Mengenali Penyebab Dan Gejala Sindrom Kaki Gelisah

gambaran sindrom kaki gelisah

gambaran sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah atau Restless Leg Syndrome merupakan suatu ganggun yang berhubungan dengan gerakan serta sensasi rasa seperti nyeri yang mencengkram pada bagian tungkai maupun kaki ketika tidur.

Pengidap sindrom kaki gelisah pasti merasakan sensasi yang tidak enak pada bagian kaki ketika tidur sehingga merasakan seperti ada dorongan yang kuat untuk menggerakkan kaki. Terkadang dengan cara menggerakkan kaki dapat mengurangi rasa sakit walaupun hal seperti ini bisa membuat pengidapnya menjadi susah tidur.

Sindrom kaki gelisah umumnya sering terjadi pada bagian kaki maupun tungkai. Namun ada juga gejala yang timbul menjalar sampai ke badan serta lengan.

Sindrom kaki gelisah seringkali disebabkan oleh keturunan bila terjadi pada seseorang yang usianya masih muda, namun belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hal itu terjadi. Namun gangguan lainnya bisa juga menyebabkan terjadinya sindrom kaki gelisah, seperti faktor kurangnya zat besi. Penambahan zat besi terkadang mampu mengatasi problem sindrom kaki gelisah karena kekurangan zat besi.

Ada juga beberapa kasus sindrom kaki gelisah yang terjadi pada ibu-ibu yang sedang hamil. Pada masa kehamilan, maka terjadi perubahan hormone yang nantinya dapat mengacaukan system hormone serta segala system dalam tubuh.

Beberapa masalah kesehatan terkadang juga berhubungan dengan sindrom kaki gelisah, seperti rematik, kerusakan saraf, diabetes, Parkinson, gagal ginjal maupun anemia, namun jumlah kasusnya sedikit sekali.

Para ilmuwan serta ahli kesehatan meyakini bahwa sindrom kaki gelisah terjadi sebagai akibat dari tidak seimbangnya zat kimia atau dopamine pada organ otak. Dopamine merupakan zat yang bertugas untuk mengontrol gerakan otot.

Sindrom kaki gelisah dapat terjadi pada siapa saja dan tidak memandang usia. Kebanyakan kasus sindrom kaki gelisah terjadi pada orang dewasa serta pada orang-orang lanjut usia. Gejalanya semakin parah dengan bertambahnya usia.

Orang-orang yang mengidap sindrom kaki gelisah umumnya memiliki dorongan yang kuat untuk bangun serta bergerak ketika dirinya sedang dalam keadaan tidur. Meskipun sindrom kaki gelisah kebanyakan terjadi karena masalah atau gangguan system neurologis, namun factor lingkungan serta factor eksternal lainnya bisa memicu serta memperparah gejalanya.

Berbagai factor yang dapat memicu terjadinya sindrom kaki gelisah, meliputi:

  • Stress serta kecemasan

Stress serta kecemasan mampu memicu terjadinya sindrom kaki gelisah saat tidur. Kondisi seperti ini bisa dikurangi dengan cara melakukan terapi untuk mengurangi stress atau melakukan yoga sebelum tidur.

  • Nikotin
merokok

merokok

Nikotin dapat memicu terjadinya sindrom kaki gelisah. Nikotin mampu menghambat sirkulasi darah serta menyebabkan stress pada sel-sel dalam tubuh kita, sehingga memicu terjadinya sindrom kaki gelisah.

  • Alcohol

Seseorang yang mengkonsumsi alcohol cenderung tidur dengan lebih cepat, namun justru mengganggu kualitas tidur sehingga meningkatkan terjadinya sindrom kaki gelisah. Hindari mengkonsumsi alcohol sebelum tidur  sehingga anda mendapatkan tidur yang lebih berkualitas serta tubuh anda terasa lebih segar saat anda bangun tidur.

  • Kafein

Kafein merupakan zat yang bersifat stimulant yang dapat mengganggu tidur, sehingga memicu terjadinya sindrom kaki gelisah apabila dikonsumsi dalam waktu yang terlalu dekat dengan waktu tidur anda. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari mengkonsumsi minuman yang mengandung cafein, seperti kopi, soda, teh, minuman ringan, minuman berenergi maupun cokelat sebelum tidur.

