Manfaat Kesehatan Temulawak

Temulawak adalah salah satu tanaman temu-temuan yang merupakan salah satu bahan obat tradisional Indonesia yang memiliki bentuk rimpang dan akar.

Temulawak memiliki bentuk fisik yang terlihat mirip dengan kunyit, hidup di daerah dengan ketinggian mulai dari 5 meter hingga 750 meter di atas permukaan air laut.

Bagian dari temulawak yang paling sering dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah rimpang atau akar dimana cara pengolahannya pun berbeda-beda sesuai dengan jenis penyakitnya.

perbedaan-temulawak-dan-kunyit

Berikut ini adalah Manfaat Kesehatan Temulawak diantaranya :

  • Menjaga fungsi organ hati

Temulawak memiliki katagoga yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ liver dimana katagoga berperan memproduksi empedu di dalam liver dan merangsang pengosongan kandung empedu.

Beberapa waktu yang lalu telah diadakan sebuah penelitian terhadap temulawak dimana temulawak bisa memberikan enzim yang bisa bermanfaat untuk menurunkan kadar SGPT dan SGOT dalam dosis 15-30 mg kurkumin.

  • Mengurangi radang sendi

100 mg fenibutazon yang berfungsi untuk mengurangi radang sendi dan nyeri sebanding dengan kandungan kurkumin dalam temulawak.

Cara kerja kandungan kurkumin dalam temulawak untuk mengurangi radang sendi dan nyeri adalah dengan menghambat perpindahan sel-sel leuksit pada daerah radang atau dengan penghambatan pembentukan serta transportasi prostagladin atau mediator radang.

Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa ada perbaikan kondisi pada penderita radang sendi.

Bahkan sejak ribuan tahun yang lalu di India temulawak telah lama digunakan sebagai tanaman pengobatan herbal untuk pencegahan dan pengobatan peradangan seperti arthritis.

Pada tahun 2009 yang lalu ada sebuah penelitian yang dirilis oleh Journal of Alternative and Complementary Medicine dimana dilakukan pemeriksaan pada pasien yang memiliki masalah pada radang sendi lutut.

Pasien tersebut setiap hari selama 40 hari mengonsumsi ekstrak temulawak dan ibuprofen dan di akhir penelitian para peneliti melihat hasilnya dimana ekstrak temulawak bisa saling bekerja sama dengan baik oleh ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh arthritis namun pasien tidak mengalami efek samping yang merugikan kesehatan..

 

  • Masalah pencernaan manfaat-kesehatan-temulawak

Mengonsumsi temulawak bisa membantu meningkatkan pencernaan karena zat yang ada di dalam temulawak bisa merangsang produksi empedu di kandung empedu.

Seperti halnya kunyit, temulawak bisa memberikan manfaat kesehatan yang berhubungan dengan sistem pencernaan seperti mengatasi kembung, gangguan pencernaan, gas dan dispepsia.

Pada tahun 2006 jurnal Clinical Gastroenterology dan Hepatology merilis hasil studi dimana para pasien yang setiap harinya mengonsumsi suplemen kunyit memiliki resiko yang rendah untuk mengalami kekambuhan jika dibandingkan dengan pasien yang memakai plasebo selama 6 bulan.

 

  • Menurunkan lemak darah

Salah satu manfaat dari temulawak adalah ekstrak temulawak yang berasal dari fraksi kurkuminoid dan bermanfaat untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL serta menurunkan kadar kolesterol total.

Ada dugaan bahwa zat kurkumaid sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan sistem pernapasan karena zat ini memiliki peranan menurunkan lemak darah.

 

  • Melawan kanker

Pada tahun 2001 jurnal ilmiah “The Prostat” merilis hasil studi yang menunjukkan bahwa curcumin bisa menghambat pertumbuhan kanker prostat secara signifikan dan memiliki potensi untuk mencegah perkembangan kanker hormon yang lain.

Dokter medis bisa memberikan rekomendasi untuk mengonsumsi ekstrak temulawak walaupun masih dibutuhkan percobaan lanjutan pada manusia.

