Pengertian Dan Berbagai Jenis Bisul

bisul pada permukaan kulit

bisul pada permukaan kulit

Bisul dalam istilah kedokteran disebut abscessus, merupakan sekumpulan nanah atau neutrophil mati yang telah terakumulasi pada rongga di jaringan setelah terinfeksi oleh bakteri, parasite, maupun benda asing .

Bisul sendiri merupakan reaksi ketahanan dari jaringan tubuh kita untuk menghindari terjadinya penyebaran benda asing dalam tubuh kita.

Benda asing maupun organisme yang masuk membunuh sel yang ada disekitar jaringan dan mengakibatkan keluarnya toksin. Toksin inilah yang menyebabkan munculnya radang. Sel darah putih akan mengalir menuju ka tempat tersebut untuk menahan penyebaran serta meningkatkan aliran darah di tempat tersebut.

Bentuk akhir dari bisul adalah dengan adanya dinding bisul yang terbentuk oleh sel-sel yang sehat guna mencegah benda asing tersebut masuk ke dalam tubuh serta tidak menjalar ke sel-sel yang lainnya. Bentuk seperti ini juga berfungsi untuk mencegah sel imun agar tidak menyerang bakteri maupun benda asing tersebut.

Mengetahui tentang penyebab di balik bisul dapat membantu dalam memilih pengobatan yang tepat untuk menghentikan mereka. Diet yang tidak sehat juga dapat menyebabkan terjadinya bisul, sehingga orang yang mengalami bisul sebaiknya segera membatasi konsumsi makanan yang tidak sehat dan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar.

Lemahnya system kekebalan tubuh juga bisa menyebabkan bisul. Lemahnya system kekebalan tubuh tidak mampu melindungi tubuh dari serangan bakteri sehingga menyebabkan infeksi dalam bentuk bisul. Jenis obat-obatan tertentu juga mampu mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

Penyebab lain yang lebih sederhana, seperti bercukur, memakai pakaian terlalu ketat atau duduk dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan munculnya bisul.

Mengkonsumsi telur dapat menyebabkan terjadinya bisul hanyalah sebuah mitos belaka. Bisul tidak disebabkan karena konsumsi telur terlalu sering namun lebih disebabkan oleh serangan bakteri staphylococcus maupun bakteri lainnya dan bisa juga karena jamur.

Seseorang bisa saja mengalami bisul setelah mengkonsumsi telur karena orang tersebut memang alergi terhadap makanan tertentu, khususnya telur. Namun, secara umum telur tidak menyebabkan penyakit bisul.

Bisul berbeda dengan empyema. Bisul merupakan akumulasi dari nanah dalam rongga atau kavitas yang baru terbentuk melalui proses terjadinya, sedangkan empyema merupakan akumulasi nanah dalam rongga atau kavitas yang sudah ada sebelumnya dan terbentuk secara normal.

furunkel

furunkel

Furunkel merupakan jenis bisul karena adanya infeksi kulit yang terjadi pada folikel kulit serta jaringan subkutaneus yang ada di sekitar folikel rambut. Bisul jenis ini disebabkan oleh bakteri staphylococcus. Namun bisa juga disebabkan oleh bakteri lain maupun jamur.

Bisul jenis ini sering terjadi pada bagian wajah, leher, payudara serta pantat. Rasanya akan semakin nyeri bila bisul muncul pada bagian sekitar hidung, telinga serta jari-jari tangan.

Bentuk awal dari furunkel berupa benjolan keras berwarna merah yang berisi nanah. Kemudian benjolan tersebut akan semakin besar disertai dengan adanya pustule atau titik berwarna putih atau kuning pada bagian tengahnya.

Bisul seperti ini terkadang disertai juga dengan sensasi rasa nyeri tingkat ringan hingga sedang. Kulit yang ada disekitarnya berwarna merah karena radang. Terkadang juga disertai dengan rasa tidak enak badan maupun demam.

Bisul ini bisa pecah dengan sendirinya maupun dipecahkan. Ketika bisul ini pecah akan mengeluarkan nanah dan terkadang disertai dengan sedikit darah. Bila seseorang sering sekali mengalami furunkel dan sering kambuh, maka kondisi seperti ini disebut furunkulosis.

Seseorang bisa dikatakan mengalami bisul berdasarkan dari gejala-gejalanya yang nyata. Pembiakan contoh jaringan kulit dapat dilakukan untuk memastikan bahwa penyebab dari bisul adalah bakteri Staphylococcus.

