Pengaruh Buruk Gula Pada Anak Dan Remaja

makanan manis

makanan manis

Makanan maupun minuman yang memiliki rasa yang manis merupakan hal yang sangat disukai oleh anak-anak dan remaja, misalnya es krim, permen, camilan maupun kue yang memiliki rasa manis. Sehingga, tanpa kita sadari 16 % kalori harian anak dan remaja berasal dari gula tambahan yang terdapat pada makanan maupun minuman manis.

Gula tambahan yang masuk ke dalam tubuh anak dan remaja tadi, nantinya akan mempengaruhi kesehatan serta prilaku dari anak dan remaja. Banyak masalah kesehatan yang timbul karena adanya pengaruh dari gula pada anak dan remaja, misalnya kerusakan gigi, hiperaktif, gizi buruk, obesitas bahkan sampai diabetes tipe 2.

Anak-anak dan remaja cenderung menyukai makanan yang manis-manis. Namun demi kesehatan, sebaiknya usahakan untuk membatasi asupan makanan maupun minuman yang manis pada anak-anak dan remaja. Jadi, bukan hanya orang dewasa saja yang wajib membatasi asupan gula, tapi anak-anak dan remaja juga perlu.

Berbagai pengaruh buruk gula pada anak dan remaja, meliputi:

  • Kerusakan gigi

Anak-anak dan remaja suka sekali makan permen. Gula yang berasal dari permen serta makanan manis lainnya dapat menyebabkan kerusakan gigi anak dan remaja. Berbagai bakteri di dalam mulut akan semakin cepat berkembang, karena berbagai bakteri tersebut selalu mendapatkan makanan utamanya yaitu gula. Berbagai bakteri yang berkembang pesat dalam mulut akan merusak gigi anak dan remaja yang efeknya bisa saja merusak gigi secara permanen sampai anak dan remaja tersebut tumbuh menjadi dewasa.

Kerusakan gigi yang terjadi akibat kelebihan gula tampaknya merupakan suatu hal yang sepele. Sebenarnya, kesehatan gigi dan mulut yang buruk sangat berkaitan dengan resiko penyakit yang serius ketika anak tersebut beranjak dewasa, misalnya penyakit jantung.

  • Asma dan asam lambung
permen

permen

Konsumsi gula secara berlebihan pada anak dan remaja akan menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan yang sering disebut dengan penyakit asma serta asam lambung.

Ada sebuah penelitian yang meneliti tentang beberapa anak yang mengalami gangguan pernapasan saat mereka tidur. Ternyata para peneliti menemukan bahwa sebagain besar dari anak-anak tersebut memiliki kebiasaan minum susu cokelat hangat yang dicampur dengan gula. Campuran susu dengan gula membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna oleh lambung, sehingga jumlah asam lambung jadi semakin meningkat.

  • Gizi buruk

Masalah yang sering terjadi pada anak dan remaja yang menyukai makanan dan minuman manis adalah cenderung menggantikan semua makanan dan minuman dengan makanan dan minuman yang manis. Makanan dan minuman manis akan menyediakan energy yang lebih banyak sehingga anak menjadi hiperaktif, namun sebenarnya gula rendah sekali kandungan gizinya.

Gula hanya menyumbang kalori dalam jumlah besar sehingga kebutuhan gizi anak dan remaja tidak akan cukup dengan hanya mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis. Karena hanya menyukai makanan dan minuman yang manis, maka perlahan-lahan anak dan remaja tersebut mengalami gizi buruk. Gizi buruk pada anak dan remaja nantinya akan mempengaruhi tumbuh kembang mereka.

  • Memicu resiko diabetes

Ketika anak-anak dan remaja sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis, maka kadar insulin dalam tubuhnya akan semakin meningkat. Kondisi seperti ini sangat berbahaya bagi organ pancreas serta dapat menyebabkan penyakit diabetes tipe 2 pada usia yang masih tergolong dini.

Semakin banyaknya gula akan meningkatkan resistensi insulin serta kemampuan tubuh untuk menurunkan kadar gula dalam darah secara alami akan mengalami gangguan.

  • Obesitas
ibu dan anak obesitas

ibu dan anak obesitas

Bertambahnya berat badan karena obesitas akan sangat buruk bagi kesehatan. Tanpa kita sadari, gula merupakan selah satu penyumbang meningkatnya berat badan.

Setelah anak-anak dan remaja mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis, maka gula yang tidak terpakai dalam tubuhnya akan menyebabkan timbunan lemak berlebihan. Kegemukan karena adanya timbunan lemak yang muncul sejak dini akan sulit sekali untuk diatasi dengan melakukan diet biasa.

  • Meningkatkan tekanan darah

Konsumsi gula berlebihan akan memicu peningkatan tekanan darah yang menyebabkan penyakit hipertensi.

Menurut sebuah penelitian yang melibatkan pasien pengidap stroke baik yang memiliki kadar gula darah yang tinggi serta gula darah yang normal, peluang bagi para pengidap stroke yang kadar gulanya tinggi untuk bertahan hidup sangat rendah sekali.

  • Melemahkan system kekebalan tubuh

Tubuh kita memiliki begitu banyak mikroorganisme baik yang bertugas untuk mencerna makanan, menghasilkan vitamin serta milindungi tubuh kita dari kuman serta penyakit. Ketika anak dan remaja mengkonsumsi gula secara berlebihan, maka keseimbangan mikroorganisme yang ada di dalam tubuhnya mengalami gangguan, yang nantinya akan melemahkan system kekebalan tubuhnya.

Maka dari itu, bila anak anda sering sakit-sakitan, seperti batuk, pilek dan lain sebagainya, sebaiknya kurangilah konsumsi gula pada anak anda.

  • Memicu penyakit jantung

minuman thumbnailMakanan manis yang mengandung gula mampu mempengaruhi kadar kolesterol seseorang. Meskipun belum ada penelitian langsung yang dapat membuktikan bahwa gula mampu mempengaruhi kadar kolesterol, para peneliti telah menunjukkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi gula berlebihan ternyata memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi nantinya akan memicu penyakit jantung.

  • Memicu timbulnya penyakit kanker

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa sel kanker akan berkembang dengan lebih cepat karena adanya gula dalam tubuh kita.

Makanan dan minuman yang mengandung gula mampu meningkatkan kadar insulin dalam tubuh kita, yang nantinya akan mendorong pertumbuhan sel-sel kanker.

Terlalu sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula pada anak dan remaja akan menguras lebih banyak insulin dalam tubuh. Akan lebih baik bila kita menggantikan makanan dan minuman manis yang mengandung gula dengan makanan yang memiliki rasa manis alami seperti buah-buahan.

Buah-buahan mengandung gula alami dan juga serat yang baik sekali bagi kesehatan anak dan remaja. Gula dalam buah akan menyumbang energy, sedangkan seratnya akan memperlambat penyerapan gula sehingga gula darah tidak cepat naik.

1 comment for “Pengaruh Buruk Gula Pada Anak Dan Remaja

  1. Pingback: Harvey

Comments are closed.