Pentingnya Asupan Protein Pada Masa Menyusui

pemberian ASI

pemberian ASI

Masa menyusui merupakan masa-masa yang penting yang akan memberikan rasa kebahagian serta merupakan tantangan tersendiri bagi seorang ibu setelah melahirkan. Selama masa menyusui, penting sekali bagi setiap ibu untuk selalu memperhatikan asupan nutrisi serta gizinya. Sebab, gizi yang baik nantinya juga ikut berperan dalam kualitas maupun kuantitas ASI itu sendiri.

ASI memang tidak perlu diragukan lagi dari segi kualitasnya, Sebab bila ada kekurangan sedikit saja nantinya akan langsung diperoleh dari tubuh si ibu. Maka dari itu, asupan nutrsi maupun gizi ibu harus tetap dijaga agar tidak terjadi kekurangan nutrisi maupun gizi.

Salah satu unsur nutrisi yang penting sekali untuk diperhatikan adalah asupan protein. Dalam tubuh manusia, protein berfungsi sebagai zat pembangun yang memungkinkan perbaikan secara segera bila terjadi kerusakan. Selain itu, protein juga berfungsi untuk proses regenerasi sel serta mencukupi kebutuhan energi pada saat-saat terdesak.

Protein tersusun atas berbagai macam asam amino yang bisa kita peroleh dari hewan serta tumbuhan. Banyak sekali para ahli gizi yang menyarankan agar ibu-ibu menyusui mengkonsumsi protein dari kedua sumber yaitu baik dari hewan maupun tumbuhan, agar memperoleh asupan protein yang lebih lengkap serta utuh. Sebaiknya, perbandingan asupan protein hewani denganasupan protein nabati tetap seimbang yaitu 1 : 1.

protein hewani

protein hewani

Agar seimbang semua jenis protein baik protein hewani maupun protein nabati. Namun, sebaiknya bagi ibu-ibu menyusui lebih memperhatikan asupan protein hewani. Sebab, asam amino yang bersumber dari hewan lebih mudah untuk diubah menjadi protein yang sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia bila dibandingkan dengan asam amino yang bersumber dari tumbuhan.

Menurut Hardinsyah, selaku Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, disingkat FEMA-IPB nutrisi yang terkandung dalam pangan hewani salah satunya yaitu protein, akan lebih mudah untuk dimanfaatkan oleh tubuh manusia. Ibu menyusui membutuhkan asupan protein sebanyak 75 sampai 85 gram per orang per hari.

Kebutuhan tersebut sudah lebih banyak 20 gram jika dibandingkan dengan kebutuhan protein bagi wanita remaja maupun wanita dewasa. Kebutuhan protein pada masa menyusui seperti ini harus dipenuhi karena nantinya akan berpengaruh langsung pada kualitas ASI. Sebab, ASI merupakan makanan utama untuk menunjang kehidupan anaknya.

Tubuh kita memperoleh asupan protein dari dua sumber, yaitu makanan hewani serta nabati. Protein nabati yang paling banyak dikenal oleh masyarakat adalah dari produk kedelai. Sebenarnya, masih banyak sekali produk nabati yang lain yang kandungan proteinnya tidak kalah dengan kedelai.

sumber protein nabati

sumber protein nabati

Jenis makanan nabati juga mengandung protein, namun protein yang terdapat pada jenis makanan nabati dapat dikatakan kurang komplit karena tidak mengandung seluruh asam esensial. Maka dari, penting sekali untuk mengkonsumsi berbagai macam jenis makanan agar kita bisa mendapatkan berbagai tipe asam amino yang penting bagi kita, khususnya bagi ibu-ibu yang sedang dalam masa menyusui.

Dibawah ini adalah berbagai jenis makanan yang mengandung banyak protein yang bisa dikonsumsi oleh ibu-ibu yang sedang dalam masa menyusui.

  • Polong-polongan

Polong-polongan seperti kacang polong, bukanlah sayuran yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Namun, kacang polong memiliki kandungan protein yang bagus untuk menunjang kebutuhan protein selama masa menyusui. Selain mengandung protein, kacang polong juga mengandung serat, vitamin serta mineral yang baik untuk tubuh. Setengah cangkir kacang polong mengandung potein sebesar3,5 g.

  • Bayam

Sayuran seperti bayam banyak sekali dikonsumsi di Indonesia dan mudah untuk didapat. Dalam setengah cangkir bayam terdapat 3 g protein. Untuk menunjang kualitas ASI, ibu-ibu bisa mengkonsumsi bayam setiap hari.

  • Kentang

Kentang ukuran sedang khususnya yang sudah dipanggang, mengandung 3 g protein. Dengan menambahkan sedikit keju yang sudah leleh, kadar proteinnya akan semakin bertambah. Ibu-ibu yang seang menyusui bisa mengkonsumsi kentang panggang sebagai menu sarapan yang baik pada masa menyusui.

  • Brokoli
brokoli

brokoli

Selain mengandung serat, brokoli juga mengandung protein. Dalam satu sajian brokoli kukus, kadr proteinnya sebesar 2 gram.

  • Kol

Kol merupakan sayuran yang sangat disukai di Indonesia. Setengah cangkir kol mengandung 2 g protein. Selain mengandung protein, kol juga kaya akan potasium serta mengandung vitamin K.

  • Jagung

Setengah cangkir jagung yang sudah direbus mengandung serat dan juga mengandung 2 g protein.

  • Kedelai

Kacang kedelai mengandung protein serta tidak mengandung lemak. Selain dapat menunjang kualitas ASI, mengkosumsi kacang kedelai akan mencegah anda dari penyakit osteoporosis serta penyakit jantung.

  • Yoghurt

Yoghurt merupakan produk olahan susu. Yoghurt mengandung banyak protein. Selain mengandung protein, yoghurt juga mengandung kalsium sehingga baik untuk dikonsumsi setiap hari.

  • Ikan teri

Ikan teri merupakan jenis makanan yang mudah sekali untuk didapat. Ternyata, ikan teri mengandung banyak protein. Selain mendapatkan protein, dengan cara mengkonsumsi ikan teri anda juga akan mendapatkan kalsium.