Kandungan Dan Manfaat Daun Keji Beling

manfaat daun keji beling untuk kesehatan

manfaat daun keji beling untuk kesehatan

Indonesia memiliki tanah yang subur dan kaya akan berbagai macam tumbuhan yang berkhasiat obat. Salah satu tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia adalah tumbuhan keji beling. Keji beling memiliki nama ilmiah Strobilanthes crispus.

Keji beling  disebut dengan nama keci beling atau picah beling dalam bahasa Betawi, sedangkan di Jawa disebut keji beling, enyoh kelo serta sambang getih. Keji beling sering dijadikan obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Keji beling mudah kita temukan karena tumbuhan ini mampu tumbuh disemua dataran, baik itu dataran rendah maupun dataran tinggi, karena tumbuhan ini sangat mudah untuk beradaptasi di iklim tropis seperti di Indonesia ini.

Keji beling merupakan salah satu anggota dari keluarga Acanthaceae yang mampu menyembuhkan penyakit diabetes. Keji beling sesungguhnya adalah tumbuhan perdu yang berasal dari Madagaskar dan menyebar ke Malaysia sampai ke Indonesia.

Keji beling mudah tumbuh di tanah-tanah yang subur dan tumbuh di sembarang tempat sehingga sering dianggap sebagai tanaman liar. Padahal, ada begitu banyak manfaat keji beling untuk kesehatan kita. Keji beling lebih sering digunakan sebagai obat untuk mengobati gangguan ginjal.

Ginjal, merupakan salah satu organ yang vital dalam tubuh kita. Ginjal berfungsi sebagai saluran serta menyaring berbagai racun dalam tubuh kita. Gangguan ginjal yang bisa disembuhkan dengan meminum ramuan keji beling adalah masalah batu ginjal.

Di Indonesia maupun di Malaysia, keji beling sering digunakan untuk obat diabetes, sebagai diuretic alami, antioksidan, antimikroba serta antisipilis. Umumnya daun keji bilang digunakan dan dijadikan semacam teh.

Selain itu, daun keji beling juga sering dijadikan obat untuk diare, disentri serta sebagai obat penurun kolesterol. Untuk pengobatan umumnya daun keji beling direbus serta bisa juga langsung dimakan dalam keadaan segar sebagai lalapan.

Disamping itu, daun keji beling juga sering digunakan untuk mengatasi gatal-gatal karena gigitan serangga maupun ulat. Cara cukup sederhana, tinggal menggosokkan daun keji beling langsung ke bagian tubuh yang terasa gatal.

Keji beling memiliki kandungan kalsium karbonat yang sangat tinggi sedangkan air rebusan daun keji beling bersifat alkali sehingga baik sekali untuk tubuh kita. Berbagai kandungan mineral yang baik juga terkandung di dalam daun keji beling.

Berbagai vitamin dan mineral yang terkandung dalam daun keji beling, meliputi vitamin B1, B2, C, flavonoid, kalium, natrium, kalsium, magnesium,  ferum, tripenoid, serta fosfor. Selain itu keji beling juga mengandung tannin, alkaloid, saponin, glikosida serta asam silikat. Daun keji beling juga mengandung kafein, namun jumlahnya sangat rendah. Tingginya kandungan kalium, kalsium serta natrium dalam daun keji beling membuat rasa daun keji beling menjadi pahit.

Ada begitu banyak manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari tumbuhan keji beling, meliputi:

  • Menjaga kesehatan ginjal

Kandungan kalium dalam daun keji beling mampu melarutkan batu yang terbentuk dari kalsium, garam serta oksalat yang ada di dalam kantung empedu, ginjal maupun kantung kemih.

  • Menghancurkan batu empedu
daun  keji beling kering

daun keji beling kering

Batu empedu terjadi karena adanya proses biokimia yang disebabkan oleh adanya penumpukan kolesterol, kalsium serta pigmen empedu. Semua senyawa tersebut menumpuk dalam kandung empedu serta saluran empedu. Kandungan kalium dalam keji beling dapat menghancurkan serta melarutkan batu empedu.

  • Diuretic alami

Kandungan kalium dalam daun keji beling berfungsi sebagai obat diuretic alami untuk melancarkan air seni dan menghancurkan batu yang ada di dalam kandung kemih, kantung empedu maupun ginjal.

  • Meningkatkan volume darah

Adanya kandungan natrium dalam daun keji bilang mampu meningkatkan kerja cairan ekstraseluler yang nantinya akan meningkatkan volume darah.

  • Mempercepat proses pembekuan darah

Kandungan kalsium dalam daun keji beling mampu mempercepat proses pembekuan darah serta sebagai katalisator dalam berbagai macam proses biologi dalam tubuh. Selain itu kandungan kalsium dalam daun keji beling mampu mempertahankan dungsi membrane sel tubuh.

  • Menghambat pertumbuhan kanker

Mengkonsumsi air rebusan daun keji beling maupun mengkonsumsi daun keji beling secara langsung, mampu menghambat pertumbuhan serta membunuh sel kanker tanpa merusak sel-sel yang sehat dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena adanya zat yang bersifat antioksidan dalam daun keji beling, yang nantinya akan ikut berperan dalam mencegah serangan radikal bebas.

  • Mengatasi diare serta disentri

Keji beling sering digunakan untuk mencegah masalah atau gangguan kesehatan pada bagian pencernaan, meliputi diare serta disentri. Hal ini disebabkan karena adanya kandungan kalium dalam daun keji beling yang juga baik untuk menjaga kesehatan organ pencernaan serta melancarkan pencernaan. Sedangkan kandungan asam silikat dalam daun keji beling berfungsi untuk mengikat minyak, air serta senyawa lain yang menyebabkan diare serta disentri.

  • Menjaga kesehatan organ hati

Organ hati berfungsi untuk menyaring semua senyawa serta membuang berbagai racun dalam tubuh kita. Mengkonsumsi ramuan daun keji beling juga dapat membersihkan organ hati serta membuang berbagai racun yang masih tertinggal di dalam organ hati.

  • Menurunkan kolesterol

Kandungan kalium serta natrium dalam keji beling ikut membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh kita. Menurunnya kadar LDL dalam tubuh akan membuat tubuh kita lebih sehat.

daun keji beling

daun keji beling

Sayangnya, dengan tingginya kadar asam salisilat dalam daun keji beling sangat berbahaya bagi orang-orang yang mengidap penyakit gastritis. Mengkonsumsi ramuan keji beling sangat baik untuk orang yang mengidap batu ginjal, namun penggunaan ramuan keji beling secara berlebihan dapat menimbulkan iritasi pada saluran kemih.

Ada juga masalah lain karena mengkonsumsi ramuan keji beling secara berlebihan, yaitu adanya darah pada air seni. Kemungkinan terjadinya iritasi pada saluran kemih serta adanya darah pada air seni disebabkan karena daun keji beling merupakan obat diuretik yang kuat sehingga mampu menyebabkan iritasi pada saluran kemih.

Mengkonsumsi daun keji beling juga mampu merangsang serta menggangu kerja organ lambung. Untuk mengatasi hal seperti ini anda bisa mencampur daun wungu ketika merebus daun keji beling.