Kandungan Dan Manfaat Minyak Kayu Putih

Nama dari tanaman kayu putih berasal dari warna batang tanamannya yang berwarna putih, sedangkan pohon kayu putih termasuk pohon anggota suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang biasanya diambil manfaatnya sebagai sumber minyak kayu putih (cajuput oil).

Cara mengekstrak minyak kayu putih biasanya dengan cara disuling dengan uap terutama dari daun dan ranting tanamannya.

Minyak kayu putih mudah menguap jika terkena panas sehingga bilamana pada siang hari dengan panas yang menyengat akan membuat siapapun yang dekat dengan pohon kayu putih akan bisa mencium aroma kayu putih meskipun dari jarak yang cukup jauh.

Tanaman kayu putih bisa tumbuh di tempat yang gersang, tanaman bisa tahan panas dan bisa mengeluarkan tunas kembali meskipun tanaman telah terkena api kebakaran.

Tanaman kayu putih juga bisa tumbuh di dataran rendah hingga 400 m dpl, bisa tumbuh di dekat pantai di belakang hutan bakau, di tanah berawa atau membentuk hutan kecil di tanah kering sampai basah.

Klasifikasi Kayu Putih Kingdom (Dunia/Kerajaan): Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisio (Pembagian): Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Classis (Kelas): Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Rosidae
Ordo (Bangsa): Myrtales
Familia (Suku): Myrtaceae (suku jambu-jambuan)
Genus (Marga): Melaleuca
Species (Jenis): Melaleuca cajuputi Powell

Sinonim: Melaleuca leucadendra L.
Indonesia: Kayu putih
Inggris: Cajuput, cajeput

kandungan tanaman kayu putih

Ciri-ciri Kayu Putih

Batang :

Tanaman kayu putih memiliki batang tanaman yang berlapis-lapis dengan tinggi sekitar 10 hingga 20 meter dengan permukaan kulit tanaman yang terlihat seperti terkelupas dan tidak beraturan.

Ukuran batang tanaman pohon tidak terlalu besar dimana bagian cabang pohon biasanya menggantung ke arah bawah.

 

Daun :

Daun tanaman kayu putih merupakan daun tunggal dengan ukuran yang kecil namun agak tebal mirip kulit, memiliki tangkai yang pendek dengan letak yang berseling.

Daun tanaman berbentuk jorong dengan ukuran panjang sekitar 5 sampai 15 cm dengan ukuran lebar sekitar 1 sampai 4 cm.

Bentuk ujung daun runcing dengan tepian yang rata, sedangkan tulang daun posisinya sejajar. permukaan daun kayu putih terlihat ada seperti rambut dengan warna hijau kelabu atau hijau kecoklatan yang jika diremas akan mengeluarkan aroma yang khas yaitu minyak kayu putih.

 

Bunga :

Bentuk bunga tanaman kayu putih terlihat mirip dengan bentuk lonceng dengan daun mahkota yang berwarna putih dan kepala putik berwarna putih kekuningan, sedangkan bunga tanaman kayu putih termasuk bunga majemuk dengan bentuk bulir.

 

Buah :

Tanaman kayu putih memiliki buah yang biasa disebut dengan istilah Gelam (Micro Bolong) yang selalu berpasangan dengan Baeckea Frutescens (Jongrahap).

 

Kandungan Zat Tanaman Kayu Putih

Tanaman kayu putih mengandung zat kimia yang disebut minyak atsiri yang terdiri dari sineol 44-55%, terpineol, butorat, aldehid valerat, L-pinen, benzoat, dan limonen.

 

  • Sifat Minyak Kayu Putih

Berikut ini adalah sifat-sifat yang dimiliki oleh tanaman minyak kayu putih diantaranya :

  1. Dekongestan, membantu menghilangkan sesak pernapasan di dada saat dihirup.
  2. Ekspektoran, membantu membersihkan paru-paru dari lendir yang mengganggu.
  3. Analgesik, membantu menghilangkan rasa sakit.
  4. Antibakteri, membantu membunuh spesies bakteri tertentu dalam tubuh.
  5. Antijamur, membantu membunuh spesies jamur.
  6. Antivirus, aktif memberikan perlindungan terhadap beberapa virus.
  7. Antineuralgic, memberikan efek perlindungan pada sistem saraf.
  8. Antiseptik, mencegah infeksi pada luka.
  9. Karminatif, membantu membersihkan usus dari gas yang berbahaya.
  10. Mengeluarkan keringat, mempromosikan keringat berlebihan.
  11. Antipiretik, untuk meredakan demam.
  12. Insektisida, bisa digunakan untuk membunuh banyak spesies serangga.
  13. Vulnerary (cicatrizant),membantu dalam penyembuhan luka dan goresan.
  14. Tonic, meningkatkan kerja yang lebih baik dari saluran tubuh.
  15. Antispasmodic, mengurangi kejang.
  16. Astringent, menghilangkan kelebihan minyak dalam kulit.
  17. Anti-inflamasi, mengurangi peradangan.
  18. Antioksidan, manfaat antioksidan melindungi sel dari kerusakan radikal bebas.

minyak kayu putih

Manfaat Minyak Kayu Putih

Tanaman kayu putih merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa dikembangkan menjadi tanaman industri dimana pemerintah RI melalui Perhutani juga memiliki kekuasaan penuh terhadap pengelolaan hutan dan industri minyak kayu putih (Cajuput Oil) di Indonesia.

Minyak kayu putih (Cajuput Oil) berasal dari hasil penyulingan biasa yang bisa digunakan sebagai minyak balur ataupun campuran dari produk industri rumah tangga yang lain.

Berikut ini adalah manfaat kesehatan minyak kayu putih diantaranya :

Bahan 2 gelas air dan 9 gr kulit kayu putih. Caranya rebus 2 gelas air bersama dengan 9 gr kulit kayu putih lalu biarkan hingga air rebusan berkurang menjadi tersisa 1 gelas.

Saring air rebusan tersebut kemudian minum dua kali sehari pada pagi dan sore hari dengan takaran masing-masing setengah gelas untuk setiap kali minum.

 

  • Mengatasi demam, flu dan batuk

Bahan 2 gelas air dan 13 gr daun kayu putih segar. Caranya rebus 13 gr daun kayu putih segar dengan dua gelas air hingga air rebusan tersisa menjadi hanya segelas.

Saring air rebusan kemudian minum air rebusan tersebut dua kali sehari pada pagi dan sore hari, masing-masing setengah gelas untuk setiap kali minum.

 

  • Meredakan sakit gigi

Bahan minyak kayu putih dan tumbukan kunyit. Caranya tempelkan kedua bahan tersebut pada bagian gigi yang sakit.

Anda bisa menggunakan cara lain yaitu dengan cara meneteskan minyak kayu putih pada kapas kemudian tempelkan kapas tersebut pada bagian gigi yang sakit.

Perawatan ini bisa membasmi kuman yang ada di mulut dan gigi dengan sangat cepat dan bisa memberikan bantuan yang sangat berarti.

 

manfaat minyak kayu putih

  • Mengatasi radang kulit

Bahan 1 genggam daun kayu putih segar dan 3 gelas air. Caranya rebus 3 gelas air dengan 1 genggam daun kayu putih segar hingga mendidih.

Angkat kemudian tunggu sampai menjadi hangat kuku, setelah itu anda bisa membasuh bagian tubuh yang mengalami radang kulit dengan menggunakan air rebusan tersebut.

 

  • Mengatasi nyeri tulang dan rematik

Bahan 9 gr daun kayu putih kering dan 2 gelas air. Caranya rebus 2 gelas air dengan 9 gr daun kayu putih kering hingga air tersisa menjadi segelas.

Dinginkan, saring kemudian minum air rebusan tersebut pada pagi dan sore hari masing-masing dengan jumlah takaran setengah gelas untuk setiap kali minum.

 

  • Mengatasi luka nanah

Bahan kulit kayu putih yang masih muda, jahe dan asam jawa. Caranya kunyah kulit kayu putih yang masih muda bersama dengan jahe dan asam jawa kemudian anda bisa menempelkan kunyahan tersebut pada luka yang bernanah.

 

 

Efek samping minyak kayu putih

Minyak kayu putih bisa memberikan efek iritan yang kuat sehingga penggunaannya harus selalu dalam kondisi encer dalam minyak dasar atau air.

Minyak kayu putih tidak disarankan untuk digunakan oleh bayi ataupun wanita hamil. Minyak kayu putih bisa membantu untuk eksim tetapi mungkin berbahaya bagi kondisi kulit lainnya seperti psoriasis.

Jauhkan dari mata ataupun bagian tubuh yang mengalami luka luar karena minyak kayu putih jika terkena bagian kulit yang mengalami luka atau mata bisa memberikan efek yang pedih dan menyakitkan.