Gejala Dan Penyebab Penyakit Jantung Rematik

gambaran jantung

gambaran jantung

Penyakit Jantung Rematik atau sering disingkat PJR, dalam ilmu kedokteran disebut dengan istilah RHD atau Rheumatic Heart Disease merupakan salah satu bentuk dari penyakit jantung yang sangat serius pada anak-anak serta remaja.

Penyakit jantung rematik disebabkan oleh adanya kerusakan pada seluruh bagian jantung serta selaput jantung. Penyakit jantung rematik adalah sebuah komplikasi dari penyakit demam rematik dan umumnya selalu terjadi setelah anak atau remaja mengalami serangan demam rematik.

Kasus kejadian penyakit jantung rematik sekarang ini telah berkurang dengan semakin meluasnya penggunaan obat antibiotic yang sangat efektif untuk melawan bakteri streptococcus yang merupakan penyebab dari penyakit demam rematik.

infeksi pada katup jantung

infeksi pada katup jantung

Demam rematik sendiri merupakan suatu peradangan yang timbul sebagai hasil dari infeksi pada tenggorokan atau faringitis yang tidak diobati atau tidak ditangani dengan benar. Peradangan karena infeksi pada tenggorokan ini nantinya akan meluas ke daerah sendi, kulit, otak serta jantung.

Apabila peradangan sampai meluas ke organ jantung, maka inilah yang disebut penyakit jantung rematik. Bila seorang anak atau remaja sampai mengidap penyakit jantung rematik, maka akan terjadi cacat permanen pada organ jantung, khususnya pada bagian katup jantung, bahkan adanya kerusakan pada otot jantungnya.

Bila sampai terjadi kerusakan secara permanen pada katup maupun otot jantung, maka akan sangat sulit sekali untuk disembuhkan hanya dengan cara pemberian obat saja. Karena, apabila bagian katup jantung mengalami kerusakan secara permanen, nantinya katup tersebut tidak mampu lagi untuk membuka dan menutup secara maksimal, sehingga nantinya akan mengganggu dan merubah jalan aliran darah.

Penyakit demam rematik umumnya sering terjadi pada anak-anak berusia 5 sampai 15 tahun. Jarang sekali ada kasus penyakit demam rematik yang terjadi pada anak dibawah umur 5 tahun maupun pada orang dewasa.

Beberapa gejala dari penyakit jantung rematik, meliputi:

  • Sesak napas, karena adanya gangguan pada organ jantung
  • Nyeri sendi yang berpindah-pindah
  • Adanya bercak-bercak berwarna kemerahan pada bagian kulit
  • Korea atau gerakan tangan yang tidak beraturan serta tidak terkendali
  • Adanya benjolan-benjolan kecil pada bagian bawah kulit
  • Rasa nyeri pada bagian perut
  • Berat badan berkurang
  • Demam tinggi
  • Rasa cepat lelah

Cara terbaik untuk bertahan dan pencegahan dari penyakit jantung rematik adalah dengan memberikan obat antibiotic yang sesuai dengan resep dokter untuk menghentikan perkembangan penyakit demam rematik.

Seseorang yang sudah pernah mengalami penyakit demam rematik lebih rentan terhadap serangan yang terjadi secara berulang-ulang serta rentan terhadap kerusakan jantung. Maka dari itu, seseorang yang sudah pernah mengalami demam rematik diharuskan untuk tetap minum antibiotic baik setiap hari maupun setiap bulan.

gejala demam rematik pada anak

gejala demam rematik pada anak

Bahkan seseorang yang pernah mengalami penyakit demam rematik akan mengembang penyakit lain yang disebut endocarditis infektif, yaitu suatu kondisi infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau mikroorgansime lain yang menyebabkan abses myocardium atau peradangan pada otot jantung serta gagal jantung.

Pada beberapa pengidap demam rematik akut akan terjadi kelainan katup jantung lainnya yang bisa menyebabkan gangguan pada katup jantung, CHF atau gagal jantung, serta pericarditis atau radang selaput jantung.

Bahkan penyakit jantung rematik masih merupakan penyebab dari penyakit jantung yang sering disebut dengan istilah mitral stenosis atau MS serta merupakan penyebab penggantian katup jantung pada orang-orang dewasa di Amerika Serikat.

Penyebab dari penyakit jantung rematik diperkirakan merupakan reaksi autoimun atau kekebalan tubuh yang disebabkan oleh adanya penyakit demam rematik. Infeksi bakteri streptoccus betta hemolitkus grup A pada bagian tenggorokan merupakan penyebab dari demam rematik serangan pertama maupun demam rematik yang terjadi secara berulang-ulang.

Penyakit ini erat kaitannya dengan infeksi saluran napas bagian atas dan berbeda dengan penyakit glomerulonephritis yang sangat berhubungan dengan infeksi bakteri streptococcus pada kulit maupun saluran napas. Jadi, penyakit demam rematik tidak berhubungan dengan infeksi streptococcus pada kulit.

Factor penyebab dari terjadinya penyakit jantung rematik terdapat pada diri atau individu itu dsendiri serta dari lingkungan disekitarnya.

Beberapa factor penyebab penyakit jantung rematik, meliputi:

  • Factor keturunan

Adanya antigen limfosit manusia atau HLA yang terlalu tinggi. Nilai HLA pada seseorang yang mengidap demam rematik menunjukkan adanya hubungan pada alloantigen sel B spesifik yang dikenal sebagai antibody monoclonal dengan status reumatikus.

  • Factor usia

Usia seseorang seperti merupakan factor predisposisi terpenting terhadap timbulnya demam rematik maupun penyakit jantung rematik. Penyakit ini sering terjadi pada anak-anak yang berusia 5 sampai1 5 tahun. Penyakit ini paling sering terjadi pada anak yang berusia 8 tahun. Penyakit ini tidak ditemukan pada anak berusia 3 sampai 5 tahun dan jarang sekali terjadi pada anak-anak yang berusia 3 maupun usia 20 tahun keatas.

  • Factor gizi

Keadaan gizi, pola hidup serta riwayat penyakit lain belum dapat memastikan apakah merupakan factor predisposisi timbulnya demam rematik. Namun anak-anak yang sehat secara jasmani dan selalu menjalani pola hidup yang sehat tentunya akan kebal terhadap penyakit ini.

  • Ras dan etnik

anak yang bahagiaDi Amerika Utara menunjukkan bahwa serangan penyakit demam rematik pertama maupun yang terjadi berulang-ulang kebanyak terjadi pada anak-anak kulit hitam. Namun data seperti ini perlu dikaji lebih dalam lagi, karena kemungkinan masih ada factor lain, misalnya factor lingkungan yang berbeda pada kedua golongan tersebut.

  • Jenis kelamin

Pada sebagian data penyakit demam rematik sering terjadi pada anak perempuan. Namun data secara keseluruhan tidak menunjukkan adanya perbedaan jenis kelamin.

  • Rekasi autoimun tubuh

Dari berbagai penelitian telah ditemukan adanya kesamaan antara polisakarida bagian dinding sel streptococcus beta hemolitikus grup A dengan glikoprotein dalam katup jantung. Kemungkinan hal inilah yang mendukung terjadinya miokarditis serta valvulitis pada demam rematik.