Kuku Bisa Jadi Indikator Gejala Penyakit

Sebagian masyarakat memiliki pemikiran bahwa kuku adalah bagian tubuh yang hampir 100% aman dari resiko kesehatan, padahal kuku memiliki fungsi dan peranan yang penting.

Bahkan sebagian diantara penyakit pada kuku bisa menunjukkan gejala penyakit yang berbahaya.

Kuku bisa menjadi semakin rapuh seiring dengan bertambahnya usia seseorang dan proses perubahan yang terjadi di masa ini sebenarnya tidak perlu mendapatkan penanganan khusus karena pada umumnya tidak berbahaya.

Kuku Bisa Jadi Indikator Gejala Penyakit

Penyakit Kuku Yang Paling Umum

Ada 2 jenis penyakit kuku yang biasanya paling sering terjadi pada seseorang diantaranya Ingrown Toenails dan Onikomikosis.

  • Ingrown Toenails (Cantengan)

Ingrown Toenails adalah kondisi dimana kuku pada kaki tumbuh masuk ke dalam.

Kuku kaki yang normal biasanya tumbuh dengan lurus, namun pada sebagian orang bisa saja bagian pinggir dari kuku tumbuh masuk ke dalam daging.

Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri, bengkak dan warna kemerahan dan biasanya menyerang bagian jempol kaki.

 

Apa saja penyebab kuku yang tumbuh ke dalam ini? kuku cantengan

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh aktifitas memotong kuku yang tidak dilakukan dengan menggunakan gunting kuku.

Faktor penyebab lain bisa saja terjadi karena menggunakan ukuran sepatu yang lebih kecil daripada ukuran kaki.

Atau bisa saja terjadi karena aktivitas yang dilakukan secara rutin dan menimbulkan luka yang terjadi secara berulang pada kaki.

Bila anda mengalami cantengan hingga menimbulkan infeksi maka anda bisa mengatasinya dengan merendam kaki anda ke dalam rendaman air sabun atau air garam hangat, setelah itu pasang plester antiseptik pada daerah yang terkena infeksi.

Jangan memaksakan diri untuk memangkas kuku kecuali jika anda bisa dengan mudah melihat bagian ujung kuku karena bila anda paksakan maka kondisi cantengan bisa saja akan semakin memburuk.

Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter supaya bisa mendapatkan penanganan yang aman dan tepat terutama jika anda memiliki penyakit yang berhubungan dengan kelainan peredaran darah dan diabetes.

Biasanya dokter akan segera memangkas bagian kuku yang masuk ke dalam dan untuk mengangani infeksinya dokter akan memberikan resep obat minum atau obat oles.

Namun bilamana kondisi cantengan sering terjadi pada anda maka biasanya dokter akan menjalani prosedur untuk memotong bagian tepi kuku supaya di masa mendatang cantengan tidak muncul lagi.

 

  • Kuku yang terinfeksi jamur (Onikomikosis) Onikomikosis

Gejala Onikomikosis bisa dilihat melalui warna kuku yang berubah semakin memburuk dari masa ke masa yaitu terlihat semakin kusam.

Onikomikosis terjadi karena infeksi akibat jamur yang berada di bawah permukaan kuku dan infeksi ini bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.

Jika Onikomikosis dibiarkan dan tidak segera ditangani maka kondisi ini bisa merembet ke kulit jari.

Namun yang sering terjadi adalah penderita gangguan ini biasanya membiarkan kondisi ini karena tidak adanya rasa sakit dalam waktu yang lama.

Gejala Onikomikosis bisa membuat kuku menjadi lebih tebal sehingga lebih sulit untuk dipangkas dan pada saat menggunakan sepatu kaki terasa sakit ketika berjalan.

Tempat yang bisa memicu terjadinya Onikomikosis adalah kamar mandi atau kolam renang yang merupakan tempat umum dimana orang sering berjalan tanpa menggunakan alas kaki.

