Gejala Sakit Perut

Gejala Sakit Perut

Sakit perut adalah salah satu gejala yang paling sering dialami oleh seseorang yang mengkonsumsi makanan yang tidak baik, tidak sehat atau bahkan mungkin beracun.

Sakit perut sendiri bisa berbeda-beda berdasarkan dari organ-organ yang mengalami masalah misalnya sakit maag, ataupun usus buntu.

Sakit perut merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami orang, namun cukup sulit untuk mengetahui penyebab dari sakit perut  karena tidak bisa mengenali gejalanya dengan baik.

 

Berikut ini adalah masalah kesehatan yang sering terjadi pada daerah perut yaitu :

  • Acid reflux (Gastro Esophageal Reflux Disease)

Acid reflux merupakan penyakit di mana asam yang berada di dalam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Gejala yang bisa dirasakan untuk penyakit ini adalah bagian bawah tulang dada terasa sakit atau panas seperti terbakar.

Gejala yang dirasakan akan semakin terasa sakit pada saat seseorang tersebut berbaring ataupun setelah selesai makan.

Bila gejala yang dirasakan masih terasa dalam satu minggu maka kemungkinan memiliki gastroesophageal reflux disease (GERD).

Jika terjadi beberapa kali dalam seminggu maka kemungkinan memiliki GERD (gastroesophageal reflux disease).

Untuk mengatasi penyakit ini anda bisa mengonsumsi obat yang bisa mengurangi produksi asam lambung. Jika anda tidak segera memeriksakan diri ke dokter ataupun mengobati penyakit ini maka dikhawatirkan anda akan terkena penyakit kanker esophagus.

 

  • Usus buntu

Kondisi ini bisa terjadi bila sebuah kantong kecil yang terdapat di usus besar (usus buntu) mengalami peradangan.

Gejala yang biasa dialami oleh seseorang yang mengalami usus buntu adalah adanya rasa sakit atau rasa yang tidak nyaman pada daerah sekitar pusar lalu menjalar sampai pada perut bagian kanan bawah.

Radang yang semakin bertambah parah akan membuat rasa sakit akan semakin memburuk seiring dengan bertambahnya waktu.

Sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter jika anda mengalami hal ini karena bisa membahayakan kesehatan anda.

Jika dokter bedah menilai bahwa radang sudah berbahaya maka dokter akan melakukan pengangkatan sebelum radang menjadi pecah yang bisa mengakibatkan bakteri yang ada di dalam radang keluar dan bisa mengancam kesehatan bahkan jiwa anda.

 

  • Batu empedu

Kondisi ini bisa terjadi bila terdapat gumpalan di dalam kantung empedu. Kantung empedu sendiri adalah organ yang mirip dengan buah pir yang menghubungkan antara hati dengan usus kecil dan bisa menyimpan cairan empedu untuk membantu proses pencernaan tubuh.

Pada umumnya berasal dari mengerasnya kolesterol serta cairan empedu setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi.

Walaupun kaum pria bisa terkena penyakit ini namun kaum wanita memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami kondisi ini.

Gejala yang biasa dirasakan oleh seseorang yang mempunyai batu empedu adalah bagian atas perut tengah terasa nyeri yang sangat tajam dan bisa menjalar hingga ke bawah tulang rusuk pada sisi sebelah kanan.

Biasanya gejala ini akan lebih terasa sakit setelah makan. Sebaiknya segera konsultasikan gangguan ini jika ternyata rasa sakit tidak kunjung hilang dalam beberapa jam ataupun disertai dengan muntah dan demam.

 

  • Sindrom iritasi usus besar atau Irritable bowel syndrome (IBS)

Sindrom iritasi usus besar bisa terjadi bila saraf yang berfungsi mengendalikan usus mengalami kerusakan.

Gejala yang biasa dialami oleh seseorang yang mengalami kondisi ini adalah perut terasa kembung, mual, sembelit, diare serta kram pada bagian bawah perut. Biasanya saat perut sedang bergerak gejala ini akan terasa berkurang.

Untuk mengatasi  sindrom iritasi usus besar anda harus melakukan pemeriksaan diri ke dokter di mana nantinya anda akan diberi resep obat antispasmodic yang berfungsi untuk mengatur impuls saraf serta mengurangi rasa tidak nyaman.

 

  • Tidak bisa mencerna laktosa (Intoleransi laktosa)

Intoleransi laktosa terjadi karena tidak memiliki atau kekurangan enzim yang berfungsi untuk mencerna laktosa. Laktosa sendiri adalah gula yang bisa ditemukan di dalam produk susu.

Gejala yang biasa dialami oleh seseorang yang mengalami kondisi ini adalah perut terasa kram, diare, mual ataupun kembung  setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung laktosa sekitar setengah jam hingga 2 jam.

Untuk mengatasi Intoleransi laktosa anda bisa mencoba untuk mengurangi kebiasaan mengkonsumsi minuman susu atau bisa juga menggantinya dengan sumber yang lain.

1 comment for “Gejala Sakit Perut

  1. Pingback: francisco

Comments are closed.