  • Olahraga berat

Melakukan olahraga ringan pada pagi maupun siang hari mampu mengendalikan gejala sindrom kaki gelisah di malam hari. Namun bila olahraga yang anda lakukan di pagi atau siang hari tergolong berat dan terlalu keras, justru dapat meningkatkan terjadinya sindrom kaki gelisah di malam hari.

  • Obat-obatan tertentu

Beberapa obat-obatan tertentu dapat memperburuk sindrom kaki gelisah, seperti obat anti mual, obat golongan antihistamin  serta obat penenang. Berbagai obat tersebut bekerja dengan cara memblokir reseptor dopamine pada otak sehingga menyebabkan timbulnya gejala sindrom kaki gelisah.

Obat antidepresan yang bersifat meningkatkan serotonin serta obat antipsikotik juga dapat memperburuk kondisi sindrom kaki gelisah.

Sindrom kaki gelisah membuat anda merasa ingin untuk menggerakkan tungkai atau kaki anda. Perasaan seperti ini umumnya digambarkan seperti rasa tertusuk, tertarik, kesemutan atau perasaan seperti ada yang sesuatu yang menjalar maupun merayap di tungkai maupun kaki.

gejala sindrom kaki gelisah

gejala sindrom kaki gelisah

Setelah anda menggerakkan tungkai atau kaki, umumnya anda akan merasa lebih baik untuk beberapa saat. Sindrom kaki gelisah umumnya lebih sering terjadi pada malam hari baik ketika anda sedang tidur maupun sedang bersantai.

Ketika anda tidur, baik tungkai maupun kaki dan lengan anda mulai berkejut atau bergerak dengan sendirinya. Gerakan-gerakan ini disebut dengan nama gerakan tungkai dan lengan periodic atau periodic limb movement.

Gerakan-gerakan tersebut bisa membuat anda terbangun dari tidur sehingga tidur anda menjadi terganggu. Meskipun kondisi periodic limb movement dianggap sebagai kondisi yang berbeda, namun gerakan-gerakan tersebut sering terjadi pada orang-orang yang mengidap sindrom kaki gelisah.

Ada beberapa cara untuk mengurangi gejala sindrom kaki gelisah, seperti:

  • Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti brokoli, bayam, daging merah dan lain sebagainya. Atau bisa juga dengan mengkonsumsi suplemen zat besi. Konsumsi makanan yang banyak mengandung folat juga mampu mengurangi gejala serta keparahan sindrom kaki gelisah.
  • Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol maupun minuman berkafein. Selain itu hindari juga pemakaian obat-obatan yang mengandung kafein.
  • Hindari atau kurangi penggunaan obat tidur, obat sinus maupun obat antialergi sebelum tidur untuk mengurangi gejala sindrom kaki gelisah saat tidur.
  • Menjaga agar tubuh anda tetap hangat, seperti menggunakan selimut, maupun kaos kaki saat tidur.
  • Melakukan pijatan pada bagian kaki sebelum tidur.
  • Olahraga ringan atau berjalan sebentar sebelum tidur. Cara seperti ini mampu melepas hormone endorphin yang nantinya akan meningkatkan kualitas tidur anda.
  • Mandi dengan air hangat sebelum tidur dapat membuat otot-otot dalam tubuh anda menjadi lebih rileks yang nantinya akan mengurangi gejala sindrom kaki gelisah.
  • Segeralah bangun serta berjalan untuk beberapa menit bila anda merasakan gejala sindrom kaki gelisah. Gerakkan kaki anda seperti orang berjalan secara berulang kali. Bisa juga mengkompres kaki anda dnegan menggunakan handuk hangat.
  • Mengubah posisi tidur beberapa kali. Selain itu usahakan untuk tidur secara teratur untuk membiasakan tubuh anda.
  • Jangan makan terlalu banyak sebelum tidur. Gerakan-gerakan system pencernaan pada waktu tidur dapat memicu gejala sindrom kaki gelisah.
  • Segeralah tidur bila anda memang sudah terasa lelah.