Olahraga Dan Minuman Isotonik

minuman olahragaCairan dalam tubuh yang hilang ketika kita sedang berolahraga, harus kita ganti sesegera mungkin. Sebab, bila tubuh kita sampai mengalami dehidrasi, nantinya akan menyebabkan berbagai hal yang buruk bagi kesehatan tubuh kita.

Orang-orang yang melakukan olahraga dalam intensitas tinggi, perlu mengganti cairan tubuhnya yang hilang dengan mengkonsumsi minuman isotonic. Sebab, minuman isotonik umumnya mengandung gula serta garam pengganti elektrolit yang ikut hilang bersama keringat yang keluar saat kita berolahraga.

Olahraga ringan yang dilakukan selama 1 jam atau bahkan lebih, cairan yang keluar dari tubuhnya tidak akan cukup bila diganti hanya dengan minum air biasa. Sebab selain membutuhkan cairan, tubuh juga butuh energy. Karena adanya kebutuhan energy maka harus ada kandungan karbohidrat. Maka dari itu, setelah melakukan olahraga berat maupun olahraga ringan dalam waktu yang lama, kita perlu minum minuman isotonic.Namun, kebanyakan para ahli kesehatan menyatakan bahwa minuman  isotonic tidak terlalu bermanfaat untuk kita. Minuman isotonic memang tidak berbahaya seperti halnya rokok. Namun para ahli kesehatan menyatakan bahwa minuman isotonic belum terbukti dapat memperbaiki stamina setelah berolahraga.

Berbagai minuman seperti minuman isotonic maupun minuman berenergi untuk olahraga terkadang dikatakan mampu meningkatkan performa dalam berolahraga maupun dapat mempercepat proses pemulihan setelah berolahraga.

macam bentuk minuman isotonik

macam bentuk minuman isotonik

Ketika kita melakukan olahraga dalam intensitas yang tinggi, maka kita memerlukan minuman isotonic maupun minuman khusus untuk olahraga. Namun, bila kita hanya melakukan olahraga dalam intensitas rendah selama kurang dari 90 menit, kita hanya perlu minuman air mineral biasa.

Olahraga ringan dalam waktu yang singkat hanya membutuhkan air untuk menggantikan cairan yang keluar untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Jadi, olahraga ringan yang singkat hanya butuh air putih biasa atau air mineral biasa.

Selain untuk menggantikan cairan yang keluar saat kita melakukan olahraga berat, minuman isotonic juga dianjurkan bagi orang-orang yang mengalami diare. Orang-orang yang mengalami diare sangat rentan sekali mengalami dehidrasi.

Minuman isotonic diharapkan dapat menggantikan cairan oralit bagi orang-orang yang mengalami diare, karena kandungan mineral antara minuman isotonic dengan oralit memiliki senyawa yang hampir sama.

Sayangnya, banyak orang yang tidak memahami tentang hal ini serta mengkonsumsi minuman isotonic kapan saja, meskipun dirinya sedang tidak melakukan olahraga apapun. Padahal, minuman isotonic yang masuk ke tubuh secara berlebihan akan menyebabkan peningkatan jumlah kalori yang tidak diperlukan oleh tubuh serta semakin memperberat kerja organ ginjal.

Semua jenis minuman isotonic, minuman olahraga maupun minuman berkarbonasi pastinya memiliki efek samping yang tidak baik bagi kesehatan. Namun, bila kita konsumsi secara bijak serta sesuai dengan kebutuhan maka tidak akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan.

Makanan maupun minuman alami yang kaya potassium juga bisa kita gunakan untuk menggantikan minuman isotonic maupun minuman energy untuk olahraga, miasalnya air kelapa.

air kelapa

air kelapa

Air kelapa merupakan sumber potassium, sodium, magnesium, fosfor serta kalsium. Selain itu air kelapa juga baik sekali bagi tubuh kita karena cukup rendah kalori serta rendah gula. Namun, untuk menghilangkan rasa haus, kita cukup minum air putih biasa saja.

Sumber terbaik untuk menggantikan airan tubuh yang hilang adalah dengan cara minum air. Sedangkan air kelapa hanyalah sebagai alternative lain selain air untuk mengembalikan ion-ion dalam tubuh yang hilang bersama dengan keringat.

Dalam sebuah penelitian, dalam 335 ml air kelapa mengandung potassium yang nilainya lebih tinggi daripada buah pisang. Selain itu kandungan potassium pada air kelapa juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan minuman isotonic maupun minuman olahraga.

Kita membutuhkan potassium untuk mencegah terjadinya kram otot yang terkadang muncul setelah kita berolahraga. Air kelapa juga cocok untuk memperbaiki kandungan cairan dalam tubuh kita setelah melakukan olahraga tertentu.

air kelapaMemang, hal tersebut dangatlah tergantung pada individu, intensitas olahraga serta lamanya waktu ketika melakukan olahraga. Namun tetap saja, bila kita melakukan olahraga selama kurang dari 1 jam, maka air sudah cukup untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Olahraga dalam intensitas berat yang dapat menghasilkan banyak keringat, akan membutuhkan minuman isotonic maupun minuman olahraga karena lebih efektif dalam hal menggantikan elektrolit yang hilang. Sebab, kandungan sodium dalam air kelapa hanya sebesar 400 mg/liter, sedangkan minuman isotonic maupun minuman olahraga mengandung sodium sebanyak 600 mg/liter.

Saat ini sudah banyak air kelapa yang dibuat dalam kemasan dan dijual di pasaran. Meskipun air kelapa tidak mengandung gula, namun kandungan kalorinya cukup tinggi, yaitu sebesar 40 mg/ 251 ml. namun tetap saja dapat dikatakan rendah kandungan kalori jika dibandingkan dengan minuman bersoda. Maka dari itu, minumlah air kelapa sesekali saja.