Manfaat Ubi Bagi Kesehatan Tubuh Kita

ubi kuning

ubi kuning

Banyak sekali orang yang menganggap bahwa ubi merupakan sumber karbohidrat yang dapat menyebabkan obesitas. Padahal, bila kita perhatikan lagi secara lebih mendalam, ubi ubi tidak bisa disamakan dengan nasi karena ubi tidak dapat menyebabkan obesitas. Tentu saja bisa dikonsumsi secara tidak berlebihan.

Ada banyak sekali nutrisi yang terkandung di dalam makanan jenis umbi-umbian ini. Salah satu nutrisi yang terkandung di dalam ubi adalah vitamin A. Menurut badan kesehatan bernama Center for Science in the Public Interest, ubi layak diberi gelar sebagai makanan super, karena sebutir ubi dapat memberikan 200% kebutuhan harian vitamin A.

Banyak sekali manfaat dari vitamin A yang terkandung di dalam ubi, meliputi untuk menjaga penglihatan, tulang serta menjaga kesehatan kulit. Selain itu, ubi juga dapat menjadi sumber antioksidan alami yang dapat mencegah terjadinya infeksi dalam sistem pencernaan, saluran kencing maupun infeksi paru-paru.

Dalam sebuah studi yang dilakukan di Kansas State University pada tahun 2003 telah ditemukan bahwa ada hubungan antara kurangnya vitamin A dengan penyakit infeksi paru-paru atau emphysema yang dapat menyebabkan kesulitan dalam bernafas.

Studi yang dipublikasikan di dalam The American Society for Nutritional Science ini, mendukung konsumsi vitamin A dalam jumlah yang cukup demi untuk menjaga kesehatan organ paru-paru.

ubi ungu

ubi ungu

Selain vitamin A, ubi juga mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Sepotong ubi dapat memberikan sebanyak 66% akan kebutuhan vitamin C harian. Disamping itu, ubi juga mengandung vitamin B6, zat besi, potasium, kalsium, tembaga dan juga mangaan.

Ubi juga kaya akan serat. Menurut The U.S. Sweet Potato Council Inc., ubi yang sudah dimasak terlebih dahulu jika dikonsumsi beserta dengan kulitnya akan memberikan lebih banyak serat dibandingkan dengan mengkonsumsi seporsi oatmeal.

Bila seseorang sedang menjalani program penurunan berat badan, maka biasanya orang tersebut akan berusaha untuk mengurangi konsumsi karbohidrat serta memperbanyak konsumsi sayur serta buah segar. Cara seperti mengurangi konsumsi karbohidrat serta mengurangi asupan makanan berlemak akan menjadi pilihan yang cocok untuk anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Namun, ada kalanya bila kita mengkonsumsi makanan yang itu-itu saja, terkadang kita jadi merasa tergoda untuk mencoba makanan yang memiliki rasa yang lebih kaya. Kebiasaan seperti mengkonsumsi oatmeal sebagai menu sarapan merupakan hal yang mudah bagi orang-orang yang sudah terbiasa. Namun, bagi orang-orang yang belum terbiasa, mengkonsumsi oatmeal setiap hari lama-kelamaan pastinya akan menyebabkan rasa bosan.

Mungkin sudah saatnyalah bagi anda untuk mencoba beberapa makanan olahan yang sederhana sebagai pengganti oatmeal yang dapat memberikan nutrisi yang sama besarnya namun rendah karbohidrat. Salah satu pilihannya adalah mengolah ubi sebagai menu sarapan pengganti oatmeal.

Nutrisi yang terkandung didalam ubi lebih mudah untuk dicerna dan kandungan seratnya juga akan menghilangkan atau mencegah terjadinya sakit perut. Selain itu, nutrisi yang terkandung di dalam ubi, seperti vitamin A, B, C, kalsium serta potasium nantinya akan membantu meringankan radang perut serta masalah lainnya pada organ pencernaan.

Menu makanan berbahan dasar ubi yang bisa anda coba untuk pengganti oatmeal di pagi hari adalah ubi kukus. Daging ubi yang memiliki warna kuning akan memberikan sensasi rasa manis yang alami. Dan juga cocok sekali untuk dijadikan sumber karbohidrat khusus untuk orang yang sedang diet.

ubi Satu buah ubi berukuran sedang yang belum dimasak mengandung 112 kalori serta bebas dari lemak dan kolesterol. Maka dari itu, proses memasak ubi nantinya akan berpengaruh pada kandungan kalori di dalamnya. Umumnya cara mengolah ubi yang baik adalah dengan cara direbus maupun dikukus.

Ubi baik sekali dikonsumsi oleh pengidap diabetes, karena ubi mengandung kadar glikemik indeks yang relatif rendah bila dbandingkan dengan makanan yang lainnya. Pengaruh ubi terhadap kadar gula darah sedikit sekali sehingga ubi menjadi pilihan yang cocok untuk anda yang membutuhkan karbohidrat namun tidak mengkonsumsi nasi.

Dalam sebuah studi yang dgelar oleh University of Vienna, Austria yang dilakuan pada tahun 2003, telah membuktian bahwa pengidap diabetes melitus tipe 2 yang mengkonsumsi  ubi dalam dosis yang cukup dapat menurunkan resistensi insulin tanpa perbedaan dalam berat badan maupun faktor lainnya yang kemungkinan mempengaruhi.

Jadi tunggu apa lagi, ada baiknya untuk mengganti menu sarapan anda dengan mengkonsumsi ubi yang baik sekali untuk kesehatan kita.