Mengenal Lebih Jauh Tentang Vitamin E

vit e thumbnailVitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak yang juga berperan sebagai antioksidan.

Antioksidan merupakan zat yang dapat menghancurkan radikal bebas, yaitu senyawa berbahaya dalam tubuh kita yang mampu merusak DNA dan bahkan dapat menyebabkan kematian sel.

Vitamin D dikategorikan secara luas dalam dua kelompok, yaitu tokoferol serta tokotrienol. Alpha, betha, delta dan gamma merupakan varian dari kedua kelompok tersebut.

Beberapa peneliti berpendapat bahwa vitamin E merupakan anggota terpenting dalam kelompok nutrisi yang dapat mencegah stress oksidatif. Anggota lain yang juga penting adalah vitamin B3, vitamin C, selenium serta glutation.

Vitamin E pertama kali diisolasi pada tahun 1936 dari minyak tepung gandum. Senyawa yang ditemukan dari minyak tepung gandung tersebut diberi nama vitamin E, karena baru ditemukan setelah vitamin-vitamin lain seperti A, B, C serta D. Bentuk vitamin E merupakan suatu kombinasi rumit dari delapan molekul yang akhirnya disebut tocopherol.

Vitamin E sangat penting artinya bagi berbagai macam fungsi dalam tubuh. Hati yang sehat membutuhkan banyak sekali vitamin E karena benar-benar terbukti dapat mencegah terjadinya penyakit jantung.

gejala kekurangan vitamin e

gejala kekurangan vitamin e

Vitamin E juga dapat membantu meringankan kondisi penyakit jantung yang sudah terlanjur terjadi serta dapat menghentikan kerusakan sebelum terjadi hal yang lebih buruk lagi pada jantung.

Vitamin E juga penting sekali dalam melindungi membrane sel dari kerusakan akibat radikal bebas yang berbahaya yang ada di dalam tubuh.

Tanpa vitamin E, maka membrane sel akan rusak serta dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, seperti kanker.  Penyebab dari efektifnya vitamin E terhadap serangan radikal bebas karena vitamin ini larut dalam lemak sehingga mudah diserap ke dalam membrane sel tubuh. Maka dari itu, vitamin E juga penting artinya untuk system imunitas tubuh.

Dosis vitamin E yang direkomendasikan sebesar 10mg untuk orang dewasa. Kasus kekurangan vitamin E sangat jarang sekali terjadi, namun umumnya ditandai dengan proses penyembuhan luka yang terkesan lamban. Sedangkan kelebihan vitamin E akan ditandai dengan gejala seperti meningkatnya asam lambung, cepat lelah, sakit kepala serta lemah otot.

makanan yang mengandung vitamin e

makanan yang mengandung vitamin e

Vitamin E banyak ditemukan dalam berbagai jenis makanan, seperti biji-bijian utamanya biji bunga matahari, kacang-kacangan terutama kacang almond, buncis, lobak, sawi, alfalfa, ubi jalar, collar hijau, bayam, kiwi,alpukat, blueberry, asparagus. Vitamin E juga dapat ditemukan di berbagai minyak seperti minyak kedelai, minyak zaitun, minyak jagung, minyak biji kapas serta minyak biji bunga matahari.

Suplemen vitamin E kebanyakan mengandung bentuk tunggal dari vitamin E yaitu alfa-tokoferol. Beberapa ahli kesehatan juga menyarankan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin E yang mengandung bentuk lain dari vitamin E, yang biasa disebut tokoferol campuran.

Kekurangan vitamin E akan dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit pada tubuh kita. Maka dari itu, kita perlu mengasup makanan yang kaya akan vitamin E setiap hari. Vitamin C juga turut mendukung penyerapan vitamin E, maka sebaiknya kita juga harus menambah asupan vitamin C dalam menu makan kita sehari-hari.

Vitamin E dianggap penting bagi wanita yang sudah mengalami menopause, wanita yang sedang dalam kondisi hamil maupun wnaita yang menggunakan kontrasepsi. Namun, diperlukan petunjuk dokter ahli sebelum mengkonsumsi vitamin E, karena vitamin E juga dapat mengencerkan darah.