Pengidap penyakit gangguan sistem imun, diabetes dan penyakit pembuluh darah memiliki resiko yang tinggi untuk terkena penyakit kuku ini.

 

Penyakit Kuku sebagai Gejala Penyakit Serius

Kuku yang terlihat berubah dari sebelumnya biasanya menunjukkan adanya penyakit lain maka dari itu perubahan kuku bisa menjadi indikator untuk mendeteksi adanya penyakit yang mengancam kesehatan tubuh.

 

Berikut beberapa penyakit kuku yang dapat menjadi gejala penyakit serius:

  • Sindrom Kuku Kuning Sindrom Kuku Kuning

Sindrom kuku kuning ditunjukkan dengan kondisi dimana pertumbuhan kuku menjadi lebih lamabt dan kuku menjadi lebih tebal.

Dalam beberapa kondisi keganasan organ di dalam tubuh atau masalah pada pernafasan bisa menyebabkan kuku lepas dari jari atau kuku kekurangan kutikula.

 

  • Jari tabuh (Clubbing fingers) Jari tabuh

Gejala jari tabuh ditunjukkan dengan kuku jari membulat dan mengeras di sekitar ujung jari.

Jari tabuh disebabkan rendahnya kadar oksigen dalam darah dan penderita AIDS, gangguan pernafasan, paru, usus dan hati beresiko tinggi untuk terkena penyakit ini.

 

  • Garis Meesā€™

Kondisi Garis Mees ditunjukkan dengan adanya garis berwarna putih yang melintang pada kuku dimana garis ini muncul akibat dari keracunan arsenik.

 

  • Koilonikia

Koilonikia merupakan kondisi dimana kuku terlihat seperti sendok yang melengkung keluar.

Koilonikia biasanya terjadi akibat penyakit seperti anemia, lupus, masalah pada jantung, kekurangan zat besi dan hipotiroidisme.

 

  • Leukonikia Leukonikia

Leukonikia biasanya terjadi akibat benturan dan ditandai dengan adanya titik putih yang tak beraturan pada kuku, kondisi ini tidak terlalu berbahaya.

 

  • Kuku berlekuk (pitting nails)

Kuku yang berlekuk biasanya terjadi pada pengidap masalah kulit kemerahan, iritasi kulit dan kulit kering atau yang biasa dikenal dengan istilah psoriasis.

 

  • Kuku Terry

Bagian ujung kuku yang berubah menjadi gelap maka kondisi inilah yang biasa dikenal dengan istilah kuku terry.

Kuku terry terjadi akibat faktor usia yang menua, namun juga bisa dipicu oleh penyakit jantung, diabetes dan gangguan hati.

 

Walaupun kondisi pada kuku bisa saja menunjukkan adanya penyakit atau masalah kesehatan namun bisa saja hanya terjadi secara kebetulan saja dan tidak menunjukkan adanya gejala penyakit yang berbahaya.

Ada baiknya jika mengalami salah satu gejala pada penyakit kuku seperti di atas termasuk dengan kuku yang berlubang, rapuh, berdarah, nyeri dan bengkak maka anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat.

 

Menjaga Kesehatan Kuku

Ada banyak kegiatan yang terlihat sepele namun bisa mengganggu kesehatan kuku seperti kebiasaan menggigit kuku, atau menarik ujung kuku tanpa menggunakan gunting kuku.

Gunakan gunting kuku yang tajam pada saat menggunting kuku dan disarankan untuk menggunting kuku setelah selesai mandi karena dalam kondisi ini biasanya kuku menjadi lebih lunak sehingga mudah untuk digunting.

Hindari memanjangkan kuku jika kuku anda rapuh, dan untuk menjaga kelembapan kuku maka anda bisa mengoleskan lotion pada kuku anda.

Gunakan kaos kaki yang bersih dan ganti secara berkala, usahakan mengenakan alas kaki ketika sedang berada di tempat umum.