Kandungan dan Manfaat Buah Kedondong


Buah Kedondong merupakan salah satu jenis buah yang sering ditemui di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Buah ini biasanya dikonsumsi dengan cara dikombinasikan dengan sambal petis atau sambal rujak, namun dikonsumsi langsung rasanya juga nikmat kok….

Tidak jarang buah ini diolah menjadi manisan yang biasanya dikemas lalu diperjualbelikan di pasar hingga supermarket. manisan kedondong

Di balik rasanya yang asam, buah kedondong mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan selain itu tidak sulit untuk mendapatkan buah ini karena harganya yang terjangkau.

 

Kandungan Buah Kedondong

Berikut ini merupakan kandungan gizi buah kedondong (per 100 gr), diantaranya :

Energi = 41 kkal, kandungan buah kedondong
Protein = 1 gr,
Lemak = 0,1 gr,
Karbohidrat = 10,3 gr,
Kalsium = 15 mg,
Fosfor = 22 mg,
Zat Besi = 3 mg,
Vitamin A = 233 IU,
Vitamin B1 = 0,08 mg,
Vitamin C = 30 mg

 

Manfaat Buah Kedondong

Berikut ini merupakan manfaat buah kedondong, diantaranya :

Mengatasi anemia

Dalam setiap 100 gr buah kedondong terdapat kandungan zat besi sekitar 3 mg, dimana zat besi  bisa membantu proses pembentukan sel darah merah.

Adapun kandungan B1 dalam buah kedondong bisa membantu produksi sel darah merah serta mencegah anemia dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.

 

Mencegah penyakit jantung

Kandungan kalsium di dalam buah kedondong bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung.

 

Obat sakit perut dan diare

Bilamana Anda sedang diare atau sakit perut, maka Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan 15 gr kulit batang kedondong kemudian cuci dengan menggunakan air bersih dan potong dengan ukuran yang kecil.

Setelah itu siapkan 2 gelas air, kemudian rebus bersama potongan kulit batang kedondong selama 15 menit.

Kemudian air rebusan disaring, dan Anda bisa minum air rebusan tersebut sebanyak 3 kali setiap hari hingga penyakit diare dan sakit perut membaik atau hilang.

 

Mengobati luka bakar

Anda bisa mengatasi luka bakar dengan menggunakan ramuan tradisional dengan menggunakan daun kedondong.

 

Mengatasi Anemia

Jika selama ini Anda sering mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia, maka Anda bisa mengonsumsi buah kedondong.

Dalam setiap 100 gr buah kedondong yang Anda konsumsi, terdapat sekitar 30 mg Zat besi yang bisa membantu proses pembentukan sel darah merah.

 

Kecantikan Kulit Wajah dan Tubuh

Karena buah kedondong kaya akan kandungan vitamin C, dimana dalam setiap 100 gr buah kedongdong terdapat sekitar 30-50 gr mg vitamin C.

Dengan rutin mengonsumsi buah kedondong maka produksi kolagen akan mengalami peningkatan dimana hal ini bisa membantu memperbaiki elastisitas atau proses regenerasi kulit

Adapun kandungan vitamin C dalam buah kedondong juga bisa membantu mencegah serangan radikal bebas.

 

Meningkatkan daya tahan tubuh

Kandungan zat gizi berupa unsur gula berupa sukrosa yang ada di dalam buah kedondong bisa membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

 

Sebagai antioksidan Kandungan dan Manfaat Buah Kedondong

Kandungan antioksidan berupa vitamin A dan C yang ada di dalam buah kedondong bisa membantu mencegah serangan radikal bebas, termasuk dengan radikal bebas yang berasal dari luar tubuh ataupun dari oksidasi tubuh.

 

Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan fosfor yang ada di dalam buah kedondong bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

 

Mengendalikan kadar kolesterol

Kandungan vitamin C yang ada di dalam buah kedondong bisa membantu metabolisme kolesterol menjadi asam empedu di mana hal ini kemungkinan mempunyai implikasi pada tingkat kolesterol darah dan timbulnya batu empedu.

Dengan kata lain, mengonsumsi buah kedondong bisa membantu mengendalikan kadar kolesterol Anda.

 

Penyembuhan luka

Kandungan vitamin A yang ada pada buah kedondong bisa membantu menjaga kesehatan jaringan pada tubuh Anda.

Dengan demikian maka mengonsumsi buah kedondong bisa membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

 

Pemeliharaan saluran pencernaan dan diet

Dalam setiap 100 gr buah kedondong terdapat sekitar 0,83-3,60 mg kandungan serat, dimana hal ini sangat baik untuk membantu menjaga kelancaran saluran pencernaan Anda.

Bukan hanya itu saja karena kandungan protein, lemak dan karbohidrat di dalam buah kedondong cukup rendah sehingga buah ini baik untuk dikonsumsi oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan atau sedang dalam program diet.

Namun disarankan apabila Anda memang ingin mengonsumsi buah kedondong untuk menurunkan berat badan maka sebaiknya pilih buah kedondong yang berada dalam kondisi setengah matang.

Hal ini dikarenakan kandungan air dan serat pada buah kedondong yang dalam kondisi setengah matang lebih tinggi dibanding buah kedondong yang telah matang.

 

Mencegah penuaan dini manfaat kedondong

Kandungan vitamin C pada buah kedondong hampir sama dengan buah kiwi dan mangga, dimana vitamin C bisa membantu menjaga molekul penting, seperti lemak (lipid), protein, asam nukleat (DNA dan RNA) dan karbohidrat dari kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, polusi ataupun racun.

Sedangkan radikal bebas sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai salah satu faktor penyebab penuaan dini.

 

Kesehatan mata

Kandungan vitamin A dalam buah kedondong memiliki perananan yang sangat penting dalam membantu menjaga kesehatan daya penglihatan manusia.

Vitamin A berperan menyalurkan objek yang diterima oleh retina mata menuju ke otak sebagai sebuah gambar.

Retinol merupakan senyawa yang memiliki peranan yang penting dalam hal ini.

 

Pemulihan tubuh

Karena tinggi akan kandungan vitamin C maka tentu saja dengan mengonsumsi buah kedondong maka buah ini bisa membantu mengembalikan proses pemulihan stamina tubuh yang hilang ataupun menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit.

 

Obat batuk

Anda bisa menggunakan buah kedondong sebagai obat batuk, caranya yaitu siapkan 3 buah kedondong yang telah dicuci bersih dan dikupas.

Kemudian parut buah kedondong, peras untuk mengambil airnya dan tambahkan garam secukupnya pada hasil parutan kedondong (tidak perlu ditambahkan air putih).

Anda bisa minum air perasan buah kedondong tersebut sebanyak 2-3 kali dalam sehari secara rutin untuk menghilangkan batuk.

Bilamana Anda telah minum ramuan tersebut dan dalam seminggu penyakit batuk tidak kunjung hilang atau membaik maka ada baiknya untuk menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat.