Kanker Tiroid

kanker tiroid

  • Definisi

Kelenjar tiroid yang terletak pada bagian depan leher manusia ini mempunyai fungsi mengatur kecepatan tubuh membakar energi, menghasilkan protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.

Sedangkan Kanker thyroid adalah neoplasma tiroid ganas dan memiliki 4 tipe, yaitu papiler, folikuler, anaplastik dan meduler.

Kanker tiroid mampu mengurangi kemampuan penyerapan yodium. Namun di sisi lain terkadang kanker tiroid bisa mengurangi atau menghasilkan cukup banyak hormon tiroid (hipertiroidisme).

Kanker tiroid ini biasanya menyebabkan nodul (pertumbuhan kecil) di dalam kelenjar yang sebagian besar bersifat jinak dan bisa disembuhkan.

Namun nodul tiroid bisa berubah menjadi ganas apabila hanya ada satu, tingkat petumbuhannya cepat, hasil skening menunjukkan bahwa nodul tidak berfungsi. Selain itu nodul padat, keras, dan kistik (tidak berisi cairan).

 

  • Gejala

Gejala awal dari kanker tiroid yaitu adanya pembesaran pada kelenjar getah bening. Kemudian adanya perubahan suara dan rasa sakit pada daerah leher. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan USG untuk memastikan ada tidaknya suatu nodul dan menilai kondisi kelenjar.

Berikut ini adalah gejala-gejala yang biasanya muncul pada penderita kanker tiroid, yaitu :

  • Leher membengkak atau kelenjar tiroid tiba-tiba membesar
  • Mengalami perubahan suara
  • Mengalami batuk yang disertai darah
  • diare atau sembelit
  • Susah menelan makanan
  • Mengalami kesulitan pernafasan
  • Adanya benjolan atau nodul pada leher
  • Benjolan terasa keras bila diraba.

 

  • Penyebab

Belum diketahui secara pasti mengenai penyebab kanker tiroid. Namun para peneliti telah sepakat bahwa ada faktor-faktor yang bisa meningkatkan resiko terkena kanker tiroid, yaitu
orang-orang yang sering terkena radiasi tingkat tinggi atau sebelumnya pernah menjalani terapi penyinaran di kepala, leher maupun dada.

Faktor yang lain yaitu mempunyai riwayat keluarga yang pernah terkena kanker tiroid dan penyakit gondok. Selain itu mempunyai beberapa sindrom warisan genetik juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker tiroid. Sindrom genetik yang meningkatkan resiko kanker tiroid termasuk kanker tiroid meduler genetik, neoplasia endokrin multipel dan polyposis adenomatous genetik.

 

  • Diagnosa

Skening tiroid bisa dilakukan untuk menentukan berfungsinya nodul. Nodul yang tidak berfungsi biasanya bersifat ganas.

Pemeriksaan USG bisa dilakukan untuk menentukan isi dari nodul (padat atau cairan). Kemudian untuk menentukan jinak atau ganasnya nodul, maka contoh nodul diambil melalui jarum untuk keperluan biopsi.

Diagnosa kanker tiroid bisa dilakukan dengan banyak cara, diantaranya :

  1. Pemeriksaan radio nuklida
  2. Pemeriksaan laboratorium
  3. Pemeriksaan USG
  4. Pemeriksaan sitologi
  5. Pemeriksaan sinar X
  6. Pemeriksaan CT

 

  • Pengobatan / Terapi Kanker Thyroid

Pengobatan kanker tiroid bisa dilakukan melalui 4 cara, diantaranya :

1. Operasi

Operasi ini untuk membersihkan jaringan tumor dan membersihkan kelenjar getah bening bagian leher yang mungkin telah terjadi metastasis.

2. Radioterapi

Radioterapi cocok untuk mengobati folikular adenokarsinoma.

3. Kemoterapi

Perawatan paliatif yang sering digunakan bagi pasien kanker stadium lanjut yang tidak dapat dioperasi atau telah ada distant metastasis.

4. Pengobatan tradisional China

Pengobatan tradisional China dapat menekan pertumbuhan sel kanker, meningkatkan imunitas tubuh pasien, dan menurunkan efek samping beracun radioterapi dan kemoterapi.tetapi jenis pengobatan ini belum ada uji klinisnya.

5. Pengobatan menggunakan Nectura

Jenis pengobatan ini sudah banyak melalui uji klinis maupun pengakuan para dokter.

 

  • Pencegahan

Program pencegahan kanker tiroid bisa dilakukan melalui 2 dua bentuk, yaitu program pencegahan sebelum terdeteksi menderita kelainan tiroid dan program pencegahan kanker tiroid setelah terdeteksi menderita kelainan tiroid non kanker.

Masing-masing dari kedua program ini disusun dalam pola terapi yang berbeda sesuai dengan keluhan yang dialami oleh pasien dan harus sesuai dengan penyakit tiroid pasien.

Biaya dan jangka waktu dari terapi akan ditentukan oleh hasil pemetaan penyakit. Pada akhirnya peta penyakit ini akan diketahui setelah masa berkonsultasi.

Pada umumnya terapi terpadu ini mempunyai 4 macam yaitu :

  1. Terapi psikologi kesehatan
  2. Terapi perbaikan pola hidup
  3. Terapi makanan sehat dan menyehatkan
  4. Terapi ramuan murni organik dalam simplisia kering untuk direbus dan diminum sesuai dengan aturan

“Terapi psikologi kesehatan”, “terapi perbaikan pola hidup” dan “terapi makanan sehat dan menyehatkan” akan diberikan dalam bentuk Buku Saku Sehat Tiroid. Sedangkan “terapi ramuan murni organik dalam simplisia kering untuk direbus dan diminum sesuai dengan aturan” akan dibuat khusus untuk perorangan.

Hal ini karena tidak semua orang boleh mengkonsumsi produk kesehatan yang sama, karena itu semua tergantung dari jenis kelamin, faktor umur, dan lain-lain.

Selain itu anda juga bisa melakukan pencegahan dengan rutin minum Nectura