Jenis Biji-bijian, Kacang-kacangan Dan Buncis

biji dan kacang-kacangan

biji dan kacang-kacangan

Biji-bijian, kacang-kacangan dan buncis, mengandung banyak sekali zat gizi dan energi di dalamnya.

Biji-bijian dan kacang-kacangan memiliki kandungan minyak yang tinggi sehingga sulit dicerna jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Biasanya biji-bijian dan kacang-kacangan dikonsumsi dalam bentuk bakar. Biji-bijian dan kacang-kacangan yang memiliki rasa asin dan manis haruslah dihindari. Sebaliknya, buncis harus dimasak dan dikonsumsi seperti sayuran.

Ketiga jenis makanan ini semuanya merupakan sumber protein yang penting.

  • Buah Badam
buah badam mentah

buah badam mentah

Bersifat netral, dan manis.

Buah badam merupakan tanaman asli Afrika Utara dan Asia Barat. Ini merupakan keluarga kacang-kacangan yang paling tua dan paling luas pertumbuhannya.

Ada dua jenis buah badam: jenis manis yang dapat dimakan dan jenis pahit yang tidak dapat dimakan dan digunakan untuk kosmetik dan produksi minyak wangi. Kulit buah badam  yang keras dan berbentuk rata tersebut harus halus dan utuh dan tidak cacat.

Buah badam dapat dimakan mentah ataupun dibakar. Makanan ini kaya akan protein dan kalsium. Oleh karena itu, santan buah badam merupakan pengganti yang sangat baik bagi susu karena mengandung kalsium, magnesium, unsur-unsur trace seperti sulfur, sodium, zat besi, seng, mangan, tembaga, serta vitamin B dan E. Dari sudut pandang orang Cina, buah badam dapat melegakan paru-paru, mengurangi batuk dan asma, mengeluarkan dahak serta melumasi usus.

  • Buah Kenari

buah kenari mentahBersifat menghangatkan, manis dan asin.

Orang Yunani, Cina dan Jepang selalu menganggap buah kenari sebagai makanan yang sangat bergizi.

Buah kenari dapat menyehatkan ginjal, menyegarkan energi vital, memperkuat pencernaan, memperkuat Qi dan menahan batuk. Buah kenari dijual sebagai kacang-kacangan segar dalam kulitnya yang berwarna coklat.

Buah kenari semacam ini disebut buah kenari panggang. kulit kerasnya berwarna coklat kemerah-merahan yang cerah dan halus. Jika kulit luarnya rapuh atau kering, itu berarti buah kenari tersebut telah disimpan terlalu lama.

Buah kenari juga dijual dalam bentuk masih utuh dalam kulitnya yang keras atau kering. Biji buah kenari berwarna kuning pucat dan seperti ada bedaknya. Buah kenari dimakan setelah dimasak, dikukus atau dipanggang.

  • Biji Ginkgo

biji ginkgoBersifat astringen, manis dan pahit.

Biji tanaman ini agak beracun dan tidak boleh dimakan lebih dari 10 biji dalam sekali waktu.

Jangan membiarkan anak-anak memakannya terlalu banyak. Keracunan yang ditimbulkan oleh biji ini ditandai dengan muntah, demam dan dalam beberapa kasus yang serius, terjadi sawan. karena bersifat astringen, biji tanaman ini dapat dimakan oleh orang-orang yang menderita asma, batuk, leuchorrhea atau keputihan, ngompol serta oleh penderita TBC.

  • Biji Teratai
biji teratai

biji teratai

Bersifat netral dan manis.

Sisi luar biji teratai keras dan hitam, namun bila kulit kerasnya telah dibuang, biji yang ada di dalamnya memiliki lapisan merah dan berdebu. Sedangkan bagian isinya sendiri berwarna kuning pucat. Baunya agak wangi dan sedikit manis serta bersifat astringen. Pada bagian pusat bijinya terdapat embrio kecil berwarna hijau, bagian itulah yang disebut hati teratai.

Biji teratai – tanpa hatinya – dapat meningkatkan kesehatan limpa, memperbaiki jantung, ginjal dan menghentikan diare. Sebaliknya, hati teratai sangat pahit dan bersifat menyejukkan. Hati teratai dapat meredakan rasa panas seperti terbakar pada jantung dan dapat menghentikan pendarahan.

  • Kacang Tanah

Bersifat netral dan manis. Biji kacang tanah ditutupi oleh sebuah lapisan tipis seperti kertas berwarna merah kecoklat-coklatan yang memiliki nilai obat. Biji kacang berwarna keputih-putihan dan mengandung minyak. Perlu anda ketahui bahwa kacang tanah mudah ditumbuhi jamur dan berubah tengik.

