Obat Alami Untuk Mengurangi Gejala Disuria

gambaran disuria

gambaran disuria

Disuria adalah rasa sakit atau sensasi rasa seperti terbakar saat buang air kecil. Umumnya rasa sakit atau rasa terbakar dirasakan pada bagian tabung yang membawa urin keluar dari kandung kemih atau daerah disekitar alat kelamin.

Siapapun bisa mengalami dysuria. Dysuria adalah bentuk atau gejala yang paling umum dari infeksi saluran kemih, khususnya pada wanita. Pada pria, infeksi saluran kemih jarang sekali terjadi. Dysuria pada pria umumnya disebabkan oleh urethritis serta adanya gangguan tertentu pada prostat.

Umumnya dysuria terjadi karena adanya infeksi bakteri pada saluran kencing pada wanita, atau bisa juga karena adanya peradangan pada vagina. Dysuria bisa juga terjadi sebagai efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu.

Dysuria bisa terjadi pada wanita dan pria dalam kelompok usia 18 sampai 50 tahun. Perlu tindakan pencegahan untuk menghindari terjadinya dysuria.  Menurut studi, 30% dari populasi mengalami penyakit dysuria.

Dysuria merupakan hal yang umumnya terjadi pada orang-orang muda dan setengah baya. Umumnya dysuria sering dialami oleh wanita daripada pria. Hampir setiap wanita pernah mengalami dysuria paling tidak satu kali dalam hidup mereka.

Dysuria sebenarnya bukanlah penyakit itu sendiri, namun lebih merujuk ke gejala yang dapat menyebabkan penyakit yang berbeda-beda. Kondisinya juga berbeda-beda manurut jenis kelamin si pasien serta asal dari gejala dysuria.

kondisi disuria

kondisi disuria

Selain karena infeksi bakteri, dysuria pada wanita bisa terjadi karena produk pembersih yang terlalu keras, sehingga menyebabkan infeksi maupun iritasi pada vagina. Bila tidak ditangani dengan cepat, maka akan menyebabkan penyakit lainnya.

Factor kebersihan serta factor kebiasaan yang buruk juga mampu menyebabkan dysuria. Sehingga penting sekali bagi wanita untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan vagina.

Pria juga bisa mengalami dysuria. Factor kebersihan maupun factor lainnya juga dapat menyebabkan dysuria pada pria. Pria juga harus merawat dan menjaga kebersihan penis, agar tidak mengalami dysuria.

Beberapa gejala dari dysuria, meliputi rasa sakit atau rasa terbakar saat buang air kecil, adanya aroma busuk pada urin, serta urin berubah warna menjadi gelap. Orang-orang yang mengalami dysuria juga akan merasakan rasa sakit saat melakukan hubungan seksual.

Dysuria juga mampu mempengaruhi kandung kemih serta ginjal manusia. Hal ini nantinya dapat menyebabkan masalah serius, seperti adanya darah saat buang air kecil. Bila sampai ada darah di air seni, maka anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter ahli.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mencegah serta mengurangi gejala dari dysuria. Namun apabila gejala dari dysuria masih terus-menerus terjadi, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter khusus.

Beberapa obat alami yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi gejala dysuria, meliputi:

  • Air

Air merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan kita. Perbanyak minum air dan sebisa mungkin minumlah air yang dalam keadaan hangat. Hal seperti ini dipercaya mampu mengurangi gejala dysuria dan juga akan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil. Hal ini nantinya juga akan ikut membersihkan berbagai macam racun yang menumpuk dalam tubuh kita. Pastikan anda minum air sebanyak 3 sampai 4 liter setiap hari.

  • Wortel
jus wortel

jus wortel

Minumlah jus wortel minimal satu kali dalam satu hari. Jus wortel mampu membantu kelancaran keluarnya air seni dan juga akan mengurangi rasa sakit maupun sensasi terbakar saat buang air kecil. Cobalah untuk minum jus wortel setiap pagi secara teratur.

  • Jahe

Sejak zaman dahulu jahe telah dikenal sebagai antibiotic alami serta mampu menghangatkan tubuh. Ambil beberapa potong jahe dan masukkan kedalam susu. Ramuan seperti ini dipercaya mampu meringankan dysuria. Bila anda tidak suka susu, anda bisa mencampur pasta jahe dengan madu dan masukkan dalam segelas air hangat. Minumlah ramuan tersebut satu kali dalam sehari. Ramuan seperti ini akan mengurangi infeksi akibat bakteri serta mengurangi peradangan.

  • Buttermilk

Cara yang paling sederhana dalam mengurangi gejala dysuria adalah minum buttermilk. Anda bisa mencari buttermilk di toko-toko khusus menjual bahan-bahan untuk membuat kue dan roti. Anda juga bisa membuat buttermilk sendiri dengan cara mencampur susu rendah lemak dengan satu sendok makan cuka maupun air perasan lemon, aduk rata dan tunggu selama 15 menit. Setelah buttermilk anda sudah siap tambahkan sedikit lada hitam atau bubuk biji jintan. Minumlah ramuan ini secara teratur.

  • Kapulaga

Tambahkan sedikit bubuk kapulaga dengan susu hangat. Ramuan seperti ini juga mampu mengurangi gejala dari dysuria. Hal ini nantinya akan mengurangi rasa sakit dan sensasi seperti terbakar saat buang air sekaligus mengurangi peradangan.

  • Ketumbar

Ambil beberapa biji ketumbar dan didihkan dalam air selama 5 menit. Saring ramuan ini dan minumlah saat anda makan. Selain menggunakan biji ketumbar, Anda juga bisa menggunakan daun ketumbar.