Manfaat Kesehatan Bubur Ayam

Ada kalanya di dalam kehidupan yang serba modern ini kita memiliki jadwal kerja yang sangat padat hingga tidak sempat untuk menyiapkan sarapan di pagi hari.

Untuk menyiasatinya maka kita cenderung mengambil jalan pintas dengan membeli sarapan pagi di jalan atau di dekat tempat kerja.

Tentunya anda akan memilih menu sarapan yang sehat dengan gizi yang lengkap yang sekiranya kandungan gizi dalam menu sarapan tersebut bisa menunjang kegiatan anda hingga siang atau sore hari.

Menu sarapan yang tidak tepat bisa mengganggu kinerja anda dan jika kebutuhan nutrisi anda tidak bisa terpenuhi dengan baik maka dampak buruknya adalah anda akan menjadi mudah lelah, sulit berkonsentrasi dan mudah mengantuk. manfaat kesehatan bubur ayam

Salah satu menu makanan yang bisa anda pertimbangkan untuk dijadikan menu sarapan sehat adalah bubur ayam.

Kenapa harus bubur ayam ?

Karena bubur ayam terdiri dari berbagai bahan makanan yang tinggi akan kandungan gizi, protein dan karbohidrat yang bisa mencukupi kebutuhan gizi anda dari pagi hingga sore hari.

Berikut ini merupakan rincian manfaat kesehatan bubur ayam berdasarkan bahan-bahan utamanya diantaranya :

  • Beras bubur ayam

Sekitar 80% bagian dari beras didominasi oleh pati dimana beras juga mengandung air, mineral, vitamin dan protein.

Lapisan aleuron beras yang biasa disebut dengan sosohan beras memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Beras mengandung fosfor dan selenium yang merupakan trace element (elemen kelumit) yang termasuk bagian dari enzim glutation peroksidase dimana enzim ini berfungsi sebagai katalisator untuk memecah peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat racun.

Beras juga tinggi akan kandungan karbohidrat atau sakarida yang termasuk senyawa organik yang jumlahnya sangat banyak di bumi ini.

Karbohidrat terdiri dari berbagai unsur seperti hidrogen, oksigen dan karbon dimana karbohidrat memiliki peranan yang penting dalam tubuh manusia misalnya glukosa sebagai bahan bakar, sebagai cadangan makanan, dan sebagaj materi pembangun.

 

  • Daging Ayam

Daging ayam merupakan bahan makanan hewani dimana ayam merupakan hewan unggas yang sering dijadikan bahan masakan dan sering dijumpai di berbagai pusat penjualan makanan atau pasar.

Dalam setiap 100 gr daging ayam terdapat energi sebesar 302 kg kalori, karbohidrat 0 gr, protein 18,2 gr, lemak 25 gr, kalsium 14 mg, fosfor 200 mg, dan zat besi sebesar 2 mg.

Bukan hanya itu karena dalam daging ayam juga terdapat vitamin A sebesar 810 IU, vitamin B1 0,08 mg, dan vitamin C sebesar 0 mg.

Dalam setiap 1 ekor ayam terdapat 58% bagian yang bisa dikonsumsi dimana daging ayam biasanya terasa lezat, gurih dan memiliki efek mengenyangkan.

Kandungan asam amino esensial dalam daging ayam bermanfaat untuk mengganti sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan sedangkan serat yang pendek pada daging ayam membuat daging ayam mudah dicerna.

Kandungan protein pada daging ayam termasuk tinggi dimana kandungan proteinnya tidak berbeda jauh dengan kandungan protein pada ikan, daging sapi, kacang dan biji-bijian.

Bagi orang yang memiliki masalah pada kolesterol disarankan untuk mengonsumsi daging ayam tanpa kulit karena daging ayam yang berwarna putih biasanya mengandung lemak jemu yang rendah.

Kandungan asam amino pada daging ayam bermanfaat untuk memperbaiki seluruh sel tubuh yang membutuhkan perbaikan.

