

  1. Infeksi Pada Otak

Adanya infeksi pada otak bisa mengakibatkan seseorang mengalami pingsan, mempengaruhi kesadaran, organ penglihatan dan pendengaran mengalami gangguan, anggota badan tidak berfungsi dengan baik dan memori atau daya ingat mengalami gangguan.

 

  1. Sedih atau Frustasi

Seseorang yang mengalami kesedihan yang mendalam atau frustasi biasanya akan mengalami kemampuan memori dan daya ingat yang menurun, misalnya merasa merasa frustasi karena di-PHK, kehilangan seseorang yang dicintai dan sebagainya.

 

  1. Gegar Otak

Gegar otak sendiri adalah kondisi dimana terjadinya benturan keras pada kepala yang pada akhirnya membuat otak kehilangan kesadaran atau hilang ingatan.

Biasanya gegar otak disebabkan oleh kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh dari tempat yang tinggi dan kepala sering kena hantaman yang keras, misalnya petinju.

Efek ringan pada gegar otak bisa ditandai dengan sering merasa bingung, namun efek yang berat bisa menyebabkan otak mengalami kerusakan permanen.

 

  1. Tumor Otak

Penyebab mudah lupa yang lain bisa disebabkan oleh tumor otak dimana penderita juga bisa mengalami penurunan fungsi pendengaran, penglihatan, penciuman, mudah merasa mengantuk dan merasa linglung.

Tumor otak bisa disebabkan oleh kepala yang terkena benturan keras yang membuat jaringan otak mengalami trauma hingga akhirnya muncul jaringan abnormal yang berubah menjadi tumor.

Bisa juga disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok atau sering mengonsumsi gorengan yang diolah dengan menggunakan minyak goreng yang digunakan berulang-ulang (minyak jelantah).

 

  1. Penyakit Tiroid

Tiroid merupakan sebuah kelenjar yang ada pada bagian tenggorokan dan berfungsi mengatur hampir semua proses metabolisme yang ada pada tubuh.

Pada saat kelenjar tiroid mengalami kerusakan maka biasanya anda akan mudah mengalami kondisi dimana suhu badan anda terasa terlalu dingin atau terlalu panas, kemampuan daya ingat menurun, mudah merasa cemas dan depresi.

Kadar tiroid yang terlalu tinggi atau terlalu rendah pada seseorang bisa memberikan pengaruh seperti mudah lupa atau pikun.

Penyakit kelenjar tiroid bisa terjadi pada segala usia dan untuk mencegah terjadinya penyakit ini anda bisa melakukan diagnosis awal.

 

  1. Diabetes diabetes gestational thumb

Salah satu dampak negatif dari penyakit diabetes adalah menurunnya kemampuan otak untuk menyimpan data atau mengingat.

Diagnosis diabetes sejak dini yang disertai dengan pengobatan bisa memperbaiki daya ingat yang menurun serta mencegah resiko kerusakan yang lebih parah.

 

  1. Tubuh Kekurangan Vitamin B12

Menurunnya daya ingat juga bisa disebabkan oleh tubuh yang kekurangan vitamin B12, dimana vitamin ini berfungsi untuk menjaga sistem peredaran darah dan kesehatan otak.

Biasanya seseorang yang sedang menjalani program diet rentan untuk kekurangan vitamin B12, sedangkan sumber vitamin B12 bisa diperoleh dari makanan yang terbuat dari daging, telur, ikan, daging unggas dan susu.

 

  1. Mengonsumsi Gula Secara Berlebihan

Terlalu banyak mengonsumsi gula atau makanan yang manis bisa membuat proses penyerapan protein dan nutrisi pada tubuh menjadi terganggu dimana hal ini bisa mengakibatkan gizi menjadi tidak seimbang dan dampaknya adalah mudah lupa karena terganggunya perkembangan otak.

 

  1. Terlalu Banyak Makan

Jika anda terlalu banyak makan terutama yang tinggi akan kandungan lemak dan kolesterol maka akan mengakibatkan lemak menumpuk dan menghambat peredaran darah pada pembuluh darah, dampaknya tentu saja akan mengganggu kinerja otak termasuk kemampuan memori otak untuk mengingat.

 

  1. Jarang Sarapan

Salah satu manfaat dari sarapan adalah menjaga kestabilan gula dalam darah, dan jika anda sering melewatkan sarapan maka tentu saja otak akan mengalami penurunan fungsi termasuk mudah lupa karena otak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan.