Penyebab Munculnya Keringat Saat Tidur Di Malam Hari

berkeringat saat tidur

berkeringat saat tidur

Banyak sekali orang-orang yang mengeluhkan tentang berkeringat saat tidur di malam hari. Namun bila kamar Anda memang sangat panas atau Anda menggunakan selimut yang sangat tebal, Anda pasti akan berkeringat saat tidur dan hal itu adalah wajar.

Ada begitu banyak factor yang menyebabkan munculnya keringat saat tidur di malam hari. Kondisi seperti ini semakin parah, apabila keringat yang keluar sampai membasahi pakaian serta sprei.

Apabila anda sering sekali berkeringat saat tidur di malam hari, maka sebaiknya segera konsultasi pada dokter ahli. Karena keluarnya banyak keringat di saat tidur di malam hari bisa saja merupakan salah setu gejala dari penyakit tertentu.

Munculnya keringat saat tidur di malam hari tidak hanya terjadi pada wanita, namun bisa juga terjadi pada pria bahkan pada anak-anak.

Ada begitu banyak penyebab dari munculnya keringat saat tidur di malam hari, seperti:

  • Suhu udara

Factor utama dari munculnya keringat saat tidur di malam hari adalah suhu udara. Tingginya suhu udara dapat menyebabkan munculnya keringat di malam hari. Meningkatnya suhu tubuh karena menggunakan pakaian atau selimut yang tebal saat tidur juga bisa menyebabkan kita berkeringat. Biasanya hal seperti ini termasuk hal yang normal.

  • Infeksi

Tuberkulosis adalah infeksi yang sering sekali ditandai dengan munculnya keringat di malam hari. Tapi infeksi bakteri, seperti endokarditis atau radang katup jantung, osteomyelitis atau radang pada tulang, serta abses juga dapat menyebabkan berkeringat di malam hari.

  • Gangguan tidur
tidur

tidur

Berbagai gangguan maupun kelainan saat tidur juga dapat menyebabkan munculnya keringat saat tidur di malam hari. Gangguan tidur seperti apnea tidur, dapat membuat seseorang kesulitan untuk bernapas saat tidur. ketika seseorang sulit untuk bernapas maka ia akan membutuhkan usaha yang lebih kuat untuk bisa bernapas. Hal ini akan menguras energy, sehingga tubuhnya cenderung berkeringat saat tidur.

  • Hiperhidrosis idiopatik

Hiperhidrosis idiopatik adalah suatu kondisi di mana tubuh mampu menghasilkan terlalu banyak keringat tanpa disebabkan oleh gangguan medis tertentu. Oang-orang yang mengidap gangguan seperti hiperhidrosis idiopatik akan selalu mengeluarkan banyak keringat baik siang maupun malam.

  • Gelisah

Anak-anak maupun sebagian orang dewasa, umumnya sering mengalami kegelisahan saat tidur. Saat mereka tertidur maka napasnya akan mengalami gangguan. Mereka akan terbangun secara tiba-tiba dengan tubuh yang penuh keringat dan wajah yang memerah. Bila anak anda sering mengalami hal seperti ini, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter anak atau dokter spesialis kejiwaan. Setelah kegelisahan mereka dapat dikurangi, umumnya kondisi mereka akan semakin membaik.

  • Menopause

Wanita yang telah dewasa juga akan mengalami peningkatan produksi keringat saat tidur. Kebanyakan hal seperti ini terjadi pada wanita yang telah memasuki usia menopause. Ketika seorang wanita mulai memasuki usia menopause, resiko mengalami panea tidur juga akan meningkat 10 kali lipat. Hal ini disebabkan karena hilangnya hormone progesterone dan estrogen. Umumnya berkeringat saat tidur di malam hari sangat berhubungan dengan menopause dan nantinya akan memicu apnea tidur.

  • Kanker

Berkeringat di malam hari bisa juga merupakan gejala awal dari kanker. Umumnya hal seperti ini terjadi pada orang-orang yang mengidap limfoma atau kanker pada sel darah putih. Namun jangan langsung memvonis seseorang telah mengidap kanker limfoma jika ia berkeringat di malam hari. Umumnya kanker limfoma juga disertai dengan penurunan berat badan dan demam.

  • Alcohol

Mengkonsumsi alcohol juga dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat saat tidur di malam hari. Hal ini terjadi karena alcohol memiliki sifat relaksasi yang nantinya akan membuat otot dalam tubuh menjadi lebih relak. Hal ini nantinya akan mengganggu kerja otot yang menopang saluran nafas bagian atas dan memicu apnea tidur. Maka dari itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi minuman beralkohol sebelum tidur.

  • Obat
penggunaan obat sebelum tidur

penggunaan obat sebelum tidur

Obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan berkeringat di malam hari. Obat antidepresan adalah jenis umum dari obat yang dapat menyebabkan berkeringat di malam hari. Sekitar 8% sampai 22% dari orang yang memakai obat antidepresan mengalami gejala berkeringat di malam hari. Obat kejiwaan lainnya juga telah dikaitkan dengan munculnya keringat di malam hari. Obat-obatan untuk menurunkan demam, seperti aspirin dan acetaminophen, terkadang juga dapat menyebabkan berkeringat. Banyak obat lain dapat menyebabkan berkeringat di malam hari.

  • Kondisi neurologis.

Berbagai kondisi neurologis termasuk disrefleksia otonom, syringomyelia pasca trauma, stroke, dan neuropati otonom dapat menyebabkan peningkatan jumlah keringat dan dapat menyebabkan berkeringat di malam hari. Namun hal seperti ini umumnya jarang sekali terjadi.

  • Gangguan hormone

Munculnya keringat saat tidur di malam hari juga bisa terjadi karena adanya gangguan hormone. Orang-orang yang mengidap pheochromocytoma, sindrom karsinoid, dan hipertiroidisme, umumnya sering mengeluarkan banyak keringat saat tidur di malam hari.

  • Mimpi buruk

Factor lain yang dapat menyebabkan munculnya banyak keringat saat tidur di malam hari adalah mimpi buruk. Mimpi buruk umumnya disebabkan karena rasa cemas yang tinggi bahkan dapat menimbulkan rasa panic serta meningkatkan produksi keringat saat tidur. 

  • Hipoglikemia

Hipoglikemia merupakan salah satu kondisi yang disebabkan karena rendahnya kadar gula dalam darah. Hipoglikemia juga dapat meningkatkan produksi keringat saat tidur di malam hari. Orang-orang yang harus menggunakan suntik insulin atau orang-orang yang mengidap diabetes, kemungkinan pernah mengalami hipoglikemia. Umumnya ketika gula darah menurun secara drastic tubuh akan langsung mengeluarkan banyak keringat.