Omega 3 Dan Omega 6

Anda pasti sudah mengenal semua manfaat dan kebaikan Omega 3, namun masih jarang sekali yang mengetahui dan mendengar tentang manfaat Omega 6. Sebetulnya, asupan dari kedua jenis lemak baik ini harus berimbang agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal pada tubuh kita.

Keduanya merupak minyak tak jenuh ganda yang mengandung apa yang disebut dengan lemak esensial. Pentingnya asupan omega 3 dan omega 6 disebabkan karena tubuh tidak dapat memproduksi zat ini secara alami, tidak seperti asam lemak yang lainnya yang dapat diproses oleh tubuh kita dari karbohidrat yang masuk.

Sebetulnya, asam lemak esensial ini adalah suatu komponen yang terpenting yang ada pada setiap membran sel tunggal, yang mememiliki jumlah sekitar 60 triliun sel yang ada di dalam tubuh kita.

Dengan struktur unik yang dimilikinya, asam lemak esensial dapat memungkinkan mereka untuk memerankan berbagai fungsi penting tertentu di dalam membran sel tubuh.

Sehingga memiliki banyak perbedaan yang mencolok dengan lemak jenuh serta lemak jahat, yang justru sangat berbahaya bagi tubuh kita, apalagi bila jumlahnya berlebihan.

Bila membran sel tubuh kita kekurangan jenis lemak esensial tersebut, maka membran tersebut tidak bisa berfungsi dengan baik. Dan hal ini nantinya akan menyebabkan nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Omega 3 dapat ditemukan di dalam sayur-sayuran yang berdaun hijau tua, biji rami, kenari, labu, kacang walnut, serta kedelai. Bahkan biji rami sendiri memiliki dua kandungan lemak esensial yaitu Omega 3 serta Omega 6. Ikan salmon dan ikan tuna juga mengandung banyak omega 3.

Sedangkan jenis makanan yang mengandung banyak omega 6, adalah: biji rami, biji bunga matahari, kenari, acay berry, sereal, gandum, telur, margarin serta daging unggas. Selain itu biji labu, alpukat, serta kacang mede juga mengandung omega 6 yang tinggi.

Orang yang mengalami kekurangan omega 3 akan mengalami tanda-tanda, seperti:

  • Kurang konsentrasi dan mengalami masalah pertumbuhan.
  • Kurangnya pertumbuhan otot serta kekuatan tubuh.
  • Mood sering berubah secara drastis.
  • Mudah terserang alergi.
  • Gemuk air atau sering disebut retensi air.
  • Kulit menjadi kering serta mudah terserang iritasi kulit.
  • Kurangnya metabolisme tubuh.
  • Kerusakan pada usus.
  • Tingginya tekanan darah serta tingginya kadar trigliserida.
  • Jumlah insulin yang tak mencukupi atau resistensi insulin.
  • Kram dan kesemutan pada kaki dan lengan.
  • Radang pada jaringan otot.
  • Mudah depresi.
  • Memburuknya koordinasi saraf motorik.

Sedangkan tanda-tanda orang yang mengalami kekurangan omega 6 adalah, sebagai berikut:

  • Gangguan pada kulit seperti eksim.
  • Perubahan pada perilaku.
  • Kerontokan pada rambut.
  • Penurunan tingkat kecerdasan.
  • Penurunan sistem kekebalan tubuh.
  • Kelainan pada detak jantung.
  • Kulit kering dan tipis, kekeringan pada rambut dan kuku yang mudah rapuh.
  • Mata menjadi kering.
  • Kemandulan pada pria.
  • Keguguran saat masa kehamilan pada wanita.
  • Kerusakan organ ginjal.
  • Radang pada persendian atau arthritis.
  • Masuknya lemak atau infiltrasi lemak pada organ hati.
  • Kerusakan pada organ ginjal.

Dengan begitu banyaknya akibat dari kekurangan omega 3 serta omega 6 pada tubuh kita, maka sudah seharusnyalah kita lebih memperhatikan asupan makanan kita.

Mulailah untuk mengkonsumsi makanan yang manyak mengandung omega 3 dan omega 6 untuk menjaga kecukupan akan lemak sehat bagi tubuh kita. Agar tubuh kita tetap sehat dan bugar dan selalu siap dalam menjalankan semua aktifitas harian kita.