Mencegah Resiko Kesehatan Berdiri Terlalu Lama

Memiliki kebiasaan berdiri dalam waktu yang terlalu lama terkadang tidak bisa dihindari dimana hal ini bisa saja dikarenakan profesi pekerjaan sebut saja sales yang harus berdiri untuk melayani pelanggan, kasir bank yang tak henti-hentinya melayani pembeli sehingga dirinya harus terus berdiri tanpa henti.

Ketika anda berdiri dalam jangka waktu yang lama maka otot anda bisa menjadi kaku dan tidak jarang terasa menyakitkan yang membuat anda merasa tidak nyaman.

Di saat anda mengalami kondisi tersebut maka biasanya anda baru akan berusaha mencari solusi, misalnya mencari kursi terdekat untuk duduk.

Memiliki kebiasaan berdiri dalam waktu yang lama tidak disarankan demi alasan kesehatan, namun sayangnya terkadang dikarenakan tuntutan kerja dan kondisi yang tidak memungkinkan sehingga anda menjadi sulit untuk meninggalkan kebiasaan berdiri dalam jangka waktu yang lama.

Padahal ada banyak resiko kesehatan yang menanti jika anda masih saja sering membiasakan diri untuk berdiri dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Misalnya saja American Academy of Orthopaedic Surgeons yang telah melakukan riset dan menyatakan bahwa anda bisa saja akan mengalami plantar fasciitis yaitu kondisi dimana bagian kaki atau bagian tumit kaki beresiko tinggi untuk mengalami kesemutan, nyeri dan mungkin terlihat membengkak bilamana dalam sehari sering menghabiskan berdiri setidaknya sepuluh jam untuk berdiri.

Mencegah Resiko Kesehatan Berdiri Terlalu Lama

Lalu adakah solusi yang bisa anda dilakukan untuk Mencegah Resiko Kesehatan Berdiri Terlalu Lama ?

Berikut ini adalah Mencegah Resiko Kesehatan Berdiri Terlalu Lama diantaranya :

1. Obat

Dengan mengonsumsi obat NSAID yang diminum dengan petunjuk yang tertera pada kemasan obat, dimana obat jenis obat bebas anti inflamasi ini memang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit peradangan pada kaki seperti ibuprofen dan naproxen.

 

2. Kompres

American Academy of Orthopaedic Surgeons telah memberikan saran bahwa anda bisa mencegah resiko kesehatan akibat berdiri dalam waktu yang lama dengan menggunakan air es yang disimpan ke dalam kemasan botol air mineral atau es batu yang dikemas ke dalam plastik bening, lalu gunakan salah satu dari dua bahan alat kompres tersebut untuk digunakan sebagai alat kompres pada bagian kaki yang sakit sambil dilakukan pemijatan ringan yang dilakukan selama 15 menit sampai kaki anda benar-benar menjadi terasa nyaman.

Anda bisa melakukan perawatan mengompres bagian bawah kaki dengan menggunakan es yang dilakukan sebanyak 3-4 kali dalam sehari yang dilakukan selama sekitar 15 menit hingga bagian kaki yang tadinya terasa sakit menjadi nyaman kembali.

 

3. Berbaring, tinggikan kaki

Anda bisa mengurangi atau mencegah kaki mengalami pembengkakan dengan mengambil posisi tubuh duduk atau berbaring namun dengan meninggikan posisi kaki.

Kemudian usahakan untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat terutama pada bagian kaki, misalnya berjalan atau berlari dalam waktu lama yang pada akhirnya bisa membuat kaki anda merasa kecapekan, nyeri dan mengalami pembengkakan.

Namun seandainya kaki anda sudah terlanjur mengalami pembengkakan yang disertai dengan rasa nyeri maka sebaiknya kompres segera dengan menggunakan perban kompres.

 

4. Peregangan meregangkan kaki

Anda bisa melakukan peregangan dengan menyilangkan bagian lutut kaki yang berlawanan dengan bagian atas lutut kaki.

Setelah itu untuk meregangkan plantar fasia maka anda bisa mengambil jari kaki kemudian tarik dengan pelan.

Kemudian tahan sekitar 10 detik sampai menarik kaki anda dengan batas maksimal kemampuan yang anda bisa lakukan.

Anda bisa melakukan gerakan peregangan yang sama pada bagian kaki yang lain dan disarankan untuk melakukan pada setiap bagian kaki dengan jumlah masing-masing 20 kali pada setiap bagian kaki.

Bilamana otot anda mengalami ketegangan, maka anda bisa melakukan gerakan peregangan sambil bersantai dengan berhenti tiap setiap jam.

Setelah itu anda bisa mengambil posisi berdiri dengan berdiri dengan tegak pada sisi pijakan atau tangga sambil menahan perut.

Kemudian anda bisa meletakkan bola kaki anda dengan menggantungkan tumit kaki pada tepi lalu angkat tumit sedikit hingga terlihat sedikit menjinjit lalu tahan beberapa detik.

Lalu anda bisa menurunkan tumit ke posisi semula dan lakukan kembali gerakan tersebut berulang kali hingga sebanyak sepuluh kali.

Selain itu, cara lain untuk memompa darah agar tidak mengendap di kaki adalah dengan berdiri menghadap dinding, dan meletakkan tangan di dinding.

Regangkan salah satu kaki ke belakang dengan mendorong tumit ke arah lantai sejauh mungkin tanpa menyentuh lantai. Tahan sejenak untuk merasakan peregangan, kemudian beralih sisi. Ulangi tiga kali untuk setiap kaki.

Kombinasi langkah-langkah pencegahan dan pengobatan bisa memberikan sedikit bantuan pada nyeri kaki yang disebabkan oleh berdiri terlalu lama (sekitar 10 jam atau lebih) dalam sehari.

 

5. Pilih sepatu yang baik sepatu yang nyaman

Gunakan sepatu yang terasa nyaman pada saat digunakan dan tidak menimbulkan rasa sakit pada kaki anda, apalagi jika keseharian anda entah itu kuliah, sekolah atau bekerja mengharuskan anda untuk selalu menggunakan sepatu.

Bahkan menurut National Institute on Aging, kriteria sepatu yang baik adalah sepatu yang memiliki bentuk yang sesuai dengan bentuk kaki, tumit sepatu tidak bergeser ke bawah atau ke atas selama anda berjalan, ada jarak sekitar 1 cm antara ujung jari-jari kaki dan ujung sepatu, tidak ketat, fleksibel, serta memiliki sol tebal dan bantalan.

 

6. Bantalan alas kaki

Bilamana selama ini kaki anda sering terasa sakit ketika anda menggunakan sepatu maka anda bisa mencoba untuk memasukkan bantalan alas kaki yang mendukung lengkungan telapak kaki anda.

Bahkan untuk alternatif lain anda juga bisa memberikan bantalan tumit silikon, atau bisa juga dengan meminta saran dari ahli penyakit kaki untuk memasukkan orthotic yang telah disesuaikan jika selama ini kaki anda sering terasa sakit ketika menggunakan sepatu.

 

7. Minta bantuan dokter

Anda bisa berkonsultasi dengan ahli terapi fisik atau dokter mengenai teknik latihan atau peregangan yang tepat untuk kaki anda bilamana selama ini anda sering menghabiskan waktu untuk berdiri.

Anda juga bisa bertanya mengenai penggunaan dari bidai betis pada kaki untuk membentuk jaringan dan tendon yang lebih fleksibel.

Konsultasikan dengan dokter anda untuk memberikan kortikosteroid berupa suntikan atau topikal untuk nyeri parah dan persisten yang tidak merespon pengobatan lain.