Kandungan Dan Manfaat Astragalus Membranaceus

Astragalus (astragalus membranaceous) adalah ramuan dari akar astragalus yang digunakan untuk mengimbangi energi penting (Qi) pada semua makhluk hidup dengan meningkatkan kemampuan penyembuhan pada tablet maupun teh. Ramuan ini telah digunakan sejak 2.000 tahun yang lalu. Orang Tiongkok mempunyai keyakinan bahwa astragalus lebih ampuh dalam mengobati penyakit bila dibandingkan dengan ginseng.

Astralagus termasuk dari keluarga Fabaceae, dari subfamili Faboideae. Astralagus sendiri mempunyai sekitar 2.000 jenis, namun hanya ada 1 jenis yang telah diuji secara klinis. Tanaman ini memiliki batang bercabang dengan daun berbentuk oval dengan tinggi tanaman yang mencapai 15-50 cm.

Akar tanaman astragalus tidak  memiliki efek samping berbahaya bila digunakan sebagai pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa astragalus membranaceus mampu memulihkan kelainan sel T yang disebabkan oleh proses penuaan, atau sebagai efek samping dari pengobatan kemoterapi untuk kanker dan radiasi. Selain itu astragalus mampu meningkatkan fungsi dari limpa dan paru-paru dan sering digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan tingkat gula darah yang tinggi.

Tonik astragalus diyakini mampu meningkatkan daya hidup dan daya tahan tubuh untuk melawan virus dan bakteri yang menyerang sel-sel tubuh. Kelebihan pengobatan herbal astragalus adalah pengobatan ini bisa dikombinasikan dengan pengobatan yang lain dan tidak memiliki efek samping.

 

Berikut ini adalah kandungan dari astragalus membranaceus, yaitu :

  • Asparagina
  • Calcyosin
  • Formononetin
  • Astragalosides
  • Kumatakenin
  • Sterol
  • Amino asam
  • Polysaccharides
  • Triterpene glycosides
  • Flavonoids
  • Isoflavones
  • Saponins jejak
  • Dan mineral.

 

Berikut ini adalah manfaat-manfaat dari astragalus membranaceus, yaitu :