Jenis Makanan Yang Baik Untuk Detoksifikasi Hati

letak organ hati

letak organ hati

Hati merupakan salah satu organ vital dalam tubuh kita. Hati memiliki begitu banyak fungsi, salah satunya adalah mengontrol sintesis berbagai macam nutrisi dalam tubuh.

Organ hati merupakan salah satu organ tubuh yang paling kuat, karena memiliki 500 fungsi yang berbeda dan semua dilakukan secara bersamaan.

Organ hati juga ikut berperan dalam produksi cairan empedu, yang sangat kita perlukan untuk proses pemecahan serta asimilasi dari lemak dan protein yang ada dalam makanan.

Tingginya tingkat polusi lingkungan, membuat tubuh kita mudah sekali untuk terserang berbagai macam polusi. Dan semua polusi tersebut ditampung dalam hati melalui aliran darah. Maka dari itu, penting sekali artinya untuk membersihkan organ hati agar tubuh kita selalu tetap dalam kondisi sehat.

Sebenarnya, organ hati juga memiliki fungsi untuk membersihkan tubuh kita dengan cara menyaring darah dari berbagai racun yang ikut masuk, melalui kulit, pencernaan serta system pernapasan. Sayangnya, ketika organ hati bekerja terlalu banyak karena adanya paparan racun maupun akibat stress, maka kesehatan tubuh kita juga akan ikut terancam.

Melakukan detoksifikasi organ hati secara medis memang baik sekali. Namun akan lebih baik lagi bila kita melakukan detoksifikasi organ hati secara alami dengan mengkonsumsi makanan sehat.

Memperbanyak konsumsi makanan sehat secara rutin akan memungkinkan anda untuk menjaga kesehatan organ hati. Hati yang sehat akan dapat melakukan segala fungsinya dengan lebih optimal.

Maka dari itu, akan sangat penting sekali artinya untuk mengetahui jenis makanan yang baik untuk detoksifikasi organ hati secara alami.

Berbagai jenis makanan yang bisa kita gunakan untuk detoksifikasi organ hati, meliputi:

  • Bawang putih

Bawang putih memiliki kandungan allicin, sulfur serta selenium yang tinggi. Ambil sedikit saja untuk mendetoksifikasi hati anda. Sebaiknya kunyah sedikit bawang putih dan jangan dimasak. Berbagai kandungan penting dalan bawang putih akan berkurang bahkan rusak jika di masak atau dipanaskan.

Kandungan sulfur dalam bawang putih, merupakan senyawa yang mampu mengaktifkan enzim yang bertanggung jawab untuk menghancurkan racun dalam organ hati. Allicin dan selenium terbukti mampu melindungi hati dari terjadinya kerusakan akibat racun serta ikut membantu dalam proses detoksifikasi.

  • Wortel
jus wortel

jus wortel

Wortel tidak hanya sebagai sumber vitamin A saja. Wortel juga bisa kita gunakan untuk melakukan detoksifikasi organ hati secara alami. Wortel memiliki kandungan glutathione yang tinggi. Glutathione merupakan protein yang ikut berperan dalam membantu proses detoksifikasi. Mengkonsumsi wortel yang masih segar akan lebih baik dari pada wortel yang sudah di masak terlebih dahulu. Mengkonsumsi jus wortel juga bisa dilakukan untuk mendetoksifikasi organ hati.

  • Sayuran hijau

Mengkonsumsi berbagai macam sayuran hijau memang banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Sayuran hijau mengandung klorofil, yang juga berfungsi untuk menyedot semua racun dalam aliran darah secara alami. Disamping itu, klorofil juga akan membantu mengalirkan cairan empedu, sehingga aliran cairan empedu dalam hati tetap dalam kondisi stabil.

Sayuran berdaun hijau, seperti sawi, kubis serta bayam juga mampu menetralisir berbagai logam berat yang masih tertinggal dalam organ hati. Sayuran hijau juga akan menghilangkan paparan pestisida maupun herbisida dalam tubuh kita.

  • Teh hijau

Teh hijau kaya akan kandungan catechin. Catechin merupakan salah satu jenbis antioksidan yang mampu menghancurkan akumulasi lemak dalam organ hati serta meningkatkan fungsi dari organ hati. Teh hijau juga mampu melindungi organ hati dari serangan racun yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ hati.

