Penyebab Kegemukan Dan Bahaya Kegemukan Pada Anak

fast food

fast food

Konsumsi fast food maupun junk food secara berlebihan sering dijadikan alasan terhadap munculnya kasus obesitas pada anak-anak. Padahal, ada sebuah penelitian baru yang menemukan bahwa buruknya pola makan sehari-hari juga berhubungan langsung dengan masalah berat badan anak-anak.

Seorang peneliti dari Univerity of North California yang bernama Jennifer Poti, menyatakan bahwa mengurangi konsumsi fast food maupun junk food memang penting sekali untuk meningkatkan kualitas diet. Namun, kita tetap perlu memperhatikan pola makan tersebut secara menyeluruh. Sebab menurut dia, anak-anak yang terlibat dalam penelitian tersebut cenderung memiliki pola makan yang tidak sehat dalam sehari-hari.

Penelitian yang didukung oleh Robert Wood Johnson Foundation serta National Institutes of Health Amerika Serikat tersebut hasilnya dipublikasikan dalam Journal of Clinial Nutrition. Namun, tidak ada industri fast food maupun junk food yang ikut terlibat dalam penelitian itu. Direktur nutrisi dari Washington University di St Loise yang bernama Connie Diekman menyatakan bahwa penelitian seperti ini menunjukan betapa pentingnya pengetahuan nutrisi yang lebih baik.

Dan pada kenyataannya anak-anak maupun remaja yang terbiasa mengkonsumsi fast food maupun junk food memiliki kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan yang nutrisinya kurang. Maka dari itulah penting sekali pendidikan nutrisi bagi para anak-anak dan remaja.

obesitas pada anakDalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisa semua data dari sebuah survei dari National Health yang melibatkan 4.500 orang anak-anak yang berusia 2 sampai 18 tahun. Orangtua mereka diminta untuk menggambarkan apa saja yang mereka makan serta minum dalam 24 jam.

Para peneliti menemukan bahwa setengah dari para peserta penelitian terebut mengkonsumsi fast food serta junk food. Hampir 40% dari para peserta penelitian tersebut mendapatkan 30% dari total kalori dari mengkonsumsi fast food.

Dan para peneliti menemukan adanya korelasi yang kuat bahwa pola makan serta masalah berat badan pada anak-anak bukan hanya berasal dari mengkonsumsi fast food, melainkan dari pola makan mereka secara keseluruhan. Dan ditambah lagi dengan faktor lain yaitu faktor kurangnya beraktivitas.

Walaupun begitu, fast food tetap merupakan faktor penting yang berhubungan dengan buruknya kualitas makan serta masalah kelebihan berat badan dan obesitas. Saat kita berkeinginan untuk memperbaiki kualitas pola makan anak, maka kita perlu untuk memperhatikan pilihan makanan yang lebih baik bagi anak.

anak obesitas

anak obesitas

Obesitas pada anak-anak tidak bisa dipandang sepele. Orang dewasa yang saat kanak-kanak mengalami masalah berat badan serta obesitas ternyata memiliki resiko lebih besar untuk terserang kanker hati. Hal ini merupakan hasil temuan terbaru para ahli kesehatan yang dipublikasikan dalam Medical Journal.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti melakukan pengukuran berat lahir serta indeks massa tubuh pada lebih dari 325.000 ornag baik pria dan wanita di Denmark yang lahir antara tahun 1930 sampai 1989. Di antara para peserta tersebut, sekitar 252 orang mengalami penyakit karsinoma hepatoseluler yang merupakan bentuk yang paling umum dari penyakit kanker hati pada orang-orang dewasa.

Menurut perhitungan para peneliti, seseorang pada usia 7 tahun memiliki masalah kesehatan berupa adanya karsinoma hepatoseluler yang akan meningkat sebesar 12% setiap kenaikan satu titik BMI. sedangkan pada usia 13 tahun, resiko karsinoma hepatoseluler ini akan meningkat sebanyak 25%.

Temuan seperti ini juga menunjukkan bahwa semua orang baik pria maupun wanita memiliki resiko yang sama untuk mengembangkan karsinoma hepatoseluler. Seperti yang kita kerahui bersama, banyak faktor lain yang juga berhubungan dengan berkembangnya resiko kanker hati, seperti minuman beralkohol, infeksi hepatitis B dan hepatitis C serta adanya penyakit hati lainnya.

Namun, hasil temuan para ahli tersebut sama sekali tidak berubah walaupun para peserta tidak memiliki faktor resiko penyebab dari kanker hati. Temuan ini menunjukkan bahwa obesitas merupakan faktor utama dalam perkembangan karsinoma hepatoseluler.

karsinoma hepatoseluler

karsinoma hepatoseluler

Anak-anak yang mengalami obesitas tidak hanya cenderung mengalami kerusakan pekembangan sistem metabolisme yang dapat memunculkan penyakit diabetes tipe 2 serta penyakit jantung, namun juga dapat menimbulkan perlemakan hati yang nantinya akan mengembangkan penyakit kanker hati saat anak tersebut beranjak dewasa.

Maka dari itulah, penting sekali untuk menjaga indeks massa tubuh pada anak-anak agar anak-anak tetap sehat sampai mereka beranjak dewasa.

1 comment for “Penyebab Kegemukan Dan Bahaya Kegemukan Pada Anak

  1. Pingback: Victor

Comments are closed.