Makanan Sehat Untuk Orang Lanjut Usia

orang sehatMenjadi orang lanjut usia merupakan suatu proses yang tidak dapat kita cegah. Proses penuaan umumnya disertai dengan adanya penurunan kekuatan serta fungsi tubuh. Ada banyak penurunan yang terjadi, seperti penurunan system metabolism tubuh, penurunan intelektualitas, penurunan panca indera, penurunan vitalitas, susah tidur, berkurangnya pergerakan serta penurunan proses penyembuhan terhadap penyakit.

Selain adanya penurunan kekuatan dan fungsi tubuh, menjadi tua juga menyebabkan adanya perubahan fisik. Perubahan fisik yang muncul saat mulai menua, meliputi gigi mulai ompong, keriput pada kulit, lebih sering merasa mual, sering kesemutan, kaku pada persendian serta susah buang air besar.

Orang-orang lanjut usia sering mengeluhkan masalah susah buang air besar. Biasanya hal seperti terjadi karena adanya pola makan yang tidak sehat yang justru memperburuk kondisi mereka. Maka dari itu, sebaiknya para orang lanjut usia lebih memperhatikan pola hidup sehat serta lebih memahami keadaan tubuhnya.

Sebaiknya orang-orang lanjut usia dapat menghindari makanan yang berbahaya bagi kesehatannya, seperti gula pasir yang dapat membuat asam lambung semakin meningkat, mangga, nanas, garam serta gorengan.

Kebutuhan gizi para orang-orang lanjut usia perlu mendapatkan perhatian ekstra, karena kebutuhan gizi pada kondisi seperti ini sangan berubah drastic jika dibandingkan dengan kebutuhan gizi orang dewasa. Pemberian makanan yang bergizi mutlak bagi orang lanjut usia, namun sebaiknya berilah zat-zat gizi yang bersifat makro. Selain itu kebutuhan seperti vitamin dan mineral juga perlu diperhatikan.

Berbagai gizi makro yang sangat dibutuhkan oleh orang lanjut usia, meliputi:

  • Karbohidrat
karbohidrat

karbohidrat

Orang lanjut usia dianjurkan mengkonsumsi karbohidrat sebanyak 45 sampai 60% dari total energy dan sebaiknya pilihlah sumber karbohidrat kompleks seperti gandum maupun beras merah. Gandum serta beras merah memiliki nilai indeks glikemik rendah agar kadar gula dalam darah tetap terjaga.

Karbohidrat tetap dibutuhkan oleh orang lanjut usia untuk menjalankan semua fungsi dasar tubuh serta sebagai energy untuk menjalankan semua aktivitas fisik.

  • Protein

Total otot manusia yang masih berusia muda mencapai 30 sampai 35% dari berat badannya, bahkan orang-orang yang suka berolahraga total ototnya bisa mencapai 45%. Jumlah total otot akan menurun dan mencapai kurang dari 27% ketika sudah lanjut usia.

Hal ini terjadi karena adanya perubahan pada jalur metabolism serta kebutuhan tubuh akan protein. Orang dewasa yang umurnya masih di bawah 50 tahun umumnya membutuhkan protein sebanyak 0,8gr/kg berat badan.

Sumber protein yang terbaik bagi orang lanjut usia adalah daging tanpa lemak serta ikan. Sebaiknya daging tanpa lemak serta ikan dimasak dengan cara dikukus maupun direbus.

Makanan yang diproses dengan cara dikukus maupun direbus akan membuat protein yang ada didalamnya pecah dan menjadi bentuk yang lebih sederhana, sehingga lebih mudah untuk dicerna bagi system pencernaan orang-orang lanjut usia.

Makanan yang digoreng maupun dibakar justru membuat protein yang terkandung didalamnya menjadi lebih sulit untuk dicerna, sehingga akan membebani system pencernaannya.

Banyak sekali fungsi dari protein, namun fungsi yang terpenting dari protein bagi ornag lanjut usia adalah untuk mempercepat proses regenerasi sel. Sebab, sel-sel tubuh pada orang lanjut usia mudah sekali rusak, tidak seperti orang-orang yang masih muda.

  • Lemak
lemak yang baik untuk kesehatan

lemak yang baik untuk kesehatan

Banyak orang yang bilang bahwa bila usia sudah mulai menua sebaiknya menjauhi makanan yang mengandung lemak. Sebenarnya orang lanjut usia masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak, hanya saja sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu berlebihan.

Lemak tetap dibutuhkan oleh orang lanjut usia, karena dapat memberikan cadangan energy jangka panjang, memberikan rasa kenyang yang lebih lama, membantu aktivitas hormone dalam tubuh, melindungi sel-sel tubuh, menjaga suhu tubuh, serta mengangkut berbagai vitamin ke seluruh tubuh.

Lemak baru bisa dikatakan berbahaya bila orang lanjut usia tersebut memiliki masalah serius yang dapat menimbulkan penyakit bagi dirinya, seperti masalah obesitas berat, mengidap aterosklerosis, serta mengidap penyakit jantung.

Kebutuhan lemak yang direkomendasikan untuk orang lanjut usia sekitar 25% dari total kebutuhan energy, konsumsi lemak jenuh tidka lebih dari 10% serta total kolesterol tidak lebih dari 200 mg/hari.

Sumber lemak jenuh, meliputi daging merah, susu kaya lemak, minyak kelapa, serta makanan yang bersantan. Sedangkan makanan sumber kolesterol, meliputi telur, hati, ampela, otak, serta mentega.

Banyak orang lanjut usia yang dirawat dirumah sakit serta mengalami kekurangan gizi karena memiliki kadar albumin yang rendah sekali sehingga tampak pucat, kurus bahkan sulit sekali untuk menopang tubuhnya sendiri. Beberapa factor yang dapat menyebabkan kurang gizi pada orang lanjut usia, meliputi:

  • Hilangnya nafsu makan akibat dari berkurangnya indera penciuman serta indera perasa
  • Masalah pada system pencernaan yang berlangsung lama
  • Kehilangan lemak tubuh sebagai akibat dari proses penuaan

Selain memperhatikan kebutuhan gizi makro pada orang lanjut usia, kebutuhan lain seperti serat, vitamin serta mineral penting, seperti zat besi, magnesium, kalsium maupun fosfor juga harus diperhatikan.

Mineral-mineral penting sangat dibutuhkan oleh orang lanjut usia, contohnya zat besi. Zat besi diperlukan oleh orang lanjut usia untuk mempercepat proses penyembuhan. Sednagkan vitamin diperlukan oleh ornag lanjut usia untuk memelihara kesehatan tubuh secara keseluruhan.