Bila bisul tumbuh di sekitar hidung umumnya akan diberi obat yang bisa diminum. Tujuan pemberian obat untuk diminum adalah untuk menghindari infeksi bakteri menyebar ke organ otak.

Karbunkel merupakan sekumpulan bisul yang dapat menyebabkan pengelupasan kulit secara meluas serta dapat menyebabkan munculnya jaringan parut. Umumnya, karbunkel juga disebabkan oleh bakteri staphylococcus.

karbunkel

karbunkel

Pembentukan serta penyembuhan dari karbunkel lebih lambat daripada bisul tunggal. Karbunkel juga dapat menyebabkan demam disertai rasa lelah yang berat, karena karbunkel merupakan infeksi yang lebih serius.

Karbunkel lebih sering terjadi pada pria dan sering ditemukan pada bagian belakang leher. Karbunkel juga lebih mudah terjadi pada seseorang yang mengidap penyakit diabetes, dermatitis serta memiliki gangguan system kekebalan tubuh.

Karbunkel merupakan beberapa atau sekelompok bisul yang membentuk massa yang lebih besar serta memiliki beberapa titik pengaliran nanah. Nanah yang ada di dalam bisul biasanya berada lebih dalam lagi dari bagian bawah kulit jika dibandingkan dengan bisul biasa.

Infeksi seperti ini umumnya snagat menular serta dapat menyebar ke bagian tubuh yang lainnya. Tidak jarang beberapa orang yang serumah dengan seseorang yang mengidap karbunkel juga mengalami penyakit ini.

Factor resiko yang menyebabkan terjadinya karbunkel, meliputi:

  • Buruknya tingkat kebersihan
  • Turunnya kemampuan fisik
  • Adanya gesekan dengan pakaian
  • Pencukuran

Kulit yang terkena akan tumbuh beberapa bisul yang menyatu disertai dengan rasa nyeri dalam tingkat ringan sampais edang. Kulit tampak memerah dan membengkak. Karbunkel yang pecah akan mengeluarkan nanah yang nantinya akan mengering kemudian akan membentuk keropeng atau luka yang membekas.

Untuk menentukan penyebab terjadinya karbunkel diperlukan biopsy maupun dengan cara pembiakan contoh jaringan yang terinfeksi. Untuk mengendalikan infeksi diberikan sabun antibakteri, antibiotic topical seperti krim maupun salep serta obat antibiotic yang perlu diminum.

Kompres hangat dapat membantu mempercepat penyembuhan bisul karbunkel. Jangan  pernah memencet atau mencoba untuk memecahkan karbunkel, karena dapat memperburuk serta menyebarkan infeksi.

Bila nanahnya sudang mengering, maka luka yang tertinggal harus sering dibersihkan. Jangan lupa untuk langsung mencuci tangan sampai bersih setelah menangani karbunkel.

karbunkel di punggung

karbunkel di punggung

Seringkali bisul tidak segera diobati dan ditunggu sampai membesar atau sering disebut “matang”. Sebaiknya segera diobati dan jangan sampai bisul membentuk nanah. Karena bisul yang tidak segera diobati dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang lebih parah, seperti munculnya rongga pada kulit.

Bisul dapat segera diobati dengan pemberian krim atau salep antibiotic. Pemakaian obat yang dioleskan secara langsung pada kulit akan lebih efektif daripada penggunaan obat lainnya. Namun bila bisulnya sudah mulai membesar, agak dalam serta mulai menyebar, penggunaan salep antibiotic perlu ditambah dengan pemberian obat antibiotic untuk diminum.

Penisilin bisa digunakan untuk mengobati bisul. Sayangnya, bakteri staphylococcus aureus yang menyebabkan bisul dapat mengeluarkan semacam enzim yang dapat melemahkan fungsi dari penisilin. Selain itu penisilin juga dapat menimbulkan reaksi alergi. Maka dari, sebaiknya konsultasikan pada dokter ahli untuk pengobatan yang tepat.

Bila sudah terjadi abses atau pembengkakan, sebaiknya nanahnya segera dikeluarkan. Umumnya, dokter akan mengiris permukaan kulit yang terkena bisul dengan menggunakan pisau tajam sehingga penyembuhan dari bisul bisa lebih sempurna.

Bisul yang pecah dengan sendirinya akan menimbulkan kerusakan serta bekas yang dalam pada kulit. Begitu juga bila kita paksakan dengan cara dipencet. Bekas bisul pada jaringan kulit akan meninggalkan jaringan parut seprti semacam lekukan jelas pada kulit dan tidak akan normal kembali.