Para ahli yang berasal dari University of Maryland Medical Center memberikan analisis bahwa zat aktif pada tanaman herbal bisa bekerja aktif menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang menyuplai pertumbuhan sel kanker dan bisa mencegah terjadinya kerusakan sel akibat aktivitas antioksidan.

 

  • Obat penyembuhan hepatitis temulawak

Temulawak bisa digunakan untuk mengobati hepatitis, caranya cukup mudah yakni siapkan 2 jari temulawak yang telah dicuci bersih dan dikupas.

Kemudian iris dan rebus potongan temulawak dengan 500 cc air lalu tambahkan gula aren secukupnya.

Rebus temulawak sampai air rebusan sisa setengah kemudian minum ramuan temulawak ini sehari dua kali.

 

  • Meredakan keluhan asma

Temulawak bisa digunakan untuk mengobati penyakit asma dan caranya cukup mudah yakni siapkan 1/2 rimpang temulawak lalu cuci dengan air bersih dan kupas lalu iris.

Rebus irisan temulawak dengan air sebanyak 5 gelas lalu masukkan gula aren secukupnya.

Rebus temulawak sampai air rebusan sisa setengah kemudian minum air rebusan temulawak ini sebanyak 3 kali dalam sehari.

 

  • Pengobatan untuk sakit ginjal

Temulawak bisa digunakan untuk mengobati penyakit ginjal dan caranya cukup mudah yakni cuci bersih temulawak lalu dikupas.

Rebus temulawak beserta 1 genggam daun kumis kucing, 1 genggam daun meniran dan 4 gelas air bersih.

Rebus ramuan tersebut sampai air rebusan sisa setengah kemudian minum air rebusan ini sebanyak tiga kali dalam sehari.

 

  • Menyembuhkan bisul

Siapkan temulawak yang telah dicuci bersih kemudian dikupas. Setelah itu temulawak direbus dengan dua gelas air bersih dan gula aren secukupnya.

Rebus temulawak sampai airnya tersisa tinggal setengah kemudian tambahkan dengan asam jawa seibu jari.

Tunggu air rebusan hingga menjadi dingin lalu air rebusan disaring, kemudian air hasil saringan bisa anda minum untuk menghilangkan bisul.

 

  • Mengatasi morning sickness

Temulawak cukup efektif untuk mengatasi morning sickness termasuk dengan rasa mual yang lain.

 

  • Mengurangi kelelahan otot

Jika anda sering melakukan fitness maka anda bisa mengonsumsi temulawak jika anda mengalami kelelahan otot.

 

Selain dari manfaat temulawak yang telah disebutkan di atas, berikut ini adalah manfaat lain dari temulawak diantaranya :

  • Berperan sebagai antioksidan
  • Mencegah munculnya darah kotor
  • Melancarkan menstruasi
  • Sebagai obat untuk jerawat
  • Sebagai obat untuk komedo
  • Membersihkan wajah
  • Meningkatkan semangat hidup (mood)
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Mengatasi susah tidur

 

Efek Samping Temulawak ekstrak-temulawak

Pada umumnya temulawak cukup aman jika dikonsumsi dalam waktu yang singkat sampai 4-5 bulan, namun dalam jangka waktu lebih dari itu temulawak tidak aman untuk dikonsumsi apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah atau porsi yang berlebihan.

Mengonsumsi temulawak lebih dari 4-5 bulan dan dalam jumlah yang banyak bisa menyebabkan mual dan iritasi lambung.

Bagi ibu hamil dan menyusui disarankan untuk menghindari mengonsumsi temulawak karena hingga saat ini masih belum diketahui efek dari penggunaan temulawak selama masa kehamilan dan menyusui.

Mengonsumsi temulawak harus menyesuaikan dosis berdasarkan kondisi kesehatan pengguna, usia dan kondisi lainnya.

Hingga saat ini masih belum ada informasi ilmiah yang jelas mengenai dosis yang tepat pada temulawak sebagai pengobatan herbal.

Namun yang harus anda ketahui adalah walaupun temulawak adalah produk alami namun bukan berarti aman untuk dikonsumsi.

Disarankan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum memutuskan untuk mengonsumsi produk olahan temulawak.