Penyebab Terjadinya Rematik

bagian yang sering terserang rematik

Rematik merupakan suatu penyakit yang dapat berakibat fatal karena karena bila tingkat keparahannya telah mencapau tingkat kronis, maka dapat menyebabkan kelumpuhan pada anggota gerak di tubuh si pasien.

Hingga sekarang masih belum dapat diketahui, apa penyebab rematik yang sesungguhnya. Namun beberapa dokter menduga, rematik terjadi karena dipicu oleh kombinasi dari berbagai macam faktor.

Faktor pemicunya adalah genetika yang rentan, infeksi karena virus serta adanya perubahan hormon. Umumnya wanita lebih cenderung terserang rematik jika dibandingkan dengan pria.

Pada wanita yang mengidap rematik, ketika ia sedang menjalani masa kehamilan dan menyusui akan dapat memperparah kondisi penyakitnya.

Dalam istilah medis, rematik disebut juga dengan rheumatoid arthritis yaitu merujuk pada adanya peradangan pada sendi dalam tahap kronis yang disebabkan karena gangguan autoimun.

Gangguan autoimun ini terjadi pada saat kekebalan tubuh yang seharusnya berfungsi untuk pertahanan tubuh manusia terhadap virus, bakteri, serta jamur mengalami gangguan sehingga justru menyerang sel serta jaringan tubuh individu itu sendiri.

Rematik juga sering kali disebut sebagai reumatism, rheumatismos, atau reumatik, secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu kondisi kerusakan pada sendi akibat ketidak lancaran proses perbaikan pada sendi tersebut yang terjadi secara terus menerus.

nyeri pinggang karena rematik

Umumnya keadaan seperti ini akan semakin parah dengan munculnya cairan mukus atau cairan yang bersifat jahat yang mengalir dari organ otak menuju persendian serta ke struktur lain di dalam tubuh.

Maka dari itu, para ahli dibidang kedokteran memasukkan penyakit ini ke dalam golongan penyakit pada persendian atau disebut juga reumatologi.

Dalam istilah kedokteran, rematik sering disebut dengan suatu keadaan yang selalu disertai rasa nyeri serta kaku pada sistem muskuloskeletal   atau sistem tulang otot serta terjadinya penyakit pada connective tissue atau jaringan ikat.

Atau dengan kata yang lebih sederhana dikatakan sebagai suatu penyakit yang menyerang persendian, otot, serta jaringan pada tubuh.

Umumnya individu yang terserang rematik memiliki tiga keluhan yaitu nyeri pada bagian sendi dan alat gerak, rasa kaku serta lemah. Keluhan tersebut disertai dengan adanya tiga tanda yaitu bengkak pada sendi, kelemahan otot serta gangguan otak.

rematik

Mayoritas pengidap rematik adalah orang yang telah berusia 60 tahun ke atas. Maka, bila kita telah melewati usia 50 tahun, sebaiknya jangan terlalu banyak melakukan aktivitas berat yang membebani anggota tubuh.

Pengidap rematik yang memiliki tubuh gemuk sebaiknya disarankan untuk menurunkan berat badannya agar beban pada bagian lutut tidak terlalu berat.

Namun, gaya hidup yang tidak sehat sekarang ini dapat membuat penyakit ini mulai menyerang orang-orang yang masih berusia muda.

Rasa nyeri tersebut mampu menimbulkan gejala pegal linu, kejang otot, encok, serta saraf terjepit. Tidak hanya menyerang persendian, rematik juga menyerang otot, urat atau tendon, tulang rawan serta tulang.

Penyebabnya tidak hanya karena usia yang lanjut, namun faktor keturunan serta gaya hidup yang tidak sehat cenderung menjadi pemicu rematik.