Cara terbaik untuk mengatasi berbagai gejala kekurangan vitamin E adalah dengan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin E.

Berbagai fungsi dari vitamin E, meliputi:

  • Sebagai antioksidan

Vitamin E merupakan antioksidan yang kuat serta dapat mencegah terjadinya stress oksidatif yang berdampak pada kerusakan sel-sel tubuh. Vitamin E akan bekerja sama dengan berbagai nutrisi lain, seperti vitamin B3, vitamin C, selenium serta glutation untuk mencegah molekul oksigen menjadi overreactif  ketika oksigen yang mengandung molekul menjadi terlalu reaktif, maka nantinya akan merusak struktur sel yang ada disekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penuaan dini serta berkembangnya berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung maupun kanker.

  • Melindungi kulit

Vitamin E diperlukan untuk mempertahankan kesehatan kulit dengan cara melindungi kulit dari bahaya radiasi ultraviolet. Menurut berbagai penelitian, vitamin E yang dioleskan kekulit dapat membantu dalam hal mencegah kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet. Vitamin E masuk ke membrane sel kulit serta memberikan perlindungan bagi kulit.

  • Mengurangi resiko kanker kandung kemih

Makanan yang kaya akan vitamin E akan mengurangi resiko terjadinya kanker kandung kemih sebesar hamper 50%. Kanker kandung kemih merupakan salah satu kanker yang sering terjadi pada pria selain kanker prostat. Menurut para pakar kesehatan, suatu bentuk khusus dari vitamin E yaitu alfa-tokoferol, berhubungan dengan menurunnya resiko kanker kandung kemih.

  • Mencegah dan melawan kanker prostat
radang prostat

radang prostat

Bentuk lain dari vitamin E, yaitu gamma tokoferol, diketahui sangat efektif dalam hal melawan kanker prostat. Gamma tokoferol mampu menghambat penyebaran sel kanker tanpa menyebabkan terjadinya kerusakan pada sel-sel yang sehat dari kelenjar prostat. Para peneliti menemukan bahwa gamma tokoferol serta kombinasi dari varian vitamin E lainnya dapat melindungi kematian sel pada sel-sel yang peka terhadap androgen kanker prostat hanya dalam waktu 3 hari pengobatan.

  • Mengobati Alzheimer

Vitamin E juga dapat mencegah serta mengobati Alzheimer. Ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin E memiliki resiko 67% lebih rendah untuk terserang Alzheimer.

  • Membantu pembentukan sel darah merah

Vitamin E juga sangat penting dalam proses pembentukan sel darah merah yang sehat. Dalam tubuh kita, vitamin E akan membantu pembentukan sel darah merah serta ikut berperan dalam memanfaatkan vitamin K.

  • Melindungi sel darah merah

Vitamin E juga akan melindungi sel darah merha yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dari terjadinya kerusakan. Vitamin E juga akan melindungi tubuh kita dari gejala kelebihan vitamin A serta melindungi vitamin A dalam tubuh kita dari kerusakan. Vitamin E juga dapat melindungi kita dari pengaruh obat, bahan kimia serta logam berat yang turut mendukung pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

kekurangan vit eOrang-orang yang mengidap penyakit tertentu, seperti penyakit liver, celiac disease, maupun orang-orang yang melakukan diet rendah lemak akan mengalami gejala kekurangan vitamin E.

Kekurangan vitamin E akan menyebabkan berkembangnya berbagai masalah kesehatan, seperti neuropati perifer, malnutrisi karena kondisi pencernaan yang buruk, masalah pada penglihatan maupun aritmia jantung.

Obat-obatan tertentu serta beberapa jenis vitamin lainnya juga dapat mengganggu proses penyerapan vitamin E. Bila vitamin E diperoleh dari sumber makanan yang alami, maka resiko terjadinya overdosis tidak akan terjadi. Maka dari itu, untuk mendapatkan berbagai manfaat dari vitamin E, sebaiknya kita mengkonsumsi jenis makanan alami yang mengandung vitamin E.