Gejala dan Penyebab Kapalan

Pengertian Kapalan

Kapalan (Callvus) merupakan sebuah istilah penyebutan terhadap kondisi gangguan kulit yang biasanya lebih sering menyerang bagian-bagian tertentu pada kulit manusia, misalnya pada bagian jari, kaki dan tumit.

Pada saat seseorang mengalami kondisi kapalan maka biasanya dirinya akan mengalami kondisi yang tidak nyaman dimana biasanya dirinya akan merasakan nyeri pada bagian tubuh yang mengalami kapalan.

Sebenarnya kapalan merupakan bagian dari reaksi alami tubuh untuk melindungi bagian kulit tertentu jadi jika diperjelas maka kapalan terjadi akibat kulit yang mengeras atau mengalami penebalan akibat terjadinya gesekan atau tekanan yang berlebihan pada bagian kulit tersebut.

Biasanya semakin lama kapalan yang menempel pada kulit maka kapalan tersebut akan terlihat berubah warna menjadi hitam atau kekuningan.

Tidak jarang bagian kulit yang mengalami penebalan atau kapalan akan menjadi lebih mudah terasa sensitif terhadap rangsangan dari luar.

Bagian tubuh yang paling sering mengalami kapalan biasanya adalah telapak kaki karena bagian tubuh ini selalu menahan semua bagian tubuh pada saat kita melakukan aktivitas.

 

Gejala Kapalan Gejala dan Penyebab Kapalan

Sebenarnya kulit merupakan bagian tubuh yang elastis dan lembut terutama pada manusia yang masih muda misalnya seperti bayi.

Karena bayi memiliki kulit yang halus dan lembut maka bayi memiliki sensivitas yang tinggi terhadap rangsangan dari luar sehingga jika ada sentuhan yang kasar maka kulit bayi akan mudah mengalami luka.

Seiring dengan masa pertumbuhan manusia maka kulit tubuh akan mengalami penebalan dan akan menjadi lebih kuat atau tahan ketika mendapatkan rangsangan dari luar.

Namun jika seseorang mengalami kondisi dimana setiap hari melakukan aktifitas fisik yang membuat tangan dan kakinya terus bekerja secara keras maka tubuh dan kulit akan melakukan adaptasi supaya tidak mudah mengalami luka, misalnya dengan menebalkan dan mengeraskan kulit.

Maka dari itu tidak mengherankan jika seseorang yang sering melakukan aktifitas fisik yang berat cenderung memiliki kulit yang keras dan munculnya pigmen yang lebih tua pada telapak kaki atau tangannya.

Ada sebuah kondisi atau ciri dimana seseorang bisa disebut mengalami gejala kapalan, diantaranya :

  • Kulit terlihat pecah-pecah dan kering
  • Pada bagian bawah kulit terasa sakit dan nyeri ketika disentuh
  • Ada sebagian daerah kulit yang terlihat mengalami penebalan atau pengerasan
  • Adanya benjolan yang mengeras pada permukaan kulit

 

Penyebab Kapalan kaki kapalan

Di atas telah dijelaskan bahwa salah satu hal utama yang bisa menyebabkan kapalan adalah karena seringnya terjadi gesekan atau tekanan pada bagian tubuh tertentu terutama pada permukaan kulit.

Namun ada juga penyebab lain yang bisa memicu terjadinya kondisi kapalan, selain dari gesekan atau tekanan pada permukaan kulit.

Kapalan bisa terjadi ketika berat badan memberikan tekanan berlebihan pada salah satu area dibagian kulit dan bagian kulit inilah yang nantinya cenderung mengalami perubahan yaitu mengalami penebalan atau pengerasan.

Kulit mengalami pengerasan untuk melindungi jaringan yang ada dibagian bawahnya dimana bagian tubuh yang sering mengalami kondisi ini adalah telapak kaki atau telapak tangan.

Kesimpulannya adalah segala aktifitas fisik yang bisa memberikan tekanan pada bagian kulit dan terjadi secara berulang maka hal ini bisa memicu terjadinya kapalan.

Namun ada beberapa kondisi dimana kapalan bisa terjadi akibat dipengaruhi oleh jenis atau tipe kulit seseorang, termasuk dengan gejala yang menunjukkan bahwa dirinya mengalami kelainan tulang.

Untuk seseorang yang sudah memasuki usia lanjut biasanya juga memiliki resiko yang tinggi untuk mengalami kapalan karena berkurangnya jaringan lemak pada kulit.

Berikut ini merupakan penyebab kapalan diantaranya :

  • Seringkali Menggunakan Alat Musik Atau Menggunakan Peralatan Tangan

Sering menggunakan alat musik yang harus menggunakan jari atau tangan, termasuk dengan memiliki kebiasaan menulis dalam waktu yang lama bisa memicu terjadinya resiko kapalan.

Maka dari itu tidak mengherankan jika seseorang yang berprofesi sebagai penulis dan pemusik biasanya cenderung memiliki jari tangan yang kapalan.

 

  • Mengenakan Sepatu yang Tidak Nyaman sepatu longgar

Kaki bisa mendapatkan tekanan yang besar apabila anda sering menggunakan sepatu yang terlalu sempit atau sepatu yang memiliki hak terlalu tinggi.

Sama halnya jika anda menggunakan sepatu yang terlalu longgar karena hal ini juga bisa memicu resiko kaki anda untuk mengalami kondisi kapalan karena kaki anda akan sering bergesekan dengan bagian dalam sepatu.

Jika anda sering tidak menggunakan kaus kaki pada saat menggunakan sepatu maka hal ini juga bisa meningkatkan resiko kaki untuk mengalami kapalan.

Pada bagian tumit kaki biasanya akan muncul pigmen warna kulit yang gelap yang juga disertai dengan kulit yang mengalami pengerasan dan penebalan.

 

  • Tidak Mengenakan Kaus Kaki

Dengan menggunakan kaus kaki yang nyaman maka akan membuat bagian kulit pada kaki anda terlindungi dari gesekan dengan bagian dalam sepatu.

Namun anda harus waspada karena kaus kaki dengan ukuran yang terlalu besar dari ukuran kaki juga bisa meningkatkan resiko kaki untuk mengalami kapalan.

 

  • Tidak Mengenakan Sarung Tangan

Penggunaan sarung tangan hampir memiliki kesamaan fungsi dengan kaus kaki yaitu untuk melindungi kulit pada bagian tangan dari terjadinya gesekan.

Penggunaan sarung tangan sangat disarankan terutama jika anda sering melakukan aktivitas berat yang mengharuskan anda untuk menggunakan jari dan tangan anda.

Semakin lama aktivitas fisik yang menggunakan tangan anda maka semakin besar pula resiko untuk mengalami kapalan.

 

 

Di atas telah disebutkan berbagai penyebab dan gejala dari kapalan, namun ada baiknya jika anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit bilamana anda mengalami kondisi kapalan namun tidak mengetahui penyebabnya.

Semakin cepat anda bertindak maka penanganan yang tepat akan bisa dilakukan dengan segera sehingga hal ini diharapkan bisa mencegah kondisi kapalan yang lebih parah.