Mengenal Gejala Dan Penyebab Dari Ketegangan Otot

gambaran ketegangan otot

gambaran ketegangan otot

Ketegangan otot merupakan suatu kondisi yang terjadi sebagai akibat dari kerja otot yang berlebihan maupun karena adanya robekan pada otot. Hal seperti ini umumnya terjadi karena adanya kelelahan pada otot, penggunaan yang salah pada otot serta karena otot terlalu sering digunakan.

Ketegangan otot dapat terjadi dibagian mana saja dalam tubuh. Umumnya ketegangan otot sering terjadi dibagian leher, punggung bawah, bahu serta hamstring atau otot belakang paha.

Ketegangan otot mampu menyebabkan rasa sakit yang dapat membatasi pergerakan kelompok otot dibagian tubuh. Ketegangan otot skala ringan maupun sedang dapat dikurangi dengan menggunakan es, balsam panas maupun mengkonsumsi obat anti-inflamasi. Ketegangan otot maupun robekan otot yang parah sangat memerlukan perawatan medis.

Diagnostic pencitraan mungkin diperlukan dalam mempelajari seberapa besar kerusakan yang terjadi pada otot tubuh anda. Terapi fisik kemungkinan juga akan disarankan. Dalam kasus ketegangan otot yang parah, kemungkinan pembedahan otot juga diperlukan.

Ketegangan otot skala ringan sampai sedang umumnya akan hilang dengan sendirinya selama beberapa minggu. Sedangkan ketegangan otot yang parah akan memerlukan waktu beberapa bulan lamanya untuk sembuh.

Beberapa gejala dari ketegangan otot, meliputi:

  • Rasa nyeri yang terjadi secara tiba-tiba
  • Gerakan yang terbatas pada bagian tubuh tertentu
  • Adanya perubahan warna atau memar pada kulit
  • Pembengkakan
  • Bagian tubuh yang sakit terasa seperti diikat
  • Kejang otot
  • Kaku pada bagian tubuh
  • Kelemahan pada bagian tubuh tertentu

Dalam kasus ketegangan otot skala ringan, kemungkinan anda akan merasa sedikit kaku. Namun masih bisa untuk digunakan. Ketegangan otot yang parah adalah ketika terjadi robekan pada otot tersebut, sehingga menyebabkan rasa sakit yang sangat dan membuat gerakan menjadi sangat terbatas.

Ketegangan otot akut yang sesekali muncul umumnya terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga. Hal seperti ini disebabkan karena:

  • ketegangan otot dibagian betis

    ketegangan otot dibagian betis

    Tidak melakukan pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik

  • Kurangnya fleksibilitas tubuh
  • Kurang pendingin setelah melakukan aktivitas fisik yang berat
  • Kelelahan
  • Berlari, melompat maupun melempar sesuatu
  • Mengangkat barang yang terlalu berat
  • Salah posisi saat mengangkat barang

Ketegangan otot kronis umumnya merupakan dampak dari gerakan yang terjadi secara berulang-ulang. Ketegangan otot kronis umumnya disebabkan oleh:

  • Olahraga berat
  • Menahan leher dalam waktu yang lama saat bekerja
  • Postur tubuh yang salah

Umumnya ketegangan otot ringan sampai sedang dapat diobati sendiri di rumah dan tanpa menggunakan obat-obatan tertentu. Beberapa cara untuk mengobati ketegangan otot skala ringan hingga sedang, meliputi:

  • Mengurangi aktivitas yang terlalu berat. Mengurangi aktivitas yang terlalu berat akan mengurangi penggunaan otot. Namun, terlalu banyak berisitirahat dapat menyebabkan otot menjadi lemah, yang nantinya akan memerlukan waktu yang lama untuk penyembuhan. Istirahatkan otot anda paling lama dua hari. Setelah itu lakukan aktivitas anda seperti biasa.
  • Terapi es. Es umumnya digunakan untuk mengurangi terjadinya pembengkakan. Sebaiknya kompres dengan es yang ditutupi dengan handuk. Lakukan hal seperti ini selama 15 menit, kemudian ulangi setiap jam sekali.
  • Kompres dengan handuk hangat. Hal ini juga dapat mengurangi pembengkakan. Jangan bungkus bagian tubuh yang sakit terlalu erat. Hal ini nantinya akan mengurangi sirkulasi darah yang nantinya justru akan menyebabkan rasa sakit semakin bertambah.
  • Tinggikan. Bila anda merasakan ketegangan otot pada kaki maupun tangan anda, sebaiknya tinggikan kaki maupun tangan anda sedikit lebih tinggi dari jantung anda. Hal seperti ini dipercaya mampu mengurangi ketegangan otot di kaki maupun tangan.

Selain melakukan cara-cara seperti diatas anda juga bisa melakukan cara lainnya untuk mengurangi ketegangan otot, seperti:

  • pemanasan sebelum berolahraga

    pemanasan sebelum berolahraga

    Obat anti-inflamasi. Menggunakan obat-obatan tertentu yang bersifat anti-inflamasi juga dapat dilakukan untuk mengurangi ketegangan otot serta pembengkakan, khususnya ketegangan otot ringan. obat yang bisa digunakan untuk mengurangi ketegangan otot, seperti acetaminophen atau ibuprofen.

  • Pemanasan. Sebaiknya lakukan pemanasan sebelum berolahraga maupun melakukan aktivitas berat. Hal ini mampu mengurangi ketegangan otot maupun gangguan otot lainnya. Maka dari itu pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
  • Peregangan. Jangan mengistirahatkan otot anda dalam waktu yang terlalu lama. Hal ini justru akan menyebabkan kekakuan serta kelemahan pada otot. Lakukan peregangan setelah berolahraga maupun aktivitas berat lainnya.
  • Menjaga kondisi tubuh tetap bugar. Menjaga kondisi tubuh tetap bugar juga mampu mengurangi resiko terjadinya ketegangan otot. Olahraga kecil secara rutin akan membuat otot tubuh anda tetap terlatih dan tetap sehat.