Jangan memakan kacang tanah yang terasa tengik karena bisa jadi mengandung racun yang disebut aflotoksin. Racun ini bisa jadi sebagai salah satu penyebab kanker hati. Kacang tanah dapat memperkuat paru-paru dan menenangkan perut.

  • Biji Labu

Bersifat menyejukkan dan manis. Isi bijinya berwarna krem atau putih dan sedap baunya. Biji ini mengandung sekitar 29% protein. Biji labu termasuk makanan utama bagi orang Indian Amerika. Mereka menyebutnya pepitas, yang berarti biji dalam bahasa Spanyol.

Biji labu bersifat anti parasit dan dapat membantu menghilangkan parasit-parasit di dalam usus. Biji ini berguna sekali bagi usus di samping memberikan efek diuretik atau memperlancar air seni.

  • Biji Wijen
biji wijen

biji wijen

Bersifat manis. Ada dua jenis biji wijen. Yang hitam bersifat netral dengan rasa yang sedikit lebih kuat, namun lebih rendah kandungan proteinnya. Sedangkan yang coklat bersifat menghangatkan.

Semua biji wijen memiliki selaput biji yang keras dan berwarna yang di dalamnya terdapat isi berwarna putih. Menggiling biji wijen untuk memecah kulit biji yang keras, merupakan tindakan yang tepat.

Belilah selalu biji yang belum dikuliti. hal ini karena di dalam proses pembuangan kulit digunakan berbagai bahan kimia tertentu, zat-zat pemutih dan suhu yang tinggi. Akibatnya, banyak sekali zat-zat gizi yang hilang di samping kemungkinan adanya kontaminasi kimia.

Biji wijen dapat menyehatkan liver dan ginjal, mengharmoniskan darah, melumasi usus, memperbaiki warna rambut dan menyuburkan yin.

  • Biji Bunga Matahari
biji bunga matahari

biji bunga matahari

Bersifat netral dan manis. Isinya berwarna kuning pucat  dan wangi dengan kandungan minyak yang melimpah. Bunga matahari merupakan tanaman asli Amerika Utara dan orang Indian Amerika menggunakan bijinya sebagai makanan.

Seperti biji wijen, biji bunga matahari kaya akan zat-zat gizi karena tingginya kandungan protein, fosfor, vitamin E, D dan B-Kompleks  serta unsur-unsur trace flourine. Biji bunga matahari tersedia dalam bentuk yang masih utuh kulitnya dan yang sudah dikuliti.

Biji ini efektif untuk mengatasi kekurangan yin dengan memperkuat cairan-cairan tubuh dan menyehatkan darah. Biji bunga matahari dapat membantu membersihkan borok pada kulit dan dapat menghentikan disentri.

  • Kenari

kacang kenariBersifat sedikit menghangatkan dan manis. Kenari dijual dalam bentuk kupasan dan belum dikupas.

Kenari merupakan unsur yang populer dan sangat digemari pada makanan pencuci mulut. Kenari kaya akan protein, lemak dan minyak. Oleh karena itu, kenari yang telah dihilangkan kulitnya cenderung cepat tengik jika tidak disimpan di tempat kering dan sejuk.

Bentuk kenari ini terbelah menjadi dua atau dalam potongan-potongan kecil. Jika memungkinkan, hindarilah kenari yang telah dihilangkan kulitnya karena selama proses pembuangan kulit, digunakan bahan kimia methyl bromida.

Agar dapat menghilangkan kulit luarnya, biji kenari diputihkan, yakni direndam dalam larutan celupan panas atau glycerine dan sodium karbonat kemudian dibilas dengan asam sitrat.

Kenari dapat menyehatkan ginjal, memperkuat pinggang, meredakan asma, melumasi usus, mengurangi kolestrol dan mengatasi energi Qi yang tidak menentu atau liar.

  • Kacang merah

Bersifat netral dan manis. Kacang merah sangat populer di kalangan orang Cina dan Jepang. Kadang-kadang kacang merah dijual dalam bentuk pasta. Kacang merah menimbulkan efek diuretik serta efektif untuk mengatasi edema dan diare.

Kacang ini juga dapat mengharmoniskan darah dan juga dapat menjadi penawar terhadap racun.

  • Broad beans (Kara Oncet)

Bersifat netral dan manis. Kacang-kacangan ini memperkuat limpa, melembabkan dan menenangkan perut serta dapat menghentikan diare.

  • Kacang Mata Hitam
kacang mata hitam

kacang mata hitam

Bersifat moderat, manis dan asin. Kacang-kacangan ini dapat memperkuat perut dan menyehatkan ginjal.

Makanan ini baik bagi orang-orang yang mengalami gangguan sering buang air kecil atau mengalami leucorrhea atau keputihan. Kacang Mata Hitam mudah untuk dicerna dan baik bagi orang-orang yang sistem pencernaannya lemah.

