Pengertian Tentang Aterosklerosis

gambaran dari aterosklerosis

gambaran dari aterosklerosis

Sebenarnya, ateroskelorosis merupakan peradangan pada pembuluh darah manusia yang lebih disebabkan oleh adanya penimbunan plak ateromatus serta penumpukan zat-zat lemak lainnya.

Pehamanan sampai saat ini adalah aterosklerosis, adalah sebuah proses peradangan yang sering terjadi pada dinding pembuluh darah, yang terjadi dalam beberapa tahapan.

Pada tahap awal, umumnya yang terjadi adalah penurunan fungsi endotelial dengan degradasi ikatan serta struktur mosaiknya, sehingga memungkinkan berbagai macam senyawa-senyawa yang terdapat di dalam plasma darah seperti LDL atau lemak jahat untuk menerobos serta mengendap pada ruang sub endotelial akibat dari peningkatan permeabilitas.

Endapan yang berasal dari plasma darah ini nantinya secara perlahan-lahan akan menyempitkan penampang pada pembuluh darah.

Dengan adanya makrofaga pada arterial intima ternyata memiliki peranan yang sangat penting bagi perkembangan aterosklerosis, dengan berbagai sekresi serta beragam sitokina yang dapat mempercepat keadaan penyakit ini.

Terjadinya aterosklerosis

Terjadinya aterosklerosis

Dalam sebuah studi juga menunjukkan bahwa terjadinya aterosklerosis disebabkan oleh adanya senyawa-senyawa fatty streak atau lemak yang terdiri dari sel foam, yang merupakan sejenis mikrofaga yang kaya akan lipid yang disebut ateroma.

Guratan-guratan ateroma inilah yang nantinya akan berkembang menjadi plak fibrous yang terdiri dari lipid yang kondisinya tertutup oleh sel-sel otot halus serta kolagen.

Proses penutupan ini terjadi secara lambat, namun dengan adanya penumpukan yang berasal dari keping darah maupun fibrin, proses ini akan berkembang menjadi lebih cepat seiring dengan cara kerja fibrotik yang sangat tergantung pada trombosis.

Ada dua kata lain yang hampir mirip serta sering membingungkan kita, yaitu:

  • Arteriosklerosis, yaitu adanya penurunan elastisitas pada pembuluh darah besar atau arteri, akibat dari adanya penebalan hialina pada pembuluh darah dengan diameter antara 40 hingga 150 μm yang menyebabkan stenosis konsentrik pada dinding pembuluh arteri.
  • Arteriolosklerosis, yaitu adanya penurunan elastisitas pada pembuluh darah kecil  atau yang disebut arteriole.

Pada para pengidap sindrom resistansi insulin serta tahap awal penyakit diabetes tipe 2, menunjukkan pola penyakit arteriosklerosis yang ekstensif dan difusional, dengan adanya peningkatan rasio peptida C.

Penyakit aterosklerosis ini juga biasa dikenal dengan istilah pengapuran pembuluh darah. Tumpukan kolesterol jahat pada pembuluh darah ini mengeras serta mempersempit saluran pembuluh darah. Sehingga muncul gangguan pada sirkulasi darah serta sirkulasi oksigen dalam tubuh kita.

Yang lebih berbahaya lagi, plak yang disebabkan oleh kolesterol  yang terjadi di dalam pembuluh darah ini memiliki sifat yang rapuh serta mudah sekali pecah. Jika sampai pecah, maka akan dapat menimbukan luka-luka pada dinding pembuluh darah.

bagaimana aterosklerosis sebabkan jantung koroner serta stroke

bagaimana aterosklerosis sebabkan jantung koroner serta stroke

Luka yang terjadi pada pembuluh darah ini dapat menyebabkan terbentuknya pembekuan darah pada pembuluh darah yang dapat menyumbat rongga pembuluh darah.

Pembekuan darah ini dapat menimbulkan penyakit yang menakutkan seperti serangan jantung serta stroke.

Sebelum terjadinya penyempitan maupun penyumbatan yang mendadak pada pembuluh darah, aterosklerosis pada umumnya tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Gejala yang muncul umumnya tergantung pada lokasi terbentuknya aterosklerosis sehingga bisa berupa gejala-gejala yang terjadi seperti di otak, jantung, tungkai maupun tempat-tempat yang lain.

Umumnya, gejala awal yang terjadi dari aterosklerosis berupa rasa nyeri yang biasanya terjadi ketika aliran darah karena kebutuhan oksigen yang tidak terpenuhi dengan baik.

pencegahan aterosklerosis

pencegahan aterosklerosis

Misalnya, saat berolah raga, seseorang bisa saja merasakan nyeri di bagian dada atau angina karena aliran oksigen ke organ jantung berkurang, maupun ketika seseorang merasakan seperti kram pada bagian tungkai kaki atau klaudikasio interminten karena aliran oksigen yang kurang pada bagian tungkai kakinya.

Namun, jika penyumbatan yang terjadi secara mendadak maka dapat menyebabkan hal-hal yang sangat berbahaya. Misalnya jika terjadi aterosklerosis pada pembuluh darah yang menuju ke otak, maka akan menyebabkan stroke.

Jika aterosklerosis terjadi pada pembuluh darah yang menuju ke organ jantung maka akan terjadi serangan jantung. Bila terjadi pada pembuluh darah yang menuju ke ginjal, dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal.

Tapi anda tidak perlu khawatis sekarang. Karena Nectura antioksidan dapat mencegah adanya timbunan lemak yang dapat menyebabkan aterosklerosis.