Kandungan zat besi haeme yang terdapat pada ayam cenderung lebih mudah dicerna jika dibandingkan dengan zat besi yang diperoleh dari zat besi yang berasal dari bahan nabati.

Tubuh kita membutuhkan zat besi haeme untuk menjaga jumlah cadangan zat besi yang ada di dalam tubuh untuk mencegah terjadinya anemia.

 

  • Seledri

    daun seledri

    daun seledri

Seledri yang biasa dijumpai pada menu makanan sop juga biasanya ditemukan pada bubur ayam.

Seledri bermanfaat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh, menjaga kelancaran sistem peredaran darah dalam tubuh dan menjaga kesehatan jantung.

Kandungan antioksidan jenis luteolin dan flavonoid pada seledri bisa mencegah ancaman serangan radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu luteloin juga bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Bukan hanya itu karena seledri juga bermanfaat untuk mencegah nyeri sendi dan gangguan pada tulang seperti  osteoartharitis serta mengandung zat anti inflamasi.

Seledri termasuk jenis sayuran yang kaya akan kandungan vitamin A dan C dimana keduanya merupakan antioksidan yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Kandungan vitamin C dalam seledri membantu produksi kolagen yang bermanfaat untuk menjaga otot dan jaringan ikat untuk menjaga kesehatan kulit serta untuk melawan penyakit.

Kandungan vitamin K pada seledri membantu meningkatkan kepadatan tulang serta menjaga kesehatan gigi.

Tubuh kita memproduksi homositein yang merupakan sejenis asam amino yang bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular dan bisa mengganggu fungsi dan kinerja pembuluh darah.

Folat atau vitamin B9 bisa merubah asam amino menjadi molekul yang lebih sederhana sehingga bisa membantu mencegah ancaman serangan penyakit stroke, jantung dan berbagai penyakit kardiovaskular.

Miristisin yang merupakan senyawa organik pada seledri bisa mencegah berkembangnya sel kanker di dalam tubuh, mengaktifkan enzim serta menetralkan senyawa negatif yang bisa menjadi penyebab kanker usus dan prostat.

 

  • Kacang Kedelai manfaat-kesehatan-kacang-kedelai

Kadang kedelai diketahui mengandung lechitin dan tinggi akan kandungan protein nabati sehingga bahan makanan ini sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi.

Fungsi protein adalah untuk membentuk sel otot sedangkan lechitin berfungsi untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan dimana hal ini sangat bermanfaat bagi anak yang masih dalam masa tumbuh kembang.

Kacang kedelai yang biasanya diolah menjadi bentuk tahu, tempe dan susu kedelai juga diketahui bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah, mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah radikal bebas, mengatasi penyakit ginjal dan impotensi.

Manfaat lain dari kacang kedelai yaitu untuk mencegah penuaan dini, menghaluskan kulit dan menyuburkan rambut.

 

  • Telur Ayam

    telur ayam rebus

    telur ayam rebus

Telur ayam merupakan bahan makanan yang paling sering dijumpai dalam berbagai menu makanan dan dikonsumsi oleh siapa saja baik itu anak-anak hingga orang dewasa, baik pria atau wanita.

Dalam setiap 1 butir telur ayam terdapat protein 6 gr, vitamin A, B, D, K, selenium, kolin, besi, fosfor dan seng.

Vitamin B pada telur ayam bisa menyediakan energi yang anda butuhkan dalam menjalankan aktivitas harian.

Sedangkan kandungan vitamin E dan C pada telur bisa membuat kulit menjadi lebih kencang dan halus serta mencegah kekeringan kulit.

Kandungan vitamin A pada telur bermanfaat untuk menjaga organ penglihatan, menjaga kesehatan kulit dan membantu pertumbuhan sel dalam tubuh.

Jika anda memiliki masalah kolesterol maka anda disarankan untuk tidak mengonsumsi telur karena kuning telur tinggi akan kandungan kolesterol.

Kalaupun anda memiliki masalah kolesterol dan masih ingin menikmati telur maka anda hanya bisa mengonsumsi bagian putih telurnya saja.