  • Chick Pea (Garbanzo atau Kacang Arab)

Memiliki sifat netral. Kacang-kacangan ini merupakan makanan bagi orang-orang di India, Timur Tengah dan negara-negara Mediterania. Chick Pea dapat dimakan sebagai camilan, dimasak dengan beras atau disiapkan sebagai hidangan dalam masakan India.

  • Miju-Miju (Lentil)

Bersifat menghangatkan. Miju-miju adalah kacang-kacangan kecil yang memiliki berbagai macam warna yang berbeda dan memiliki rasa pedas. Seperti kacang mata hitam,  untuk memasak miju-miju hanya dibutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit saja. Miju-miju populer di India, Timur tengah dan berbagai negara Mediterania.

  • Mung Bean (Kacang Hijau)
mung beans

mung beans

Bersifat menyejukkan, manis dan astringen. Mung bean berpengaruh pada jantung dan perut.  Makanan ini membantu menyejukkan liver, menetralkan racun, menghilangkan panas dalam tubuh dan melembabkan organ-organ dalam.

Orang-orang yang panas tubuhnya berlebihan dapat mengambil manfaatnya dengan meminum sup mung bean, sedangkan orang-orang yang suhu tubuhnya dingin harus memakan sup mung bean dengan tambahan jahe.

Orang-orang yang tubuhnya banyak mengandung lemak harus menambahkan bawang dan bawang bombay pada sup mung bean. Jika anda menderita dahaga kronis, sering-seringlah memakan sup mung bean.

  • Kacang Polong

Bersifat netral. Ada banyak jenis kacang polong dan biasanya dimakan dengan polongnya dan dianggap sebagai sayuran. Kacang polong baik untuk limpa, pankreas serta perut. Di samping itu, kacang ini juga dapat memperlancar buang air kecil.

  • Kedelai

kacang kedelaiKacang-kacangan ini merupakan sumber protein yang paling populer dan paling kaya di Cina dan Jepang.

DI Amerika Serikat, kedelai ditanam untuk diambil minyaknya dan untuk makanan ternak. Ada dua jenis kedelai yang ditanam di Cina. Kedelai hitam mengandung lebih banyak protein namun lebih sedikit minyaknya, sedangkan kedelai kuning kandungan proteinnya lebih sedikit tetapi mengandung lebih banyak minyak.

Kedelai hitam bersifat netral. Kedelai dapat memperbaiki kekurangan yin, menenangkan jiwa, membuat pandangan mata lebih terang dan menyehatkan ginjal. Kedelai kuning bersifat sedikit  menyejukkan. Kacang-kacangan ini memperkuat tubuh, meningkatkan produksi susu, membantu mengatasi asma dam leuchorrhea atau keputihan serta menetralkan racun.

Produk-produk Kedelai

Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk memasak kedelai, karena kedelai sulit untuk dicerna. Satu cara untuk membuat kedelai lebih mudah dicerna namun masih tetap mempertahankan zat-zat gizinya adalah dengan jalan memfermentasikannya atau mempersiapkannya kedalam beberapa produk yang berbeda:

  • Stik atau keripik ampas kedelai. Kedua makanan ini ada yang berbentuk basah dan ada yang bentuk kering. Makanan seperti ini sifatnya kurang menyejukkan daripada tahu.
  • Tahu atau ampas kedelai mengandung sekitar 5,5% hingga 10,6 % protein, namun makanan ini rendah akan kandungan asam amino methionine dan crystanine yang mengandung sulfur. Tahu merupakan sumber makanan yang kaya akan kalsium dan berbagai mineral seperti zat besi, fosfor, potasium serta vitamin B dan E. Ada dua macam Tahu yaitu tahu gaya Cina yang lebih kenyal, serta tahu Jepang yang lebih lunak dan memiliki tekstur yang lebih halus dan lebih licin.
  • Tempe. Makanan ini merupakan jenis makanan tradisional Indonesia. Makanan ini mengandung sekitar 19,5% protein dan kualitas proteinnya paling tinggi diantara semua protein kedelai. Tempe mengandung berbagai asam amino lengkap yang siperlukan oleh tubuh.
  • Miso adalah makanan tradisional Jepang. Miso merupakan sumber asam amino esensial yang penting, vitamin B dan berbagai mineral. Makanan ini dapat menghilangkan kolesterol dalam aliran darah, menetralkan berbagai pengaruh merokok dan polusi lingkungan, mengurangi keasaman darah di samping menetralkan sebagian zat-zat penyebab kanker dalam tubuh. Seperti yogurt, miso mengandung banyak sekali bakteria asam laktat yang dapat membantu pencernaan dan penyerapan sari-sari makanan.
  • Buncis
buncis

buncis

Dalam diet yang dianjurkan bagi para penderita kanker, buncis merupakan unsur yang terpenting setelah padi-padian. Buncis merupakan sumber protein. Bila buncis dan padi-padian dikonsumsi secara bersamaan, keduanya dapat memberikan kombinasi asam amino yang lengkap yang diperlukan bagi pertumbuhan.