  • Tomat

Tomat juga merupakan jenis makanan yang mengandung glutathione, sama seperti wortel. Kandungan glutathione dalam tomat sebesar 170 mg per porsi. Maka dari itu mengkonsumsi tomat dalam keadaan segar akan sangat baik bagi kesehatan kita. Disamping untuk detoksifikasi organ hati, tomat juga bisa mencegah kanker.

  • Kacang kenari

Kacang kenari juga mengandung glutathione serta merupakan salah satu sumber asam lemak omega 3. Mengkonsumsi kacang kenari akan mendetoksifikasi hati juga memelihara kesehatan organ otak. Konsumsilah satu genggam kacang kenari secara rutin untuk memperoleh semua manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

  • Alpukat

Alpukat merupakan buah yang kaya akan glutathione yang ikut berperan secara aktif dalam melindungi kesehatan organ hati. Mengkonsumsi alpukat akan membuang racun yang masih ada pada organ hati serta ikut meningkatkan kinerja hati dalam membersihkan racun-racun yang berada di dalam tubuh kita. Mengkonsumsi satu sampai dua buah alpukat setiap minggu juga mampu memperbaiki fungsi hati yang rusak.

  • Asparagus
sayuran asparagus

sayuran asparagus

Asparagus memiliki sifat diuretic atau memperlancar buang air. Dengan cara mengkonsumsi asparagus, maka semua racun yang tersisa dalam tubuh akan ikut keluar melalui air seni. Asparagus juga mampu menyingkirkan efek serta racun dari alcohol.

  • Apel

Apel merupakan salah satu jenis buah yang sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan. Disamping kaya akan berbagai nutrisi, apel juga mampu membersihkan aliran darah serta membersihkan saluran pencernaan. Aliran darah yang bersih dari racun akan membuat beban kerja organ hati menjadi berkurang.

  • Lemon

Lemon merupakan jenis makanan yang sering digunakan untuk melakukan detoksifikasi, karena kaya akan vitamin C serta antioksidan yang sangat baik untuk mencegah serangan radikal bebas maupun racun dalam tubuh. Asam sitrun membantu tubuh kita mengeluarkan racun dengan cara merangsang saluran pencernaan dan hati. Lemon membantu tubuh kita tetap dalam kondisi basa dengan menyeimbangkan pH serta memperbaiki system kekebalan tubuh.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun termasuk jenis makanan yang bisa kita gunakan untuk mendetoksifikasi racun dalam hati selama digunakan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Minyak zaitun mengandung asam lemak omega 3 yang baik untuk menjaga tubuh kita tetap sehat.

  • Beras cokelat

Anda juga bisa mengkonsumsi beras cokelat untuk mendetoksifikasi organ hati. Beras cokelat mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin B, mangan, fosfor serta magnesium. Beras cokelat juga mengandung serat yang baik untuk membersihkan racun-racun yang tertinggal dalam usus. Kandungan selenium dalam beras cokelat juga ikut berperan dalam menjaga organ hati tetap sehat dan mampu memperbaiki kondisi kulit.

  • Brokoli dan bunga kol

Brokoli dan bunga kol engandung senyawa glukosinolat yang ikut berperan dalam meningkatkan enzim-enzim dalam organ hati. Selain dapat meningkatkan enzim dalam hati, brokoli dan bunga kol juga mampu mencegah terjadinya kanker.

  • Kunyit

Kunyit merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang mampu menjaga kesehatan organ hati serta mampu melindungi hati dari kerusakan karena racun yang menumpuk dalam tubuh. Kunyit juga mampu menumbuhkan sel-sel hati yang baru untuk menggantikan sel-sel hati yang sudah rusak, meningkatkan produksi cairan empedu, menyusutkan pembesaran saluran hati serta meningkatkan kerja organ hati.

Kunyit mampu meningkatkan detoksifikasi hati dengan cara meningkatkan enzim yang bertugas untuk menghancurkan karsinogen dalam tubuh.

2 comments for “Jenis Makanan Yang Baik Untuk Detoksifikasi Hati

  1. February 7, 2015 at 5:03 am

    Apakah orang yang terkena penyakit serosis hati juga bagus jika melakukan terapi detoksifikasi dengan jenis makanan di atas?

    • Jeffry Laseduw
      February 9, 2015 at 4:29 am

      kebanyakan orang yang mengidap sirosis hati mengalami kerusakan pada organ hati, sebagian bisa dilakukan namun ada juga yang sifatnya terlalu keras sehingga nanti dikhawatirkan justru semakin parah kondisinya.

Comments are closed.