Sebagai contoh, diet yang terdiri atas beras dan kacang merah, jagung atau kacang lima dapat menyuplai kedelapan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oelh tubuh tetapi dangat penting bagi kehidupan.

Ada berbagai macam buncis. Buncis memiliki berbagai macam warna, bentuk, ukuran dan rasa. Buncis merupakan sumber makanan yang baik, karena:

  • Tanaman ini menyediakan zat besi pembangun tulang dalam bentuk non-organik yang dapat disediakan dengan mudah bagi tubuh. Buncis juga menyediakan kalsium dan magnesium yang penting untuk mencegah berbagai penyakit kardiovaskular dan osteoporosis.
  • Menyediakan serat yang dapat larut untuk menormalkan pencernaan dan fungsi-fungsi kardiovaskular.
  • Efektif bagi para penderita diabetes. orang-orang yang menderita diabetes tipe 1 dapat mengurangi kebutuhan insulin mereka hingga 30% bila mereka mengkonsumsi buncis dalam diet mereka, sedangkan bagi mereka yang mengidap diabetes tipe 2 dapat mengurangi kebutuhan insulin hingga 90%.
  • Buncis kaya akan vitamin B-Kompleks dan vitamin foliat yang dapat memperbaiki daya tahan tubuh terhadap karsinogen dan mampu memperbaiki kerusakan dalam jaringan-jaringan tubuh.
  • Buncis juga mengandung zat anti penuaan, yakni CQ 10.

Namun demikian, juga ada berbagai persoalan yang berkaitan dengan konsumsi buncis. Buncis memiliki kandungan purin yang tinggi, yang dapat memicu penyakit migrain atau ruam-ruam pada beberapa orang.

Para penderita encok dan asam urat tidak diperbolehkan memakan buncis. Buncis juga dapat menyebabkan gas dalam perut. Hal ini karena buncis mengandung tiga macam gula: raffinose, stachyose dan verbacose yang tidak dapat dipecah oleh tubuh sehingga tidak dapat dicerna atau terserap oleh usus kecil.

Ketiga jenis gula tersebut terus berjalan ke usus besar dimana bakteri-bakteri tertentu memanfaatkannya. Akibatnya terjadilah fermentasi terhadap gula-gula itu, sehingga menghasilkan banyak sekali karbon dioksida, hidrogen dan berbagai gas lain, dengan demikian mengakibatkan berbagai gangguan, seperti bengkak, kram, diare, kembung dan gas dalam perut.

Agar dapat menghindari berbagai gangguan diatas, buncis harus disiapkan secara benar. Berikut ini adalah beberapa saran kami sebelum mengolah buncis:

  • Rendam buncis selama 4 hingga 5 jam, atau semalam. Gunakan 9 mangkok air untuk 1 mangkok buncis. Buanglah air rendaman dan bilaslah buncis dengan air bersih. Kemudian buncis harus segera dimasak. Dibutuhkan waktu 1 hingga 6 jam untuk memasak buncis hingga berubah lunak. Buncis yang berbeda membutuhkan waktu masak yang berbeda pula.
  • Carilah buncis yang kurang mengandung gas jika sistem pencernaan anda mengalami kesulitan dalam mengkonsumsi buncis. Beberapa buncis  menimbulkan lebih sedikit gangguan dari pada jenis lain.
  • Masaklah  buncis dengan beras.
  • Bentuklah toleransi tubuh anda terhadap buncis secara bertahap.
  • Makanlah buncis yang berkecambah. Proses berkecambah menghilangkan masalah tentang gas yang dihasilkannya nanti.

Sangat penting anda perhatikan bahwa sistem pencernaan bayi dan anak kecil masih belum cukup sempurna untuk mencerna buncis. Dengan demikian, memberikan makan pada bayi dan anak kecil dengan buncis dapat menyebabkan produksi gas dalam perut, dahak dan lendir atau bahkan dapat menyebabkan gangguan-gangguan pernafasan.

Penting bagi anak kecil untuk diperkenalkan dengan makanan ini secara bertahap dan hati-hati. Tahu lebih mudah dicerna tetapi makanan ini terlalu menyejukkan.

3 comments for “Jenis Biji-bijian, Kacang-kacangan Dan Buncis

  1. September 29, 2014 at 12:29 pm

    kk gk lengkap sih ???? 🙂 🙁 🙂 🙁

  2. September 29, 2014 at 12:30 pm

    ^_^ 🙂 🙂

  3. Pingback: Austin

Comments are closed.